• Latest
OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

October 27, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 27, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 27, 2026
BI Perkirakan Nilai Transaksi Mata Uang Lokal Capai USD 55 M di 2026

BI Perkirakan Nilai Transaksi Mata Uang Lokal Capai USD 55 M di 2026

October 27, 2026
Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Meninggal Dunia

Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Meninggal Dunia

October 27, 2026
BSI Rogoh Kocek Rp500 Miliar Untuk Buyback Saham

BSI Rogoh Kocek Rp500 Miliar Untuk Buyback Saham

October 27, 2026
IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

October 27, 2026
9M-2026, BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,12 Triliun

9M-2026, BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,12 Triliun

October 27, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 27, 2026
Menkeu Suahasil Temui Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

Menkeu Suahasil Temui Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

October 27, 2026
LPG, Minyak Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUMN

LPG, Minyak Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUMN

October 27, 2026
LPG, Minya Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUM

LPG, Minya Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUM

October 27, 2026
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi Meninggal Dunia

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi Meninggal Dunia

October 27, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 27, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

2 hours ago
in Economy
OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan penegakan hukum atau enforcement masih menjadi satu-satunya catatan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang belum sesuai dengan ekspektasi terhadap pasar modal Indonesia.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, berbagai aspek lain yang menjadi perhatian MSCI, termasuk keterbukaan informasi, transparansi, dan likuiditas, diklaim telah dipenuhi oleh otoritas pasar modal Indonesia.

“Semua ketentuan Harapan yang diminta mereka Kepada market kita sudah kita penuhi Terkait dengan Yang selalu saya sampaikan Terkait dengan keterbukaan, kemudian Transparansi, kemudian liquidity Dan lain-lain, hanya satu yang Masih belum Sesuai dengan ekspektasi yaitu enforcement,” ungkap Friderica yang kerap disapa Kiki kepada wartawan di Jakarta, Selasa, (27/10/20206).

Saat ini, pihaknya terus menindaklanjuti seluruh masukan dan permintaan MSCI untuk memperbaiki kualitas pasar modal Indonesia. Menurut dia, OJK akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait penguatan penegakan hukum dalam waktu dekat.

Friderica menyebut OJK telah menjatuhkan sejumlah sanksi dengan nilai besar sebagai bagian dari upaya memperkuat penegakan hukum di pasar modal. Dia mengatakan salah satu sanksi yang diumumkan mencapai Rp1,5 triliun untuk satu kasus, yang disebut sebagai sanksi terbesar dalam sejarah pasar modal Indonesia, disusul sanksi sebesar Rp500 miliar dan Rp100 miliar.

Selain penegakan hukum, OJK juga telah mengumumkan pembentukan komite yang akan membahas persoalan high shareholders concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi. Komite tersebut akan diisi oleh nama-nama yang kredibel dan independen untuk memastikan penentuan HSC mendapatkan pengawasan dari pihak independen yang dapat dipercaya.

Friderica menegaskan berbagai penyesuaian tersebut merupakan bagian dari upaya OJK menerima masukan dan memenuhi permintaan perbaikan bagi pasar modal Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan, baik investor domestik maupun asing, institusi maupun investor ritel.

OJK berharap pasar modal Indonesia dapat menjadi tempat investasi yang kredibel, transparan, dan likuid bagi masyarakat. Dengan berbagai perbaikan tersebut, pasar modal diharapkan mampu menjadi sarana investasi jangka panjang yang dapat diandalkan oleh masyarakat Indonesia.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 27, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 27, 2026
BI Perkirakan Nilai Transaksi Mata Uang Lokal Capai USD 55 M di 2026

BI Perkirakan Nilai Transaksi Mata Uang Lokal Capai USD 55 M di 2026

October 27, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .