• Latest
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

October 10, 2026
Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga

October 10, 2026
Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

Mantan Menteri Ketahuan Jualan Beras di Glodok, Tidak Bilang Keluarga

October 10, 2026
Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

Kronologi & Alasan Singapura Sita Rp1,9 T Dana Anak Taipan Sawit RI

October 10, 2026
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

October 10, 2026
Hanya 4 Negara Siap Hadapi Bank Gagal, Indonesia Termasuk?

Hanya 4 Negara Siap Hadapi Bank Gagal, Indonesia Termasuk?

October 10, 2026
AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

AS Kena Tipu, Ini Cara Rusia Akali Sanksi Lewat Bank Mungil China

October 9, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 10, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

2 days ago
in Market
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah masih mempertahankan tren penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (8/10/2026). Mata uang Garuda kembali terapresiasi setelah mencatat penguatan dalam dua perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.855/US$, menguat 0,11% dibandingkan penutupan Rabu (7/10/2026) di Rp17.875/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,06% ke posisi 102,178.

Pergerakan rupiah hari ini turut dipengaruhi sejumlah sentimen domestik dan global.

Dari domestik, perhatian pasar tertuju pada rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2026 oleh Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB hari ini. Pada Agustus, IKK tercatat sebesar 118,5, meningkat dari 116,8 pada Juli. Kenaikan tersebut menunjukkan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi masih terjaga, dengan indeks bertahan di atas level 100.


Data terbaru akan menjadi perhatian pasar untuk melihat apakah keyakinan konsumen kembali meningkat pada September. Perkembangan indeks tersebut juga dapat memberikan gambaran mengenai prospek konsumsi rumah tangga yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dari eksternal, pelaku pasar mencermati hasil risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) September yang dirilis Kamis (8/10/2026) dini hari WIB.

Risalah tersebut menunjukkan mayoritas pejabat The Federal Reserve (The Fed) memperkirakan masih diperlukan satu kali kenaikan suku bunga tambahan sebelum akhir 2026, seiring inflasi AS yang masih berada di atas target 2%.

Dalam pertemuan September, The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.

Berdasarkan proyeksi suku bunga yang dirilis pada September, sebanyak 16 dari 18 pejabat FOMC memperkirakan masih ada satu kenaikan suku bunga tahun ini, tetapi tidak memperkirakan kenaikan lanjutan pada 2027. Meski demikian, belum ada kepastian apakah kenaikan berikutnya akan dilakukan pada pertemuan Oktober atau Desember.

“Dalam mempertimbangkan prospek kebijakan moneter setelah rapat saat ini, sebagian besar peserta menilai bahwa kenaikan kembali kisaran target suku bunga federal funds kemungkinan akan tepat dilakukan sebelum akhir tahun,” sebagaimana tertuang dalam risalah pertemuan FOMC.

Meski demikian, The Fed menekankan bahwa keputusan kebijakan moneter selanjutnya tetap bergantung pada perkembangan data ekonomi dan keseimbangan risiko.
Prospek kenaikan suku bunga AS lebih lanjut berpotensi menopang dolar AS dan meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar. Namun, dolar AS terpantau melemah pada perdagangan pagi ini, sehingga tekanan terhadap rupiah dari sisi penguatan greenback relatif mereda.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

Bisnis Raja Gula Dunia dari Semarang Ini Hancur dalam Semalam

October 10, 2026
Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

Malaysia Bakal Naikkan Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta per Bulan

October 10, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

October 10, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .