• Latest
Garuda Indonesia (GIAA) Mau Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

Garuda Indonesia (GIAA) Mau Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

October 1, 2026
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

October 1, 2026
Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

October 1, 2026
Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

October 1, 2026
Adhi Karya Jual Jalan Tol & Penyedia Air Bersih, Kantongi Duit Rp1,9 T

Adhi Karya Jual Jalan Tol & Penyedia Air Bersih, Kantongi Duit Rp1,9 T

October 1, 2026
United Tractor Bagi Dividen Interim Rp 1,47 Triliun, Ini Jadwalnya

United Tractor Bagi Dividen Interim Rp 1,47 Triliun, Ini Jadwalnya

October 1, 2026
Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

October 1, 2026
Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

October 1, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

October 1, 2026
Korban Influenza Meroket, Kimia Farma (KAEF) Kembangkan Anti Virus Ini

Korban Influenza Meroket, Kimia Farma (KAEF) Kembangkan Anti Virus Ini

October 1, 2026
Banjir Sentimen, Rupiah Melemah & IHSG Anjlok ke Level 6.000-an

Banjir Sentimen, Rupiah Melemah & IHSG Anjlok ke Level 6.000-an

October 1, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,83%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,83%

October 1, 2026
Kinerja BRI Kinclong, 3 Indikator Ini di Atas Rata-Rata Industri

Kinerja BRI Kinclong, 3 Indikator Ini di Atas Rata-Rata Industri

October 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Garuda Indonesia (GIAA) Mau Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

2 hours ago
in People & Culture
Garuda Indonesia (GIAA) Mau Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III atau rights issue sebagai bagian dari rangkaian restrukturisasi penyehatan keuangan perseroan.

Rencana right issue tersebut juga menjadi tindak lanjut atas aksi inbreng lahan milik PT Aviasi Pariwisata Indonesia (API) kepada PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).

Sebagai implikasi inbreng lahan tersebut, kepemilikan GIAA di GMFI mengalami dilusi sehingga API menjadi pemegang saham mayoritas GMFI. Di sisi lain, Garuda tetap menjadi pemegang saham pengendali GMFI.

Sesuai Rancangan Restrukturisasi Penyehatan, inbreng lahan API merupakan tahap awal dari rangkaian penyehatan Garuda Indonesia. Setelah inbreng, saham GMFI yang dimiliki API akan dialihkan kepada InJourney dan selanjutnya kepada PT Danantara Asset Management (DAM) melalui pembagian dividen dalam bentuk selain uang atau dividend in specie.

“Perseroan bermaksud untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 124.352.806.609 saham Seri E dengan nilai nominal sebesar Rp25 per saham,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis, (1/9/2026).

Adapun harga pelaksanaan PMHMETD III akan ditetapkan dan diumumkan kemudian dalam prospektus aksi korporasi tersebut.

Secara teknis, DAM selaku pemegang saham utama Garuda Indonesia saat ini memiliki 370.902.553.959 saham dan akan mengambil bagian atas HMETD yang menjadi haknya melalui penyetoran dalam bentuk lain atau inbreng berupa saham GMFI. Pada saat keterbukaan informasi diterbitkan, saham GMFI yang akan menjadi objek penyetoran modal masih dimiliki oleh API.

Berdasarkan RUPS API pada 26 Juni 2026, pemegang saham telah menyetujui antara lain pembagian dividen non-tunai kepada InJourney selaku pemegang saham Seri B API berupa saham GMFI senilai Rp5,664 triliun.

Pembagian dividend in specie tersebut akan efektif setelah API memperoleh persetujuan InJourney atas pelepasan seluruh penyertaan saham API dalam GMFI dan penghapusbukuan saham GMFI serta InJourney memperoleh persetujuan DAM atas penerimaan saham tersebut.

Selanjutnya, berdasarkan RUPS InJourney pada 29 Juni 2026, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen non-tunai kepada DAM selaku pemegang saham Seri B terbanyak InJourney berupa saham GMFI senilai Rp5,664 triliun.

Pembagian tersebut akan efektif setelah InJourney menerima saham GMFI dari API secara efektif, memperoleh persetujuan DAM atas pelepasan dan penghapusbukuan saham GMFI, serta DAM memperoleh persetujuan RUPS atas penerimaan saham tersebut.

Setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan saham GMFI beralih secara efektif kepada DAM, saham tersebut akan digunakan sebagai objek penyetoran modal selain uang. Sementara itu, bagian pelaksanaan HMETD yang berasal dari porsi publik atau masyarakat akan disetorkan kepada perseroan dalam bentuk tunai.

Garuda Indonesia memperkirakan dana hasil right issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk memperoleh saham GMFI melalui penyertaan modal DAM secara non-tunai atau inbreng. Aksi tersebut diharapkan dapat secara langsung memperbaiki kondisi keuangan perseroan sekaligus membantu menunjang kegiatan operasional Garuda Indonesia.

Sisa dana hasil rights issue akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha perseroan dalam merealisasikan rencana transformasi.

Pada 2026, transformasi akan difokuskan pada stabilisasi dan pemulihan ketahanan operasional, sedangkan mulai 2027 dan seterusnya Garuda Indonesia Group secara bertahap melakukan perbaikan struktural yang mencakup sumber daya manusia, proses, dan kapabilitas digital.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

October 1, 2026
Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

October 1, 2026
Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

October 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .