• Latest
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

October 28, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

October 28, 2026
Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

1 hour ago
in Lifestyle
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (28/10/2026). IHSG naik 16,18 poin atau 0,31% ke level 5.282,31.

Pada pembukaan perdagangan hari ini IHSG dibuka melemah di level 5.249,07 dan tertekan pada sesi pertama. Indeks bergerak fluktuatif dan sempat menyentuh titik terendah hariannya di kisaran 5.170-an menjelang tengah hari.

Memasuki sesi kedua, tekanan jual mereda. IHSG berbalik arah, naik bertahap, lalu melewati level penutupan sebelumnya dan bergerak di zona hijau sampai akhir perdagangan. Penguatan makin kuat menjelang penutupan, hingga indeks mencetak level tertinggi hariannya di 5.282.

Aktivitas perdagangan hari ini mencatat volume 302,18 juta lot dengan nilai transaksi Rp14,48 triliun.

Sejumlah sentimen yang memengaruhi pasar keuangan global dan Tanah Air hari ini antara lain keputusan suku bunga bank sentral AS The Fed, aksi demo mahasiswa, hingga jatuhnya minat lelang.

Berikut beberapa sentimen pasar hari ini:

1. Keputusan Suku Bunga The Fed Oktober 2026

Sentimen terbesar hari ini akan datang dari The Fed. The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu waktu AS atau Kamis (29/10) pukul 01.00 WIB, dilanjutkan konferensi pers pada pukul 01.30 WIB.

Konsensus pasar memperkirakan bank sentral AS mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75%-4,00%, setelah menaikkan bunga sebesar 25 basis poin pada September

Meski suku bunga diperkirakan tidak berubah, perhatian investor akan tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh mengenai prospek inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan kemungkinan pengetatan kebijakan berikutnya.

Sikap yang lebih hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan aset berisiko, termasuk saham negara berkembang. Sebaliknya, sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda dapat memberikan ruang bagi pasar untuk menilai ulang prospek kebijakan moneter AS.

Bagi Indonesia, arah kebijakan The Fed menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah, arus modal asing, serta daya tarik SBM.

2. Minat Lelang SBN Turun

Minat investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) merosot tajam pada Selasa (27/10/2026). Total penawaran masuk hanya Rp31,09 triliun, anjlok 52,1% dari lelang sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak November 2024.

Di tengah lesunya permintaan, yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk SUN tenor sekitar 10 tahun justru melonjak ke 7,54%, tertinggi sejak November 2022. Angka ini naik 30 basis poin dalam dua pekan dan sekitar 147 bps dibandingkan awal 2026.

Pemerintah hanya menyerap SUN sebesar Rp20,65 triliun, di bawah target indikatif Rp30 triliun. Kombinasi penawaran yang melemah dan yield yang meningkat mengindikasikan tekanan pembiayaan, sekaligus berpotensi membuat biaya utang baru pemerintah semakin mahal.

Jatuhnya minat SBN ini dikhawatirkan akan terus memicu outflow sehingga saham an rupiah melemah.

3. Laba Industri China Naik

Laba industri China naik 15,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi CNY 6,03 triliun dalam sembilan bulan pertama 2026. Angka ini sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan 15,7% pada periode Januari-Agustus 2026.

Pertumbuhan laba masih ditopang oleh sektor manufaktur berteknologi tinggi, industri terkait kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta peralatan elektronik. Namun, permintaan domestik yang masih lesu terus membebani sejumlah industri.

Laba perusahaan milik negara meningkat 13,1% menjadi CNY 1,94 triliun. Sementara itu, perusahaan berbentuk perseroan saham gabungan mencatat kenaikan laba sebesar 20,8% menjadi CNY 4,67 triliun. Adapun laba perusahaan swasta tumbuh 8,7% menjadi CNY 1,51 triliun.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .