• Latest
IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647

IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647

September 9, 2026
Gen Z Jadi Reseller Online, Modal Segini ke Pasar Asemka Bisa Viral

Gen Z Jadi Reseller Online, Modal Segini ke Pasar Asemka Bisa Viral

September 9, 2026
Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral

Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral

September 9, 2026
Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

September 9, 2026
ADHI Buka Suara Soal Rencana Suntikan Danantara di Proyek LRT City

ADHI Buka Suara Soal Rencana Suntikan Danantara di Proyek LRT City

September 9, 2026
Danantara Berkomitmen Beri Pelaporan Keuangan Transparan & Akuntabel

Danantara Berkomitmen Beri Pelaporan Keuangan Transparan & Akuntabel

September 9, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 75% Saham Aztech Pandu Persada

Emiten RI Ini Mau Caplok 75% Saham Aztech Pandu Persada

September 9, 2026
Saham BBCA Tiba-tiba Anjlok 2% Lebih, Asing Net Sell Jumbo

Saham BBCA Tiba-tiba Anjlok 2% Lebih, Asing Net Sell Jumbo

September 9, 2026
Utang Whoosh Diperpanjang 80 Tahun, Cicilan Rp1 T per Tahun

Utang Whoosh Diperpanjang 80 Tahun, Cicilan Rp1 T per Tahun

September 9, 2026
Nambah 1, Sekarang Perusahaan Gadai Nasional RI Jadi 5

Nambah 1, Sekarang Perusahaan Gadai Nasional RI Jadi 5

September 9, 2026
1.121 BMN Buat Sekolah Rakyat-3 Juta Rumah, Negara Hemat Triliunan!

1.121 BMN Buat Sekolah Rakyat-3 Juta Rumah, Negara Hemat Triliunan!

September 9, 2026
Video: Houthi Serang 4 Kota Saudi – Rupiah Menguat ke Rp17.560 per USD

Video: Houthi Serang 4 Kota Saudi – Rupiah Menguat ke Rp17.560 per USD

September 9, 2026
Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

September 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647

2 hours ago
in Economy
IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi signifikan setelah sempat dibuka menguat pada awal pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026). Pada akhir sesi pertama, IHSG turun 38,95 poin atau 0,58% ke level 6.647,49.

Berdasarkan data pasar, sepanjang perdagangan intraday IHSG menyentuh level tertinggi sementara 6.707,30 dan terendah 6.642,15. Sebanyak 268 saham menguat, 355 saham melemah, dan 168 saham stagnan.

Adapun volume perdagangan pada awal sesi mencapai 21,61 miliar saham, berpindah tangan 1,3 juta kali dengan nilai transaksi sekitar Rp 8,32 triliun.

Mengutip data Refinitiv, mayoritas sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam dibukukan sektor konsumer non primer, kesehatan dan finansial. 

Secara spesifik, Bank Central Asia (BBCA) menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari dan menyeret penurunan 14 poin ke indeks gabungan. Lalu ada Bayan Resources (BYAN) yang juga ikut menekan kinerja indeks.

Sentimen pasar hari ini diperkirakan bergerak beragam. Sejumlah data ekonomi yang diumumkan kemarin memberikan sinyal positif bagi pasar Asia, terutama setelah pertumbuhan ekonomi Jepang direvisi lebih tinggi dan surplus perdagangan China kembali melebar.

Sentimen pasar juga dibayangi meningkatnya ketegangan perang Iran dan perdagangan di Amerika Utara setelah Kanada memberlakukan tarif balasan terhadap produk Amerika Serikat.

Memasuki perdagangan hari ini, investor akan mencermati inflasi China dan keyakinan konsumen Indonesia. Kedua indikator tersebut dapat memengaruhi pergerakan yuan, rupiah, harga komoditas, dan pasar saham regional.

Adapun Bursa saham Asia-Pasifik bergerak variatif pada perdagangan Rabu (9/9/2026), setelah harga minyak mentah melonjak akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Kenaikan harga minyak tersebut kembali memicu kekhawatiran investor terhadap inflasi serta prospek suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,23%, sementara indeks Topix turun 0,35%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,36% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,47%.

Indeks acuan Australia S&P/ASX 200 juga bergerak menguat tipis. Pergerakan bursa Asia berlangsung setelah pasar saham AS tertekan pada perdagangan Selasa, yang menjadi sesi pertama setelah libur panjang akhir pekan dalam rangka Labor Day.

Harga minyak mentah Brent sempat melonjak menembus US$99 per barel setelah penutupan perdagangan Selasa. Kenaikan tersebut terjadi menyusul laporan bahwa Iran melancarkan serangan kedua terhadap kapal-kapal Angkatan Laut AS pada pekan ini yang sebelumnya belum terungkap.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turut bergerak naik dan sempat menembus US$94 per barel dalam perdagangan setelah jam bursa. Lonjakan harga minyak terjadi setelah harga komoditas tersebut sebelumnya telah menguat pada perdagangan reguler Selasa.

Kenaikan harga minyak memberikan tekanan terhadap tiga indeks utama Wall Street pada perdagangan Selasa. Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 1,2%, mencatatkan penurunan harian terburuk dalam hampir tiga pekan.

Indeks S&P 500 turut terkoreksi 0,6%, sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,3%. Pelemahan tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap risiko geopolitik dan dampaknya terhadap inflasi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gen Z Jadi Reseller Online, Modal Segini ke Pasar Asemka Bisa Viral

Gen Z Jadi Reseller Online, Modal Segini ke Pasar Asemka Bisa Viral

September 9, 2026
Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral

Sah! Sarjito Ucap Sumpah Jabatan Jadi KE Pengawas Bursa Mineral

September 9, 2026
Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

September 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .