• Latest
Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

October 19, 2026
Bos CNG & Jurus Ekspansi Distribusi Gas Alam-Masuk Pasar Ritel

Bos CNG & Jurus Ekspansi Distribusi Gas Alam-Masuk Pasar Ritel

October 20, 2026
Danantara Siap Borong Saham BUMN, IHSG Menguat 3%

Danantara Siap Borong Saham BUMN, IHSG Menguat 3%

October 20, 2026
IHSG Dibuka Melemah Lebih Dari 4% & Ambruk ke 4.900-an

IHSG Dibuka Melemah Lebih Dari 4% & Ambruk ke 4.900-an

October 20, 2026
Pengendali WIFI Lego Hampir Setengah Kepemilikan Sahamnya, Raup Rp4 T

Pengendali WIFI Lego Hampir Setengah Kepemilikan Sahamnya, Raup Rp4 T

October 20, 2026
IHSG Bangkit, Sufmi Dasco Pamer Pergerakan Saham BMRI Hingga BBRI

IHSG Bangkit, Sufmi Dasco Pamer Pergerakan Saham BMRI Hingga BBRI

October 20, 2026
IHSG Terpuruk, Paling Babak Belur di Dunia

IHSG Terpuruk, Paling Babak Belur di Dunia

October 20, 2026
Reformasi Berjalan, Fundamental Tumbuh & Fondasi Kuat

Reformasi Berjalan, Fundamental Tumbuh & Fondasi Kuat

October 20, 2026
Anjlok 43%, IHSG Resmi Jadi Bursa Saham Terburuk di Dunia

Anjlok 43%, IHSG Resmi Jadi Bursa Saham Terburuk di Dunia

October 20, 2026
Petinggi Chandra Asri (TPIA) Raymond Borong 1 Juta Saham, Rp 1,2 M

Petinggi Chandra Asri (TPIA) Raymond Borong 1 Juta Saham, Rp 1,2 M

October 20, 2026
Danantara Rampungkan Akuisisi Lahan di Makkah, Bidik Bisnis Haji-Umrah

Danantara Rampungkan Akuisisi Lahan di Makkah, Bidik Bisnis Haji-Umrah

October 20, 2026
Video: BEI Siap Tandai Status Afiliasi Pemegang Saham dengan Porsi 1%

Video: BEI Siap Tandai Status Afiliasi Pemegang Saham dengan Porsi 1%

October 20, 2026
BEI & MSCI Bahas soal Bursa Saham RI yang Terancam Turun Kasta

BEI & MSCI Bahas soal Bursa Saham RI yang Terancam Turun Kasta

October 20, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 20, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI

1 day ago
in Market
Bursa Asia Kompak Melemah, Investor Cemas Prospek Bisnis AI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia bergerak mayoritas melemah pada perdagangan Senin (19/10/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek bisnis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan keberlanjutan belanja infrastruktur teknologi.

Melansir CNBC, pelemahan tersebut terjadi setelah bursa saham Amerika Serikat (AS) mencatat penurunan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir, terutama pada saham-saham teknologi.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,65%, sedangkan indeks Topix melemah 1,12%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan terkoreksi 1,29% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,93%, sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak berlawanan arah dengan menguat 0,37%.

Tekanan di pasar saham global terjadi setelah indeks S&P 500 melemah hampir 2% sepanjang pekan lalu, menjadi penurunan mingguan terbesar sejak akhir Juni. Indeks Nasdaq juga merosot 4,5% sekaligus mengakhiri tren penguatan selama empat pekan berturut-turut.

Kekhawatiran investor terhadap prospek bisnis AI menguat setelah CNBC melaporkan, mengutip sejumlah sumber, bahwa pendapatan Anthropic pada kuartal III-2026 mencapai US$16,8 miliar, meningkat dari US$11,6 miliar pada kuartal sebelumnya. Meski mencatat pertumbuhan pendapatan, angka tersebut memicu pertanyaan di kalangan investor mengenai kecepatan pertumbuhan bisnis AI di tengah besarnya investasi yang digelontorkan untuk membangun infrastrukturnya.

Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah CoreWeave, penyedia infrastruktur komputasi awan yang membangun pusat data dengan dukungan pembiayaan utang dan menyewakannya kepada perusahaan teknologi. Saham perusahaan yang terkait erat dengan bisnis AI tersebut anjlok 25% sepanjang pekan lalu, menjadi penurunan mingguan terdalam sejak November 2025.

Kekhawatiran terhadap CoreWeave juga merambah pasar obligasi korporasi, dengan credit default swaps (CDS) perusahaan tersebut mencapai level yang mengindikasikan tekanan kredit serius. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran investor mengenai risiko pembiayaan dan keberlanjutan investasi besar-besaran di sektor AI.

Tekanan juga terlihat pada pasar kredit perusahaan teknologi secara lebih luas. Para trader Goldman Sachs mencatat pada Jumat bahwa selisih imbal hasil kredit atau credit spreads untuk sektor AI, khususnya perusahaan hyperscaler, telah mencapai level terlebar sepanjang tahun ini.

“Terakhir kali spread hampir selebar ini, saham-saham terkait berada 15% lebih rendah,” tulis para trader Goldman Sachs dalam catatan mereka.

Mereka juga menilai pelebaran spread kredit memaksa investor mempertimbangkan dampak perlambatan pertumbuhan belanja AI. Menurut catatan tersebut, belanja modal atau capital expenditure (capex) AI kemungkinan telah mencapai puncaknya, sehingga perhatian pasar kini beralih pada pembiayaan, keberlanjutan investasi, dan tingkat pengembalian modal.

Sentimen pasar turut dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu pasokan energi global. Serangan terhadap kapal di Teluk Persia dilaporkan meningkat, sementara Rusia dan Ukraina saling melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi, termasuk serangan Ukraina terhadap terminal minyak di St. Petersburg, Rusia, pada Minggu.

Kontrak berjangka minyak untuk pengiriman jangka panjang mulai menguat karena pelaku pasar memperhitungkan kemungkinan gangguan infrastruktur energi berlangsung hingga 2027. Namun, pada perdagangan Minggu, harga kontrak berjangka minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) tercatat sedikit melemah.

Di tengah tekanan tersebut, investor akan mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan besar AS pada pekan ini, termasuk Meta Platforms dan Tesla. Hasil kinerja kedua perusahaan tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai prospek sektor teknologi sekaligus membantu menstabilkan sentimen pasar.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos CNG & Jurus Ekspansi Distribusi Gas Alam-Masuk Pasar Ritel

Bos CNG & Jurus Ekspansi Distribusi Gas Alam-Masuk Pasar Ritel

October 20, 2026
Danantara Siap Borong Saham BUMN, IHSG Menguat 3%

Danantara Siap Borong Saham BUMN, IHSG Menguat 3%

October 20, 2026
IHSG Dibuka Melemah Lebih Dari 4% & Ambruk ke 4.900-an

IHSG Dibuka Melemah Lebih Dari 4% & Ambruk ke 4.900-an

October 20, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .