• Latest
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

October 6, 2026
Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

October 6, 2026
OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

October 6, 2026
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

October 6, 2026
POOL Jual 30% Saham Pool Advista Finance ke Perusahaan Asal Singapura

POOL Jual 30% Saham Pool Advista Finance ke Perusahaan Asal Singapura

October 6, 2026
Yaman Serang Houthi, IHSG Menguat Tapi Rupiah Anjlok Lagi

Yaman Serang Houthi, IHSG Menguat Tapi Rupiah Anjlok Lagi

October 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

2 hours ago
in Market
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, memasuki kuartal IV tahun ini akan ada 7 perusahaan yang akan melaksanakan pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di pasar modal Indonesia.

“Hingga saat ini, terdapat 7 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin, dikutip Selasa (6/10/2026).

Saidu menyebut, hingga 2 Oktober 2026 telah tercatat 7 perusahaan yang sudah menjadi emiten atau mencatatkan sahamnya di lantai BEI dengan penghimpunan dana sebesar Rp 2,16 triliun.

Sebagai informasi, dari 7 calon emiten yang berada dalam pipeline, ada 2 perusahaan beraset skala besar atau memiliki aset di atas Rp250 miliar, 3 perusahaan aset skala menengah atau beraset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan 2 perusahaan beraset skala kecil atau di bawah Rp 50 miliar.

Adapun sektornya antara lain, 2 perusahaan dari sektor energi, 4 perusahaan dari sektor kesehatan, dan 1 perusahaan dari sektor industri.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan penurunan jumlah calon emiten dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kondisi global.

“Penurunan calon perusahaan untuk melakukan IPO dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain dinamika kondisi pasar global, termasuk meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi timing perusahaan untuk melaksanakan penawaran umum,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Data BEI menunjukkan jumlah IPO hingga Agustus 2026 turun sekitar 68,2% dibandingkan 22 perusahaan pada Januari-Agustus 2025. Penghimpunan dana juga anjlok sekitar 79,2% dari Rp10,39 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp2,16 triliun.

Menurut Hasan, OJK tidak hanya mengejar jumlah perusahaan yang melakukan IPO, tetapi juga memperhatikan total penghimpunan dana di pasar modal. OJK menargetkan penghimpunan dana pasar modal sebesar Rp250 triliun pada 2026, sementara hingga 6 September 2026 telah mencapai Rp148,3 triliun.

“Dalam mencapai target dimaksud, OJK tetap senantiasa mengedepankan pada kualitas keterbukaan informasi serta kesiapan calon emiten,” imbuh Hasan.

Di sisi lain, minimnya jumlah IPO tidak sepenuhnya berarti saham-saham baru kehilangan minat investor. Sejumlah saham IPO 2026 masih mencatat lonjakan harga yang signifikan setelah debut, meski kondisi tersebut belum cukup untuk menunjukkan pemulihan fungsi pasar perdana sebagai sumber pendanaan perusahaan.

OJK bersama BEI pun terus melakukan sosialisasi dan coaching clinic di sejumlah daerah untuk mendorong perusahaan yang siap melantai di bursa.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .