• Latest
33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya

33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya

April 14, 2026
Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 8, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

November 8, 2026
Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

November 8, 2026
Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

November 8, 2026
Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

November 7, 2026
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

November 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, November 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya

7 months ago
in Market
33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menilai adanya kebutuhan menjaga likuiditas menyebabkan sepertiga dari industri perbankan masih memberikan special rate di atas tingkat bunga penjaminan (TBP).

Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS, Anggito Abimanyu menjelaskan bahwa bank-bank melakukan penawaran bunga tinggi seperti mekanisme lelang. Artinya, bank yang membutuhkan dana akan “menawar” dengan bunga lebih tinggi agar nasabah mau menyimpan uangnya di bank tersebut.

Selain itu, ia menyinggung adanya persaingan menghimpun dana yang cukup ketat di industri perbankan.

“Karena memang market-nya menghendaki simpanan yang cukup tinggi ya sekarang ini. Apalagi persaingan dana kan juga cukup ketat ya,” tutur Anggito saat ditemui di BSI Tower, Selasa (14/4/2026).

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak tahu persis apa penyebab banyak bank yang memasang bunga tabungan yang tinggi. Namun, Anggito menyebut fenomena ini harus dibenahi.

Mantan Wakil Menteri Keuangan itu kemudian menyorot bahwa masalah pada permintaan pinjaman menjadi lebih penting.

“Tapi kalau saya lihat, mungkin yang penting bukan di atas TBP. Tapi kan demandnya, permintaan terhadap dana itu harus kuat ya. Ekonominya harus tumbuh, sehingga permintaan dana itu cukup kuat ya. Supply-nya sekarang kan nggak ada masalah ya, likuiditasnya cukup,” tutur Anggito.

Sebelumnya, LPS mengungkapkan bahwa masih banyak bank yang belum patuh terhadap memasang suku bunga simpanan di bawah TBP LPS. Hal ini tercermin oleh rata-rata suku bunga simpanan bank yang malah semakin meningkat dan melampaui TBP dari tahun ke tahun.

Anggito dalam paparannya, menunjukkan bahwa TBP LPS telah turun 75 basis poin (bps) untuk simpanan Rupiah di bank umum sejak Juni 2025. Namun demikian, proporsi simpanan nasabah yang mendapatkan suku bunga simpanan di atas TBP mencapai 25% pada Desember 2022, meningkat jadi 30% pada Desember 2024 dan bertambah lagi menjadi 33% pada Desember 2025.

“Itu cukup tinggi artinya bank-bank belum patuh kepada tingkat bunga penjaminan yang kita tetapkan,” tukas Anggito dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (9/4/2026).

Ia menyebut hal ini menjadi salah satu alasan mengapa suku bunga kredit perbankan belum bisa turun. Sebab, 33% porsi simpanan tergolong di atas TBP atau disebutnya mendapatkan “special rate.”

Menurut Anggito, selama ini TBP selalu berada di atas tingkat bunga pasar. Namun penetapan TBP LPS sepanjang 2025 yang cukup agresif menempatkannya di bawah suku bunga pasar.

“Padahal rule of thumb-nya memang harusnya tingkat bunga pasar itu melindungi suku bunga yang berlaku di pasar,” tutur Anggito.

Hal inilah yang kemudian mendasari LPS menetapkan untuk menahan TBP LPS untuk periode reguler Januari. Adapun TBP ditahan di level 3,5% untuk simpanan rupiah di bank umum, untuk valuta asing sebesar 2%, dan simpanan di Bank Perekonomian Rupiah (BPR) sebesar 6%. TBP tersebut berlaku sejak 1 Februari 2026 sampai dengan 30 Mei 2026.

Sebagai informasi, TBP akan menjadi patokan bank untuk mematok besaran bunga deposito, karena bunga yang lebih tinggi dari TBP tidak akan dijamin oleh LPS.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Video: Reksa Dana & Saham Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 8, 2026
Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

Tekanan Jual Masih Tinggi, Gimana Prospek Saham Perbankan?

November 8, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .