• Latest
Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

October 28, 2026
Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

October 28, 2026
Harga Saham Turun Tajam, Bursa Suspensi ARKO

Harga Saham Turun Tajam, Bursa Suspensi ARKO

October 28, 2026
Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

October 28, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 28, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,32% ke 5.249

IHSG Dibuka Melemah 0,32% ke 5.249

October 28, 2026
Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed

Bursa Asia Kompak Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed

October 28, 2026
IHSG Ditutup Turun 1,9%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Turun 1,9%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 28, 2026
Laba Antam Naik 46% di Kuartal III, Ini Penyebabnya

Laba Antam Naik 46% di Kuartal III, Ini Penyebabnya

October 28, 2026
IHSG Ditutup Turun 1,9%,Tapi Asing Borong 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Turun 1,9%,Tapi Asing Borong 10 Saham Ini

October 28, 2026
IHSG Ditutup Turun 1,9%, Asing Buang 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Turun 1,9%, Asing Buang 10 Saham Ini

October 28, 2026
BRI Lanjutkan Buyback Saham, Siapkan Dana Jumbo Rp1 Triliun

BRI Lanjutkan Buyback Saham, Siapkan Dana Jumbo Rp1 Triliun

October 27, 2026
Babak Baru Demutualisasi BEI, RUPSLB Digelar Hari Ini

Babak Baru Demutualisasi BEI, RUPSLB Digelar Hari Ini

October 27, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

56 minutes ago
in Market
Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) tengah memperkuat sinergi dalam pengembangan produk, perluasan partisipasi pelaku pasar, dan penguatan infrastruktur pasar keuangan.

Penguatan ini dilakukan supaya pasar uang dan pasar valuta asing (PUVA) RI menjadi lebih likuid, efisien, dan berintegritas. Sebagai sebagai upaya untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta mendukung pembiayaan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

“Keberhasilan pendalaman PUVA tidak cukup berhenti pada tersedianya ketentuan dan infrastruktur, tetapi harus tercermin dari peningkatan aktivitas transaksi, perluasan partisipasi pelaku pasar yang kompeten, pembentukan harga yang semakin baik, serta penguatan tata kelola dan integritas pasar,” tegas Gubernur BI Destry Damayanti dalam High Level Meeting (HLM) BI bersama APUVINDO yang turut melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaku industri di Jakarta, dikutip Rabu (28/10/2026).

Destry mengatakan, pentingnya percepatan implementasi Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (BPPU) 2030 dengan mengarahkan fokus pengembangan PUVA dari penguatan fondasi menuju peningkatan aktivitas dan pemanfaatan produk serta infrastruktur pasar.

Implementasi BPPU 2030 terus diperkuat melalui pengembangan produk, pembentukan harga, peningkatan kapasitas pelaku, dan penguatan infrastruktur pasar keuangan.

Berbagai capaian strategis menurutnya telah dihasilkan antara lain pengembangan transaksi repo untuk meningkatkan likuiditas pasar uang, penguatan INDONIA sebagai referensi suku bunga, serta pengembangan instrumen lindung nilai dan transaksi valuta asing.

Capaian itu didukung penguatan peran Dealer Utama PUVA, peningkatan kompetensi dan integritas pelaku pasar, serta pengembangan infrastruktur untuk mendukung transaksi yang lebih efisien dan aman.

Memasuki 2027, BI bersama APUVINDO akan mengakselerasi implementasi BPPU 2030 melalui empat prioritas strategis, yaitu pengembangan pasar uang, pengembangan pasar valuta asing, penguatan pelaku pasar, dan pengembangan infrastruktur pasar keuangan.

Pengembangan pasar uang difokuskan pada penguatan Surat Berharga Komersial (SBK) sebagai alternatif pembiayaan sektor riil, perluasan penggunaan INDONIA sebagai referensi suku bunga berbagai produk keuangan, serta peningkatan likuiditas Overnight Index Swap (OIS) untuk mendukung pembentukan suku bunga yang lebih efisien. Upaya tersebut didukung perluasan basis investor dan peningkatan aktivitas transaksi di pasar sekunder.

Pengembangan pasar valuta asing dilakukan melalui perluasan akses lindung nilai dan penguatan konektivitas pasar domestik dengan pasar global. Optimalisasi VASTRA diarahkan untuk mempermudah akses lindung nilai bagi investor global, meningkatkan daya tarik aset Rupiah, serta mendukung aliran investasi portofolio berkelanjutan.

Sementara itu, penguatan ekosistem Renminbi, termasuk pengembangan Renminbi Clearing Bank, ditujukan untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi transaksi Renminbi-Rupiah serta mendukung implementasi Local Currency Transaction (LCT) Indonesia-Tiongkok.

Penguatan pelaku pasar difokuskan pada peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan integritas melalui penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Tresuri Indonesia, serta penerapan kode etik pasar. Penguatan tersebut didukung peningkatan peran APUVINDO sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) dalam mendorong standardisasi praktik dan tata kelola pasar.

Pengembangan infrastruktur pasar keuangan diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan Central Counterparty dan Tri-party Agent Repo, perluasan produk dan partisipan, serta penguatan konektivitas antarinfrastruktur untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan pengelolaan risiko transaksi PUVA.

APUVINDO sebagai SRO PUVA terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Bank Indonesia dalam menjembatani kebijakan dengan kebutuhan industri. Hingga Oktober 2026, APUVINDO memiliki 121 anggota, terdiri atas 105 institusi perbankan dan 16 lembaga nonbank serta penyelenggara infrastruktur pasar keuangan. Melalui kolaborasi dengan seluruh anggotanya, APUVINDO terus mendorong peningkatan aktivitas transaksi, optimalisasi pemanfaatan produk dan infrastruktur, serta penguatan kompetensi dan tata kelola pasar.

HLM BI-APUVINDO 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi BI, OJK, APUVINDO, dan industri dalam mewujudkan PUVA yang modern dan maju pada 2030. Bank Indonesia senantiasa mendorong percepatan implementasi berbagai inisiatif pendalaman pasar keuangan agar semakin berdampak nyata pada peningkatan aktivitas dan likuiditas pasar, penguatan efektivitas transmisi kebijakan moneter, serta dukungan terhadap stabilitas sistem keuangan dan pembiayaan perekonomian nasional secara berkelanjutan.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

October 28, 2026
Harga Saham Turun Tajam, Bursa Suspensi ARKO

Harga Saham Turun Tajam, Bursa Suspensi ARKO

October 28, 2026
Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .