• Latest
Bos COIN Ungkap Alasan IPO di Tengah Ketidakstabilan Ekonomi

Bos COIN Ungkap Alasan IPO di Tengah Ketidakstabilan Ekonomi

July 11, 2025
Mitratel Mulai Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Rp582 per Saham

Mitratel Mulai Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Rp582 per Saham

October 28, 2026
Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Sentimen Ini Jadi Penekan!

Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 28, 2026
MSIG Life Perkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2030

MSIG Life Perkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2030

October 28, 2026
Laba Bank Jago (ARTO) Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya

Laba Bank Jago (ARTO) Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya

October 28, 2026
United Tractor (UNTR) Mau Bagi Dividen Rp 1,4 Triliun

United Tractor (UNTR) Mau Bagi Dividen Rp 1,4 Triliun

October 28, 2026
Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Senitimen Ini Jadi Penekan!

Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Senitimen Ini Jadi Penekan!

October 28, 2026
Asing Terus Keluar Efek MSCI, IHSG Lanjut Melemah ke 5.200-an

Asing Terus Keluar Efek MSCI, IHSG Lanjut Melemah ke 5.200-an

October 28, 2026
Laba Bersih Elnusa (ELSA) Rp681,5 Miliar di Kuartal III-2026

Laba Bersih Elnusa (ELSA) Rp681,5 Miliar di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

October 28, 2026
Harga Saham Turun Tajam, Bursa Suspensi ARKO

Harga Saham Turun Tajam, Bursa Suspensi ARKO

October 28, 2026
Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

October 28, 2026
Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bos COIN Ungkap Alasan IPO di Tengah Ketidakstabilan Ekonomi

1 year ago
in Market
Bos COIN Ungkap Alasan IPO di Tengah Ketidakstabilan Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (9/7/ 2025). Manajemen COIN mengungkapkan optimisme terhadap pasar kripto tanah air, meski di tengah ketidakpastian ekonomi. Malahan COIN optimistis IPO ini menjadi momentum untuk menggairahkan pasar kripto Indonesia.

Direktur Utama Indokripto Koin Semesta Ade Wahyu mengatakan meski industri kripto sering dianggap masih volatil, namun minat terhadap saham COIN sangat tinggi. Hal ini memperlihatkan antusiasme masyarakat tergolong tinggi terhadap industri kripto. Dia pun optimistis industri kripto nasional memiliki masa depan yang cerah, mengingat potensinya masih sangat besar.

“Jadi lebih dari 180 kali, kemudian pemesanan itu lebih dari 200 ribu kali. Ini saya meyakini bahwa ini peluangnya sangat besar, bahwa peluang ke depan itu terhadap industri kripto di Indonesia ini tinggi,” ujar dia dalam konferensi pers, ditulis Kamis (10/7/2025).

COIN pun sukses tercatat sebagai emiten ke-18 di tahun 2025 dan menjadi bursa Aset Kripto pertama di dunia yang sahamnya diperdagangkan di pasar modal Indonesia. Sebagai informasi, calon investor menyambut positif saham COIN selama masa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 2-7 Juli 2025. Dalam periode tersebut, saham COIN mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga lebih dari 180 kali dengan total pemesanan lebih dari 200.000 calon investor.

Tingginya antusiasme masyarakat mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi. Dia pun optimistis IPO COIN akan menjadi momentum awal yang baik bagi perjalanan perusahaan ini dalam mendorong terciptanya ekosistem aset kripto yang transparan, teregulasi, dan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

“Kami berterima kasih kepada regulator, para profesi penunjang, mitra-mitra dan investor atas kepercayaan dan dukungannya yang menyambut baik kehadiran COIN di pasar saham. Sebagai induk usaha dari PT Central Finansial X (CFX) sebagai Bursa Aset Kripto dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), kami percaya animo dari masyarakat terhadap saham COIN menggambarkan penerimaan aset kripto yang semakin luas dari masyarakat dan mengajak seluruh pihak untuk ikut melakukan pengawasan,” jelasnya.

Ade melanjutkan, dengan memutuskan menjadi perusahaan terbuka, COIN semakin memperkuat ekosistem aset kripto yang terintegrasi, lebih teregulasi. Berkat IPO ini, COIN kini dapat diawasi langsung oleh publik sehingga akuntabilitas perusahaan menjadi lebih baik dan membawa dampak positif bagi industri aset kripto di Indonesia.

IPO COIN pun disebut menjadi tonggak penting dalam kemajuan industri kripto Tanah Air. Berdasarkan data laporan terbaru dari Chainalysis Global Crypto Adoption Index, Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam adopsi aset kripto global, naik dari peringkat sebelumnya di posisi ketujuh. Artinya, Indonesia merupakan negara dengan adopsi aset kripto nomor satu di kawasan Asia Tenggara.

Peningkatan terhadap adopsi aset kripto secara global didukung oleh semakin bertambahnya jumlah konsumen aset kripto nasional yang sudah mencapai 14,16 juta orang per April 2025, atau terus bertambah dibandingkan Januari 2025 di angka 12 juta orang. Tingginya minat masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi yang sudah mendapatkan pengawasan dari Bursa CFX dan Lembaga Kustodian ICC pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan total transaksi aset kripto Indonesia yang mencapai hingga Rp 650,61 triliun pada akhir 2024.

Kehadiran COIN di bursa saham tanah air, menurutnya menjadi momentum bagi Indonesia menjadi pusat perdagangan aset kripto di Asia Tenggara, bukan sekadar menjadi pasar.

“Ke depannya dengan dukungan regulator, instansi terkait, dan infrastruktur bursa yang terpercaya, Indonesia dapat memfasilitasi transaksi lintas negara yang lebih jelas dan aman untuk bertransaksi aset kripto di Indonesia,” tandas Ade.

Sementara itu, salah satu pemegang saham COIN Andrew Hidayat mengatakan, sebanyak 200.000 investor berminat terhadap saham COIN selama periode penawaran umum. Capaian ini tentu menjadi awal yang baik bagi COIN untuk membantu perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

“Kita harus sama-sama mengawal, menjaga, dan dengan terbuka ini saya yakin lebih baik pengawasannya dari publik juga ikut membantu mengawasi,” terang dia.

Lantaran sudah berstatus sebagai perusahaan terbuka, kinerja COIN kini dapat dilihat secara transparan oleh para pelaku usaha di bidang kripto, termasuk oleh para pemain asing. IPO ini juga jadi momentum bagi COIN untuk memperkuat penerapan tata kelola usaha yang baik.

Dia juga berpendapat para investor asing akan merasa lebih aman seiring adanya IPO COIN. Terlebih lagi, regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memudahkan para investor asing untuk terlibat dalam Penanaman Modal Asing (PMA) dan trading kripto hingga membuka bank account.

 

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



OJK: Kripto Bukan Komoditas Lagi tapi Aset Keuangan




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mitratel Mulai Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Rp582 per Saham

Mitratel Mulai Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Rp582 per Saham

October 28, 2026
Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Sentimen Ini Jadi Penekan!

Rupiah Amblas ke Rp 18.100 Per USD, Sentimen Ini Jadi Penekan!

October 28, 2026
MSIG Life Perkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2030

MSIG Life Perkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2030

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .