• Latest
Modal Asing Masuk US,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil

Modal Asing Masuk US$9,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil

October 21, 2026
Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan

Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan

October 21, 2026
Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Bos CIMB Niaga Buka Suara

Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Bos CIMB Niaga Buka Suara

October 21, 2026
Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga (JSMR) Siapkan Opsi Buyback Saham

Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga (JSMR) Siapkan Opsi Buyback Saham

October 21, 2026
Kami 2 Hari Diskusi Ketat Sekali

Kami 2 Hari Diskusi Ketat Sekali

October 21, 2026
Elon Musk Mau Merger Tesla dan SpaceX, Sahamnya Terbang

Elon Musk Mau Merger Tesla dan SpaceX, Sahamnya Terbang

October 21, 2026
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS

October 21, 2026
MSCI Tekan Bursa RI, Begini Strategi Bos BI Kembalikan Modal Asing

MSCI Tekan Bursa RI, Begini Strategi Bos BI Kembalikan Modal Asing

October 21, 2026
Video: Ada Sentimen MSCI, BI Kembali Tahan BI Rate di Level 5,75%

Video: Ada Sentimen MSCI, BI Kembali Tahan BI Rate di Level 5,75%

October 21, 2026
Demi Genjot Kredit, BI Guyur Likuiditas Rp458,5 T ke Perbankan

Demi Genjot Kredit, BI Guyur Likuiditas Rp458,5 T ke Perbankan

October 21, 2026
Anak Hermanto Tanoko Borong Lagi Saham AVIA 1 Juta Lembar

Anak Hermanto Tanoko Borong Lagi Saham AVIA 1 Juta Lembar

October 21, 2026
CIMB Niaga (BNGA) Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Ini Alasannya

CIMB Niaga (BNGA) Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Ini Alasannya

October 21, 2026
BI Keluarkan Jurus Buat Genjot Penyaluran Kredit Bank, Simak!

BI Keluarkan Jurus Buat Genjot Penyaluran Kredit Bank, Simak!

October 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Modal Asing Masuk US$9,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil

2 hours ago
in Lifestyle
Modal Asing Masuk US,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) memperkuat strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang masih tinggi. Bank sentral melakukan langkah ini dengan meningkatkan insentif guna menarik aliran modal asing sekaligus memperdalam pasar uang dan pasar valuta asing (valas) domestik.

Gubernur BI Destry Damayanti mengungkapkan, nilai tukar rupiah pada 20 Oktober 2026 berada di level Rp17.985 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut melemah 0,61% secara point to point dibandingkan dengan akhir September 2026, meskipun rupiah sempat mengalami penguatan.

“Perkembangan ini dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah, arah kebijakan moneter Amerika Serikat yang semakin ketat, serta sentimen di pasar saham,” demikian disampaikan Destry dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Oktober 2026, Rabu (21/10/2026).

Menghadapi tekanan tersebut, BI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas rupiah melalui penguatan kebijakan yang dapat mendukung masuknya investasi asing ke pasar keuangan Indonesia.

“BI berkomitmen menjaga stabilitas rupiah dengan memperkuat insentif untuk tarik investasi asing dan pendalaman pasar uang dan pasar valas,” kata Destry.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat insentif, termasuk melalui instrumen lindung nilai (hedging) dan transaksi mata uang lokal atau local currency transaction (LCT). Kebijakan ini, menurut Destry, diharapkan dapat menekan biaya lindung nilai, meningkatkan daya tarik imbal hasil aset berdenominasi rupiah, serta memperdalam pasar uang dan valas domestik.

BI juga terus mengoptimalkan instrumen seperti swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) untuk mendukung pengelolaan risiko nilai tukar.

Adapun, sejak Juni 2026, kebijakan insentif BI yang diarahkan untuk menekan biaya lindung nilai tersebut telah mendorong aliran modal masuk atau capital inflow sebesar US$9,9 miliar hingga 20 Oktober 2026.

Ke depan, BI memperkirakan nilai tukar rupiah tetap stabil. Prospek tersebut ditopang oleh komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas, imbal hasil aset rupiah yang menarik, inflasi yang terkendali, serta prospek ekonomi Indonesia yang dinilai tetap baik.

“Ke depan, BI memperkirakan rupiah stabil didukung komitmen BI, yield menarik, inflasi dan prospek ekonomi baik,” tegas Destry.

Dengan demikian, penguatan instrumen moneter dan pendalaman pasar keuangan diharapkan dapat menjadi penyangga bagi rupiah dalam menghadapi gejolak eksternal.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan

Prestasi 2 Tahun Pemerintah Perlu Kita Banggakan

October 21, 2026
Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Bos CIMB Niaga Buka Suara

Dikabarkan Mau Delisting dari BEI, Bos CIMB Niaga Buka Suara

October 21, 2026
Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga (JSMR) Siapkan Opsi Buyback Saham

Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga (JSMR) Siapkan Opsi Buyback Saham

October 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .