• Latest
3 Proyek Andalan PGEO Dapat Kucuran Asing US7,87 Juta

3 Proyek Andalan PGEO Dapat Kucuran Asing US$477,87 Juta

June 8, 2026
Negara-Negara ASEAN Bakal Bahas Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan RI

Negara-Negara ASEAN Bakal Bahas Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan RI

October 13, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

Pembiayaan Alat Berat Cuma Tumbuh 0,12%, Ada Apa?

October 13, 2026
IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 13, 2026
Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

Layanan Digital BTN Hingga Kuartal III Naik 46% Senilai Rp 103,5 T

October 13, 2026
Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

Sentimen MSCI -Houthi, IHSG Anjlok & Harga Minyak USD 100/barel

October 13, 2026
Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

Prancis Pimpin Suntikan Rp10 T ke Pemilik Tambang Nikel Raksasa RI

October 13, 2026
Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

Update Kasus Akseleran & Crowde, OJK: Kami Pantau Ketat

October 13, 2026
Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

Akhir Sesi II, IHSG Ditutup Melemah 0,17% ke Level 5.925

October 13, 2026
Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

Proyek Tambang Emas DEWA Terganjal Izin Hingga Bencana Alam

October 13, 2026
Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

Jadi Kasir Pemda, BPD Optimalkan Payroll ASN Untuk Ekonomi

October 13, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 13, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

3 Proyek Andalan PGEO Dapat Kucuran Asing US$477,87 Juta

4 months ago
in Economy
3 Proyek Andalan PGEO Dapat Kucuran Asing US7,87 Juta
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mendapatkan dukungan pendanaan internasional. Dukungan tersebut diperoleh setelah tiga proyek PGEO masuk ke dalam Green Book 2026 yang diterbitkan Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan, di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan tantangan ketahanan energi global, masuknya proyek-proyek PGEO ke dalam Green Book 2026 Bappenas menjadi pengakuan atas kesiapan proyek untuk memasuki tahap pengembangan berikutnya.

“Kami melihat kinerja positif yang dibukukan Perseroan semakin memperkuat kepercayaan berbagai investor terhadap prospek bisnis dan pengembangan proyek-proyek PGE,” ujarnya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/6/2026).

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, PGEO mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 40% yakni US$43,90 juta, dibandingkan US$31,35 juta pada periode
yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Perseroan juga membukukan pendapatan sebesar US$116,56 juta atau meningkat 14,8 persen dibandingkan US$101,507 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada 2025, PGE mencatatkan produksi tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) dengan total produksi mencapai 5.095 gigawatt hour (GWh), meningkat 5,55% dibandingkan 4.827 GWh pada 2024.

Tren positif tersebut berlanjut pada kuartal I-2026, ketika produksi listrik meningkat 15,22 persen (YoY) menjadi 1.370 GWh.

Menurutnya, capaian ini mencerminkan kesiapan proyek untuk memasuki tahap pengembangan berikutnya. Selain membuka peluang akses terhadap berbagai sumber pendanaan internasional yang dapat mendukung percepatan realisasi proyek, pencapaian ini juga meningkatkan visibilitas dan daya tarik proyek-proyek Perseroan di mata calon mitra strategis maupun lembaga pendanaan global.

“Kami optimistis penguatan fundamental bisnis, didukung portofolio proyek yang semakin matang, akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional,” tuturnya.

Ketiga proyek tersebut meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 (55 megawatt/MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 (55 MW), serta PLTP Lahendong Unit 7 – 8 (50 MW).

Dengan masuknya ketiga proyek ini ke dalam Green Book, pendanaan yang didapatkan diharapkan dapat membantu Perseroan mempertahankan cost of debt yang kompetitif sekaligus meningkatkan keekonomian proyek dalam jangka panjang.

“Selain membantu menjaga struktur pendanaan yang sehat dan mempertahankan cost of debt yang kompetitif, masuknya ketiga proyek ini juga berpotensi meningkatkan keekonomian proyek sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Green Book 2026 yang secara resmi bernama Daftar Rencana Prioritas Pinjaman Luar Negeri Tahun 2026 memuat proyek- proyek nasional yang berhasil mendapatkan komitmen pendanaan luar negeri yang dikoordinasikan Pemerintah Indonesia melalui berbagai mitra pembangunan internasional.

Daftar tersebut disusun berdasarkan Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep. 52/M. PPN/IIK/06/2026.

Sebelumnya, proyek-proyek tersebut telah masuk dalam Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah Tahun 2025 – 2029 (Blue Book) Bappenas yang telah memenuhi berbagai aspek kesiapan teknis, finansial, lingkungan, dan kelembagaan yang dipersyaratkan.

Adapun ketiga proyek tersebut tercantum dalam skema on-lending melalui pembiayaan concessional loan yang menawarkan suku bunga lebih atraktif serta tenor yang lebih
panjang dibandingkan pembiayaan komersial.

Nilai total pinjaman yang tercantum dalam Green Book 2026 mencapai US$477,87 juta, antara lain, PLTP Lumut Balai Unit 3 (target COD 2030) senilai US$158,86 juta dari JICA. PLTP Lumut Balai Unit 4 (target COD 2032) senilai US$148,97 juta dari JICA. Dan PLTP Lahendong Unit 7 – 8 (target COD 2030) senilai US$170,04 juta dari World Bank

Ketiga proyek tersebut merupakan bagian dari roadmap PGE untuk mengembangkan potensi panas bumi hingga 3 gigawatt(GW). Setelah beroperasi, proyek-proyek ini akan menambah
pasokan listrik rendah emisi dan memperkuat peran panas bumi dalam bauran energi nasional.

PLTP Lumut Balai Unit 3 dan PLTP Lumut Balai Unit 4 yang berlokasi di Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan, akan memperluas pengembangan panas bumi PGE di wilayah Sumatera.

Kedua proyek tersebut juga telah memiliki Power Purchase Agreement (PPA) yang mendukung prospek pengembangannya ke depan, dengan PLTP Lumut Balai Unit 4 tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 202 – 2034.

Sementara itu, penambahan kapasitas produksi melalui PLTP Lahendong Unit 7 – 8 serta Binary Unit di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, akan, meningkatkan kontribusi PGE terhadap pemenuhan kebutuhan listrik Sulawesi Utara dari 30 persen menjadi 35 –
40 persen dari total kebutuhan listrik.

Sejalan dengan pengembangan tersebut, sebagai world leading geothermal producer, PGE terus berfokus pada pertumbuhan jangka panjang melalui tiga strategi utama, yaitu
optimalisasi aset eksisting, ekspansi bisnis, dan diversifikasi sumber pendapatan baru.

“Kami meyakini bahwa setiap pengembangan panas bumi tidak hanya menghasilkan energi rendah karbon, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang luas melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan ekonomi lokal, dan penguatan ekosistem industri dalam negeri,” tutupnya.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Negara-Negara ASEAN Bakal Bahas Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan RI

Negara-Negara ASEAN Bakal Bahas Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan RI

October 13, 2026
Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender

October 13, 2026
Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

Jelang Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Soroti Tata Kelola

October 13, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .