• Latest
Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah

Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah

August 13, 2025
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah

1 year ago
in Lifestyle
Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Besarnya modal dari negara-negara Arab yang ingin masuk ke instrumen investasi syariah membuat Bank Indonesia (BI) berkeinginan mendorong pembentukan lembaga pengelola dana investasi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) syariah.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara dalam agenda Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

“Dia (negara Arab) membutuhkan wadah yang memang memenuhi prinsip syariah. Nah kita belum ada nih, makanya kalau di dalam tim saya bicara, kita coba yuk bikin sovereign wealth fund yang syariah gitu,” kata Destry.

“Karena itu bisa menampung dana-dana dari Middle East yang mungkin mereka juga nyari tempat investasi sekarang ini kan,” tegasnya.

Destry mengatakan, pengembangan SWF syariah ke depan sebetulnya juga akan membuat pasar keuangan Indonesia akan semakin dalam ke depannya. Membuat aliran modal akan semakin tebal untuk pembangunan tanah air.

Negara-negara lain yang mayoritas masyarakatnya non muslim bahkan kata Destry lebih cepat melirik potensi dana syariah ini. Presiden dari negara-negara itu kata dia telah membentuk dewan khusus yang bisa mengawal percepatan pembentukan sistem keuangan syariah.

“Ada Filipina, ada Rusia, mereka memaparkan bagaimana mereka itu punya semangat mau menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah, xan itu saya agak ngiri melihatnya, mereka sudah bergerak maju sampai itu presidennya turun tangan,” ungkap Destry.

Selain SWF Syariah, BI juga tengah menjalankan Blueprint Pengembangan Pasar Uang Syariah. Dalam blueprint itu, BI fokus mengembangkan produk, memperluas partisipasi publiknya, hingga menekan pricing atau biaya harga dari instrumen keuangan di pasar syariah.

Destry mengungkapkan, khusus untuk pricing pasar uang syariah saat ini cenderung masih lebih tinggi dibanding pasar uang konvensional. Selisih harganya bahkan bisa mencapai 49 basis points.

“Atau hampir 0,5% bedanya. Nah ini kan kalau nanti kita punya pasar uang syariah lebih baik, fragmentasi sudah bisa kita atasi, nah tentunya itu akan menjadi lebih liquid,” papar Destry.

Destry juga mengakui, ekosistem keuangan syariah di Indonesia sebetulnya belum terlalu dalam saat ini. Total aset perbankan Syariah sekarang ini baru mencapai Rp 940 triliun atau 7,35% dari total aset perbankan per Juli 2025. Rata-rata harian transaksi pasar uang syariah pum baru sekitar Rp 2 triliun atau baru 4% dari rata-rata harian pasar uang total yang besarnya Rp 50 triliun.

“Ya tentunya ini akan sangat mempengaruhi kemampuan dal pembiayaan,” tegas Destry.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



BI Rate Turun, Begini Efeknya di Pasar Keuangan RI




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .