• Latest
Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,21%

Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,21%

September 29, 2026
Indra Kenz Bebas Bersyarat, Segini Kerugian Korban

Indra Kenz Bebas Bersyarat, Segini Kerugian Korban

September 29, 2026
Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, LegoADMF Hingga BBCA

Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, LegoADMF Hingga BBCA

September 29, 2026
Demutualisasi di Depan Mata, BEI Gelar RUPSLB 28 Oktober 2026

Demutualisasi di Depan Mata, BEI Gelar RUPSLB 28 Oktober 2026

September 29, 2026
Nvidia Mau Buyback Jumbo, Uangnya Bisa Borong 5 Emiten Terbesar RI

Nvidia Mau Buyback Jumbo, Uangnya Bisa Borong 5 Emiten Terbesar RI

September 29, 2026
IHSG Tak Sendirian, Bursa Asia Mayoritas Melemah

IHSG Tak Sendirian, Bursa Asia Mayoritas Melemah

September 29, 2026
IHSG Tak Sendiiran, Bursa Asia Mayoritas Melemah

IHSG Tak Sendiiran, Bursa Asia Mayoritas Melemah

September 29, 2026
Rupiah Digital dan Stablecoin BI Sudah Kantongi Fatwa Halal

Rupiah Digital dan Stablecoin BI Sudah Kantongi Fatwa Halal

September 29, 2026
Heboh Rieke ‘Oneng’ Singgung Indra Kenz Saat Rapat Soal Lapas Cibinong

Heboh Rieke ‘Oneng’ Singgung Indra Kenz Saat Rapat Soal Lapas Cibinong

September 29, 2026
Di Tengah Rumor Akuisisi Haji Isam, Ada Peralihan 2,18 Juta Saham BBCA

Di Tengah Rumor Akuisisi Haji Isam, Ada Peralihan 2,18 Juta Saham BBCA

September 29, 2026
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Optimalkan Bauran Kebijakan

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Optimalkan Bauran Kebijakan

September 29, 2026
Lagi, Bos ASII Kepergok Borong 500 Ribu Saham di Harga Rp4.769

Lagi, Bos ASII Kepergok Borong 500 Ribu Saham di Harga Rp4.769

September 29, 2026
BI Tak Tinggal Diam Rupiah Anjlok! Masuk ke Pasar, Langsung Intervensi

BI Tak Tinggal Diam Rupiah Anjlok! Masuk ke Pasar, Langsung Intervensi

September 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,21%

2 hours ago
in Lifestyle
Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,21%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. pada. penutupan sesi I perdagangan hari ini turun 12,86 poin atau 0,21% di level 6.135.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG dibuka di posisi 6.118,81, lebih rendah dari penutupan hari sebelumnya. Tekanan jual langsung terasa sejak awal perdagangan. Indeks terus melemah hingga menyentuh titik terendah harian di level 6.013,08 sekitar pukul 09.30 WIB.

Setelah itu, pasar mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. IHSG bergerak naik secara bertahap dan sempat berkonsolidasi di kisaran 6.040 hingga 6.100 pada pukul 10.00 WIB.

Menjelang pukul 11.00 WIB, indeks kembali menguat cukup tajam dan mencapai level tertinggi harian di 6.150,55, sedikit di atas posisi penutupan sebelumnya. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Aksi ambil untung membuat indeks kembali terkoreksi tipis ke level 6.135, sehingga IHSG masih bertahan di zona merah.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebesar 231 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp7,34 triliun. Rentang pergerakan harian yang cukup lebar, sekitar 137 poin dari titik terendah ke tertinggi, mencerminkan tingginya volatilitas dan sikap hati-hati pelaku pasar.

Sepanjang perdagangan hari ini, pelemahan IHSG terbebani oleh 451 saham melemah, 262 saham tak bergerak, dan hanya 250 saham yang menguat.

Tekanan terhadap IHSG terjadi bertepatan dengan mulai berlakunya kebijakan baru BEI yang menurunkan harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar di pasar reguler dan pasar tunai mulai Senin (28/9/2026).

Perubahan tersebut juga disertai penyesuaian batas auto rejection. Untuk saham dengan harga Rp1-Rp10, batas Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) ditetapkan sebesar Rp1, sementara ARB asimetris 15% masih berlaku untuk saham dengan harga di atas Rp10 hingga akhir 2026.

BEI menyebut perubahan harga minimum tersebut ditujukan untuk memperluas rentang perdagangan saham, meningkatkan kualitas price discovery, mendorong likuiditas, serta memberi fleksibilitas lebih besar bagi investor dalam mengelola portofolio.

Di saat bersamaan, tekanan eksternal masih membayangi pasar domestik. Kebijakan moneter global yang lebih ketat, penguatan dolar AS, kenaikan harga energi, serta tingginya suku bunga global masih berpotensi mendorong volatilitas pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari pasar mata uang, rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Indra Kenz Bebas Bersyarat, Segini Kerugian Korban

Indra Kenz Bebas Bersyarat, Segini Kerugian Korban

September 29, 2026
Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, LegoADMF Hingga BBCA

Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, LegoADMF Hingga BBCA

September 29, 2026
Demutualisasi di Depan Mata, BEI Gelar RUPSLB 28 Oktober 2026

Demutualisasi di Depan Mata, BEI Gelar RUPSLB 28 Oktober 2026

September 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .