• Latest
Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

November 2, 2026
Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

November 3, 2026
Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

November 3, 2026
Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

November 3, 2026
Bedah Strategi Penguatan Sektor Keuangan RI

Bedah Strategi Penguatan Sektor Keuangan RI

November 3, 2026
Gold Transaction Trust & Integrity Award

Gold Transaction Trust & Integrity Award

November 3, 2026
Hartadinata Abadi Raih Integrated Gold Business Award

Hartadinata Abadi Raih Integrated Gold Business Award

November 3, 2026
Demutualisasi BEI, Kemenkeu Pastikan Tak Akan Ikut Jadi Pemilik

Demutualisasi BEI, Kemenkeu Pastikan Tak Akan Ikut Jadi Pemilik

November 3, 2026
Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

November 3, 2026
BI Ungkap Beda Inflasi Produsen dan Konsumen, Ini Penjelasannya

BI Ungkap Beda Inflasi Produsen dan Konsumen, Ini Penjelasannya

November 3, 2026
Aset Kripto Masih Menarik, Investor 23,48 Juta, Transaksi Rp 30,5 T

Aset Kripto Masih Menarik, Investor 23,48 Juta, Transaksi Rp 30,5 T

November 3, 2026
DSI Tak Kuasai Barang, Hanya Verifikasi

DSI Tak Kuasai Barang, Hanya Verifikasi

November 3, 2026
Transaksi Tanpa Dolar RI US,6 M hingga September, Naik 2x Lipat

Transaksi Tanpa Dolar RI US$52,6 M hingga September, Naik 2x Lipat

November 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, November 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

1 day ago
in Market
Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Transparansi menjadi salah satu sorotan yang menjadi penilaian lembaga rating global, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut, saat ini pasar modal RI menjadi salah satu pasar modal dengan tingkat transparansi tertinggi di dunia. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang membuka data pemegang saham di atas 1% setelah India.

“Kita adalah mungkin dua negara di dunia, kita dengan India yang disclose pemegang saham di atas 1%,” ujarnya, dalam acara Kearney 100 Years of Impact di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, dikutip Senin (2/11/2026).

BEI juga merinci klasifikasi tipe investor secara lebih granular, dari sebelumnya 9 tipe menjadi 39 tipe.

Selain itu, BEI mengungkap daftar saham yang terindikasi memiliki kepemilikan terkonsentrasi atau high shareholding concentration. Menurut Jeffrey, hanya Hong Kong dan Indonesia yang melakukan hal tersebut.

“kita hanya dua juga negara di dunia yang melakukan itu, yaitu Hong Kong dan Indonesia. Jadi kalau bicara transparansi, saat ini Indonesia mungkin adalah eh bursa atau market dengan transparansi paling tinggi di dunia,” ungkapnya.

BEI memastikan saham-saham yang masuk dalam daftar HSC tidak akan lagi diperhitungkan dalam IHSG mulai 2 November 2026. Kebijakan ini dipastikan tidak akan memicu penurunan drastis maupun lonjakan pada indeks acuan pasar saham Indonesia tersebut.

Kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari langkah sebelumnya yang mengecualikan saham-saham HSC dari indeks IDX30, LQ45, dan IDX80. Dalam implementasinya, bobot saham-saham HSC yang dikeluarkan dari perhitungan indeks akan didistribusikan kepada saham-saham lain yang masih menjadi konstituen IHSG.

“Dalam implementasi awal, tentu tidak akan mengakibatkan penurunan drastis, ya sama seperti kalau kita mengeluarkan saham tertentu, distribusi dari bobot itu akan diberikan kepada sisa saham-saham lain yang masih ada di dalam konstituen indeks,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Senin (26/10/2026).

Jeffrey menambahkan, pergerakan IHSG setelah kebijakan tersebut diterapkan akan bergantung pada pergerakan harga saham-saham yang masih menjadi konstituen indeks. Oleh karena itu, pengeluaran saham HSC dari perhitungan indeks tidak serta-merta membuat IHSG mengalami penurunan atau kenaikan secara drastis.

BEI juga telah melakukan pengujian historis atau back test untuk mengukur dampak pengeluaran saham-saham HSC dari perhitungan IHSG. Hasil pengujian tersebut menunjukkan kebijakan ini tidak akan mengakibatkan lonjakan pada indeks.

Sebaliknya, BEI berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan kredibilitas IHSG agar semakin representatif dalam menggambarkan pergerakan pasar saham Indonesia. Dengan demikian, IHSG diharapkan dapat menjadi acuan yang lebih baik bagi investor untuk melacak pergerakan pasar saham domestik.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

November 3, 2026
Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

November 3, 2026
Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

November 3, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .