• Latest
BI Akan Pertahankan Suku Bunga Sampai Akhir 2026

BI Akan Pertahankan Suku Bunga Sampai Akhir 2026

September 24, 2026
Deltamas Tunjuk Shinji Yoneda Jadi Wakil Presiden Direktur

Deltamas Tunjuk Shinji Yoneda Jadi Wakil Presiden Direktur

September 24, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900

Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900

September 24, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Melemah 0,16% ke Level 6.364

IHSG Sesi I Dibuka Melemah 0,16% ke Level 6.364

September 24, 2026
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini

September 24, 2026
NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center

NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center

September 24, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

September 24, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Ngegas

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Ngegas

September 24, 2026
Terafiliasi Haji Isam, JARR Buka Suara Soal Akuisisi BYAN

Terafiliasi Haji Isam, JARR Buka Suara Soal Akuisisi BYAN

September 24, 2026
Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang

Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang

September 24, 2026
IHSG Bangkit, Asing Terciduk Malah Lego 10 Saham Ini

IHSG Bangkit, Asing Terciduk Malah Lego 10 Saham Ini

September 24, 2026
Presiden Komisaris Handojo Dipanggil KPK, Tempo Scan Buka Suara

Presiden Komisaris Handojo Dipanggil KPK, Tempo Scan Buka Suara

September 23, 2026
Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Borong Saham BRMS 750.500 Lembar

Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Borong Saham BRMS 750.500 Lembar

September 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

BI Akan Pertahankan Suku Bunga Sampai Akhir 2026

3 hours ago
in Economy
BI Akan Pertahankan Suku Bunga Sampai Akhir 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Asian Development Bank (ADB) memperkirakan, Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate sampai dengan akhir tahun.

Sebagaimana diketahui, pada September 2026, dewan gubernur BI masih mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75%. Keputusan ini menjadikan tren suku bunga acuan ditahan selama empat bulan beruntun sejak rapat dewan gubernur pada Juni 2026.

“Bank Indonesia kemungkinan akan mempertahankan sikap suku bunga yang prudent sepanjang sisa tahun 2026,” dikutip dari Asian Development Outlook edisi September 2026, dikutip (24/9/2026).

ADB menilai, kebijakan moneter yang hati-hati ini akan ditempuh BI mempertimbangkan kondisi keuangan global yang ketat dan nilai tukar rupiah yang sensitif terhadap volatilitas arus modal.

“Kebijakan moneter akan tetap berhati-hati. Suku bunga kebijakan akan terus difokuskan pada upaya menjaga stabilitas harga dan nilai tukar, sementara langkah-langkah likuiditas dan makroprudensial mendukung aktivitas domestik,” kata tim ekonom ADB.

Meskipun demikian, kondisi likuiditas dan intermediasi keuangan di Indonesia menurut ADB masih akan tetap mendukung, dengan pertumbuhan penyaluran kredit perbankan yang meningkat pada bulan Juli.

Terkait pertumbuhan kredit ini, per Agustus 2026 BI juga masih mencatatkan laju yang solid dengan kenaikan mencapai 13,65% (yoy), meningkat dari pertumbuhan pada Juli 2026 sebesar 13,58% (yoy).

“Likuiditas yang memadai dan insentif makroprudensial diharapkan dapat membantu menjaga pertumbuhan kredit, khususnya untuk sektor investasi dan sektor prioritas,” kata tim ekonom ADB.

Pada 2027, saat meredanya inflasi global dan penurunan harga energi, ADB memperkirakan akan mengurangi tekanan inflasi impor, sementara intermediasi keuangan yang terus berjalan akan memberikan dukungan tambahan bagi investasi dan permintaan domestik.

Posisi eksternal diperkirakan akan membaik secara bertahap setelah mengalami penurunan tajam pada triwulan II 2026, meskipun permintaan domestik yang kuat akan menjaga pertumbuhan impor tetap cukup tinggi.

Komoditas dan barang manufaktur akan terus mendorong pertumbuhan ekspor, sementara perkiraan penurunan harga minyak global diharapkan dapat mengurangi biaya impor energi dan membantu pemulihan neraca perdagangan, khususnya pada 2027.

Akibatnya, defisit transaksi berjalan kemungkinan akan menyusut dari puncaknya pada triwulan II dan tetap berada pada tingkat yang dapat dikelola sepanjang periode prakiraan.

Arus masuk modal dan keuangan diperkirakan ADB akan terus menyediakan pembiayaan, didukung oleh imbal hasil domestik yang relatif menarik serta investasi asing langsung yang terus berlanjut.

Sentimen investor yang positif-yang diperkuat oleh peringkat utang negara (sovereign rating) Indonesia yang tetap berada pada level layak investasi (investment-grade) serta masuknya Indonesia dalam indeks pasar negara berkembang Morgan Stanley Capital International (MSCI) dapat membantu menjaga aliran pembiayaan asing.

Arus masuk modal yang berkelanjutan, disertai dengan defisit transaksi berjalan yang lebih kecil, diharapkan dapat mendukung ketahanan neraca pembayaran secara keseluruhan dan menjaga kecukupan cadangan devisa. Dengan begitu, kebijakan moneter akan bisa lebih akomodatif pada tahun depan.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Deltamas Tunjuk Shinji Yoneda Jadi Wakil Presiden Direktur

Deltamas Tunjuk Shinji Yoneda Jadi Wakil Presiden Direktur

September 24, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900

Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900

September 24, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Melemah 0,16% ke Level 6.364

IHSG Sesi I Dibuka Melemah 0,16% ke Level 6.364

September 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .