• Latest
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 5, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

1 day ago
in Market
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu legacy BJ Habibie saat menjadi presiden adalah berhasil menjinakkan nilai tukar AS terhadap rupiah. Saat krisis moneter 1998, Dolar AS pernah mencapai Rp 16.800 yang kemudian berhasil menjadi Rp 6.550 per dolar.

Habibie yang menggantikan Soeharto setelah 32 tahun di kursi presiden tak serta merta membuat pasar optimis. Karena dia seorang teknokrat pembuat pesawat dan bukan seorang ekonom.

Banyak juga yang menilai Habibie masih bagian dari rezim Orde Baru. Bahkan presiden Singapura saat itu Lee Kuan Yew menilai Habibie menjadi presiden bakal membuat rupiah kian tak berdaya.

Namun keraguan itu dijawab dengan kinerja Habibie yang bisa menaklukan dolar selama menjabat dalam waktu singkat. Berikut 3 cara yang dilakukannya kala itu:

1. Restrukturisasi Perbankan

Saat Order Baru, bank didirikan dengan mudah karena kebijakan Paket Oktober 1998. Namun program itu tak dibarengi dengan kemampuan perbankan yang baik, pada akhirnya membuat banyak bank bertumbangan dan nasabah menarik dana besar-besaran.

Saat menjadi presiden, habibie melakukan restrukturisasi perbankan dan berharap Bank Indonesia makin kuat. Salah satunya mencabut aturan dan mempraktikannya langsung pada bank pemerintah.

Empat bank milik pemerintah juga digabung menjadi Bank mandiri. Diapun memisahkan BI dari pemerintah melalui UU Nomor 23 tahun 1999.

Habibie dalam otobiografinya, B.J. Habibie: Detik-detik yang Menentukan (2006) menyebutkan kebijakan saat itu menjadi langkah terbaik karena bisa menguatkan rupiah. BI pun dinilai harus independen, objektif dan bebas dari intervensi politik.

2. Kebijakan Moneter Ketat

Habibie juga menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan bunga tinggi. Tujuannya agar membuat bank-bank bisa kembali dipercaya masyarakat.

Dengan begitu, masyarakat akan kembali menabung dan menurunkan tingkat peredaran uang di masyarakat. Berkat SBI, suku bunga tercatat menurun dari 60% menjadi belasan persen, dan kepercayaan pada bank meningkat.

3. Pengendalian Harga Bahan Pokok

Karena menganggap kebutuhan bahan pokok hal yang vital, dia membuat harga listrik dan BBM subsidi agar tidak naik. Jadi harga bahan pokok pun tetap terjangkau.

Namun Habibie juga sempat menuai kontroversi karena mengeluarkan pernyataan nyeleneh. Dia pernah meminta rakyat berpuasa agar hemat saat krisis.

“Ketika terjadi masa krisis saat B.J. Habibie diangkat menjadi presiden, ia menganjurkan rakyat melakukan puasa Senin-Kamis,” kata A. Makmur Makka saat menulis buku biografi Habibie, Inspirasi Habibie (2020).

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .