• Latest
IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 28, 2026
Bikin Happy, Limit Kartu Kredit Warganet Kembali Usai Lapor ke DANA

Bikin Happy, Limit Kartu Kredit Warganet Kembali Usai Lapor ke DANA

September 28, 2026
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 6.181, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Anjlok ke Level 6.181, Ini Penyebabnya

September 28, 2026
Sebab Rupiah Melemah & Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD

Sebab Rupiah Melemah & Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD

September 28, 2026
Emiten IRSX Angkat Istri Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama

Emiten IRSX Angkat Istri Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama

September 28, 2026
Saham-Saham Rp 50 Berguguran, Bos BEI Buka Suara

Saham-Saham Rp 50 Berguguran, Bos BEI Buka Suara

September 28, 2026
Trump Tolok Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Terbang Lagi

Trump Tolok Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Terbang Lagi

September 28, 2026
Komisi XI DPR Panggil BI Bahas Arah Kebijakan ke Depan, Bukan Evaluasi

Komisi XI DPR Panggil BI Bahas Arah Kebijakan ke Depan, Bukan Evaluasi

September 28, 2026
IHSG Masih Merah, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari ini

IHSG Masih Merah, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari ini

September 28, 2026
Bos Astra International (ASII) Borong 250 Ribu Saham di Harga Rp4.762

Bos Astra International (ASII) Borong 250 Ribu Saham di Harga Rp4.762

September 28, 2026
Bos BI Beri Peringatan, Mata Uang Dunia Tengah Hadapi Strong Dollar

Bos BI Beri Peringatan, Mata Uang Dunia Tengah Hadapi Strong Dollar

September 28, 2026
Batas Minimal Harag Saham Rp 1 Dimulai, IHSG Anjlok ke 6.100-an

Batas Minimal Harag Saham Rp 1 Dimulai, IHSG Anjlok ke 6.100-an

September 28, 2026
Laba BRI (BBRI) Tembus Rp34,77 Triliun per Agustus 2026

Laba BRI (BBRI) Tembus Rp34,77 Triliun per Agustus 2026

September 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

2 hours ago
in Economy
IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1% terkoreksi 62,19 poin ke level 6.179,71 pada pukul 10.27 WIB. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif dari posisi pembukaan di 6.209,75, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.227,90 pada sesi awal perdagangan.

Mengutip Refinitiv, pelemahan IHSG disebabkan oleh sektor layanan akademik dan pendidikan yang anjlok sebesar 4,6%, disusul oleh sektor konsumer kritikal yang lemah sebesar 3,2%, dan sektor teknologi -1,8%.

Adapun saham-saham pemberat IHSG di pertengahan sesi I pagi ini antara lain, PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA), PT. Fortune Indonesia Tbk. (FORU), dan PT. Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).

Sementara saham-saham penopang IHSG antara lain, PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT. Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC), PT. Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT. Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI).

Penurunan IHSG ini setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus batas minimum perdagangan saham di pasar reguler dan pasar tunai. Mulai Senin, 28 September 2026, harga terendah saham yang sebelumnya ditetapkan Rp50 per lembar akan diturunkan menjadi hanya Rp1 per lembar.

Kebijakan tersebut memungkinkan saham-saham yang selama ini berada di level Rp50 untuk diperdagangkan pada harga yang lebih rendah. Perubahan ini berlaku melalui mekanisme perdagangan di pasar reguler dan pasar tunai.

Beriringan dengan hal tersebut, BEI juga menyesuaikan batasan Auto Rejection (AR) untuk Efek Bersifat Ekuitas atau saham dan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai.

Penyesuaian utama yang dilakukan adalah perubahan batasan harga terendah (minimum) dari semula Rp50,00 menjadi Rp1,00. Penyesuaian batasan harga terendah tersebut turut diikuti dengan penyesuaian batasan Auto Rejection yang berlaku.

“Dengan perubahan ini, saham yang sebelumnya berada pada harga Rp50,00 dapat diperdagangkan dengan rentang harga yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas price discovery, mendorong peningkatan likuiditas, serta memberikan fleksibilitas pelaku pasar dalam pengelolaan portofolio investasinya,” sebagaimana dikutip dari keterangan resmi BEI, Senin, (21/9/2026).

Perubahan Peraturan ini diatur dalam 2 Surat Keputusan (SK) Direksi BEI. Keduanya diterbitkan pada hari ini, dan akan mulai efektif diberlakukan pada Senin (28/9/2026).

Adapun ketentuan Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2026 masih mempertahankan ARB asimetris sebesar 15% untuk Efek Bersifat Ekuitas dengan harga di atas Rp10.

Sementara itu, sejalan dengan penyesuaian batasan harga minimum menjadi Rp1, untuk Efek dengan rentang harga Rp1 sampai dengan Rp10, batasan ARA dan ARB ditetapkan sebesar Rp1. Kemudian, mulai 1 Januari 2027, ketentuan ARB akan kembali diterapkan secara simetris sesuai rentang harga.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bikin Happy, Limit Kartu Kredit Warganet Kembali Usai Lapor ke DANA

Bikin Happy, Limit Kartu Kredit Warganet Kembali Usai Lapor ke DANA

September 28, 2026
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 6.181, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Anjlok ke Level 6.181, Ini Penyebabnya

September 28, 2026
Sebab Rupiah Melemah & Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD

Sebab Rupiah Melemah & Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD

September 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .