• Latest
Tukang Becak Menang Undian, Uangnya Bisa Beli 12 Rumah di Pondok Indah

Tukang Becak Menang Undian, Uangnya Bisa Beli 12 Rumah di Pondok Indah

September 4, 2026
Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

October 30, 2026
Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

October 30, 2026
Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

October 30, 2026
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

October 30, 2026
WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

October 30, 2026
Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Melonjak 47%, Ini Penopangnya

Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Melonjak 47%, Ini Penopangnya

October 30, 2026
Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,43 T, Pendapatan Bunga Tumbuh 4,3%

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,43 T, Pendapatan Bunga Tumbuh 4,3%

October 30, 2026
Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

October 30, 2026
Top! Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% di Kuartal III-2026

Top! Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% di Kuartal III-2026

October 30, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 30, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tukang Becak Menang Undian, Uangnya Bisa Beli 12 Rumah di Pondok Indah

2 months ago
in Lifestyle
Tukang Becak Menang Undian, Uangnya Bisa Beli 12 Rumah di Pondok Indah
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini. Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Uang Rp1 miliar pada 1990 memiliki daya beli yang sangat besar. Jumlah tersebut bahkan disebut setara dengan sekitar 12 unit rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta, atau 50 kilogram emas.

Nilai fantastis itu pernah diterima Sayat, seorang tukang becak asal Magelang, Jawa Tengah, setelah nomor kupon Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB) yang dibelinya keluar sebagai pemenang pada 9 Mei 1990.

Sayat yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak membeli kupon SDSB dari sebagian penghasilannya. Saat nomor 849379 disebut sebagai pemenang melalui siaran radio, dia tersentak karena angka tersebut ternyata sesuai dengan nomor yang dimilikinya.

Kemenangan itu membuat Sayat mendapatkan hadiah Rp1 miliar. Kabar tersebut kemudian menghebohkan Magelang karena seorang tukang becak mendadak menjadi miliarder.

Sebagai gambaran daya beli saat itu, harga rumah di Pondok Indah disebut mencapai Rp80 juta per unit. Dengan uang Rp1 miliar, Sayat secara matematis dapat membeli sekitar 12 unit rumah.

Sementara itu, harga emas 35 tahun lalu disebut berada di kisaran Rp20 ribu per gram. Dengan nilai Rp1 miliar, jumlah emas yang dapat dibeli mencapai sekitar 50 kilogram.

Setelah menerima uang tersebut, Sayat tidak menghabiskannya. Setengah uang ditempatkan di deposito, sementara sisanya digunakan untuk membeli rumah dan menjadi modal bagi anak-anaknya.

Sayat kemudian tidak lagi mengikuti SDSB. Ia memilih fokus beribadah, membangun masjid, serta mengasuh anak dan cucu hingga akhir hayatnya.

SDSB sendiri kemudian dihentikan pemerintah pada 1993.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

October 30, 2026
Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

October 30, 2026
Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

October 30, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .