• Latest
Aksi Istri Kedua Bongkar Aib Pejabat RI, Ketahuan Korupsi Rp1,3 T

Aksi Istri Kedua Bongkar Aib Pejabat RI, Ketahuan Korupsi Rp1,3 T

September 19, 2026
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

September 21, 2026
Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

September 21, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

September 21, 2026
Transaksi Digital Melesat, Tapi UMKM Minim Cuan! Ini Penyebabnya

Transaksi Digital Melesat, Tapi UMKM Minim Cuan! Ini Penyebabnya

September 21, 2026
IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

September 21, 2026
Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

September 21, 2026
Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

Trump Buka Peluang Ketemu Presiden Iran, Harga Minyak Melemah

September 21, 2026
MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

MKNT Rombak Direksi dan Komisaris Usai Kedatangan Pemilik Baru

September 21, 2026
Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

Houthi Serang Riyadh, IHSG Melemah-Rupiah Anjlok Rp 17.800/USD

September 21, 2026
Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

Telkom Kuasai Seluruh Saham Telkom Data Ekosistem dari Telkomsigma

September 21, 2026
Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

Rutin Dapat Dividen Jumbo, Kok Low Tuck Kwong Lepas BYAN ke Haji Isam?

September 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Aksi Istri Kedua Bongkar Aib Pejabat RI, Ketahuan Korupsi Rp1,3 T

2 days ago
in Economy
Aksi Istri Kedua Bongkar Aib Pejabat RI, Ketahuan Korupsi Rp1,3 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kasus korupsi senilai Rp1,3 triliun yang menyeret mantan pejabat tinggi BUMN Ahmad Thahir justru terbongkar dari persoalan warisan. Upaya istri keduanya untuk mendapatkan hak atas harta peninggalan sang suami membuka jejak kekayaan yang sebelumnya tersembunyi.

Ahmad Thahir diketahui pernah menduduki posisi penting di salah satu perusahaan pelat merah. Dalam kehidupan pribadinya, Thahir tercatat menikah sebanyak dua kali. Pernikahan pertamanya dengan Rukiah berlangsung pada dekade 1960-an dan berakhir dengan perceraian.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1974, Thahir kembali membangun rumah tangga. Kali ini, ia menikah dengan seorang perempuan bernama Kartika yang menjadi istri keduanya.

Namun, pernikahan tersebut hanya berlangsung sekitar dua tahun. Pada 1976, Thahir meninggal dunia. Setelah kematiannya, persoalan mengenai harta peninggalannya justru membuka perkara yang lebih besar.

Diberitakan koran Bernas (5 Desember 1992), empat hari setelah kematian Thahir, Kartika terbang dari Swiss ke Singapura untuk mengambil simpanan mendiang suaminya di Bank Sumitomo. Nilainya mencapai US$78 juta atau sekitar Rp160-an miliar saat itu.

Jika dikonversikan menggunakan nilai rupiah saat ini, nominal tersebut setara sekitar Rp1,3 triliun.

Namun, upaya Kartika gagal setelah anak-anak Thahir dari pernikahan pertama lebih dulu memblokir rekening tersebut. Perselisihan mengenai harta peninggalan Thahir pun terjadi antara Kartika dan anak-anak dari pernikahan sebelumnya.

Perseteruan tersebut akhirnya membuat keberadaan uang Thahir diketahui pemerintah. Persoalannya, jumlah uang yang tersimpan di Singapura dianggap tidak masuk akal jika dibandingkan dengan penghasilan Thahir sebagai pejabat BUMN.

Menurut koran Suara Karya (11 Maret 1980), Thahir hanya menerima gaji sebesar US$600 per bulan. Dari sini, dugaan uang tersebut bukan berasal dari penghasilan resminya mulai mencuat.

Dugaan korupsi itu kemudian sampai ke telinga Presiden Soeharto. Presiden lantas meminta Benny Moerdani turun tangan untuk mengejar uang tersebut dan mengembalikannya ke rekening negara.

“Sekitar awal tahun 1977, Benny dipanggil Soeharto membicarakan informasi mengenai sejumlah uang yang disimpan di Bank Sumitomo Singapura,” ungkap Julius Pour dalam autobiografi berjudul Benny: tragedi seorang loyalis (2007).

Benny yang kala itu masih menjadi asisten intelijen TNI kemudian menemui Kartika. Menurut autobiografi Benny Moerdani yang Belum Terungkap (2014), Benny tercatat menemui Kartika sebanyak enam kali.

Dalam berbagai pertemuan tersebut, Benny berusaha bernegosiasi agar uang yang tersimpan di Singapura dapat dikembalikan kepada negara. Dia juga memaparkan bukti-bukti mengenai kepemilikan dana tersebut dan menjelaskan bahwa uang itu merupakan milik pemerintah.

Namun, upaya negosiasi tidak membuahkan hasil. Pemerintah akhirnya memilih menempuh jalur hukum untuk mendapatkan kembali dana tersebut.

Proses hukum berlangsung panjang. Pemerintah Indonesia harus menunggu sekitar 15 tahun hingga akhirnya perkara tersebut mencapai putusan Pengadilan Tinggi Singapura pada Desember 1992.

“Saya memerintahkan Sumitomo Bank membayar seluruh jumlah yang tercatat dalam masing-masing dari 17 deposito ACU dalam mata uang Deutsche Mark, termasuk bunga yang telah terkumpul dan yang terus bertambah,” tulis Pengadilan Tinggi Singapura dalam putusannya, Sumitomo Bank Ltd v Kartika Ratna Thahir and others and another matter [1992] SGHC 301.

Dalam putusan tersebut, pemerintah dinyatakan berhak atas deposito senilai US$78 juta atau sekitar Rp160 miliar. Dana tersebut dinyatakan berasal dari uang suap yang diberikan kepada Thahir. Jika dikonversikan menggunakan kurs saat ini, nilai uang tersebut setara sekitar Rp1,3 triliun.

“Pemerintah memenangkan gugatannya setelah 15 tahun berjuang secara hukum untuk memperoleh kembali uang jutaan dollar yang dibekukan senilai US$ 78 juta yang merupakan komisi yang diberikan oleh dua perusahaan Jerman kepada Thahir,” ungkap koran Bernas (5 Desember 1992).

Kemenangan pemerintah Indonesia di Singapura pun disambut baik di dalam negeri. Menteri Keuangan J.B Sumarlin mengatakan dana tersebut akan diamankan dan digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Pokoknya pemerintah saat ini bergembira dengan keputusan Pengadilan Tinggi Singapura yang memutuskan memenangkan gugatan atas deposito mantan pejabat pemerintah,” ungkap Sumarlin.

Setelah penantian panjang selama belasan tahun, uang tersebut akhirnya berhasil dikembalikan dan masuk ke kas negara untuk digunakan bagi kepentingan masyarakat. Sementara itu, Kartika dan anak-anak Thahir dari pernikahan pertamanya harus gigit jari.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

September 21, 2026
Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

September 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .