• Latest
Harga Minyak Nangkring di US$ 69, Pasar Tunggu Kepastian Tarif Trump

Harga Minyak Nangkring di US$ 69, Pasar Tunggu Kepastian Tarif Trump

July 28, 2025
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

October 28, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Nangkring di US$ 69, Pasar Tunggu Kepastian Tarif Trump

1 year ago
in Market
Harga Minyak Nangkring di US$ 69, Pasar Tunggu Kepastian Tarif Trump
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah dunia terpantau stabil pada perdagangan Senin pagi (28/7/2025), di tengah ketidakpastian seputar kebijakan tarif Amerika Serikat terhadap Uni Eropa dan prospek surplus pasokan global menjelang akhir tahun.

Mengacu pada data Refinitiv per pukul 09.55 WIB, harga Brent (LCOc1) naik tipis ke level US$68,76 per barel, dari US$68,44 pada akhir pekan lalu. Sementara harga WTI juga menguat ke posisi US$65,43 per barel, dibanding US$65,16 pada Jumat (25/7).



Kenaikan ini terjadi setelah Brent sempat melemah 1,1% pada sesi sebelumnya. Stabilnya harga mencerminkan sikap hati-hati pasar menanti kepastian dari negosiasi dagang antara Washington dan Brussel. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menerapkan tarif sebesar 15% atas sebagian besar ekspor Uni Eropa mulai 1 Agustus, namun laporan terkini menunjukkan adanya kesepakatan awal antara kedua pihak.

Namun tekanan terhadap harga masih membayangi. Kekhawatiran atas prospek pertumbuhan global akibat ketegangan dagang, serta rencana OPEC+ untuk menambah kuota produksi, berpotensi menambah pasokan di tengah permintaan yang belum sepenuhnya pulih.

“Pasar sudah mulai memperhitungkan kemungkinan kelebihan pasokan pada kuartal IV/2025,” ungkap analis energi dari ANZ dalam catatannya.

Di sisi lain, negosiasi perdagangan antara AS dan China juga memberi sedikit dukungan terhadap harga. Menurut laporan South China Morning Post, kedua negara dikabarkan akan memperpanjang gencatan senjata tarif mereka selama tiga bulan ke depan. Pertemuan delegasi dagang dijadwalkan berlangsung hari ini di Beijing.

Kondisi ini membuat trader tetap waspada terhadap potensi jebakan harga di atas US$70 per barel. Sebagian besar pelaku pasar memilih wait and see hingga kejelasan lebih lanjut dari kebijakan perdagangan global dan langkah OPEC+ berikutnya.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Saudi Aramco Anjlok, ‘Hanya’ Raup Rp1,75 Kuadriliun di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .