• Latest
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

May 13, 2026
Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

November 7, 2026
Ternyata MSCI Tak Ngefek Banyak, Ini Musuh Utama Bikin Rupiah Melemah

Ternyata MSCI Tak Ngefek Banyak, Ini Musuh Utama Bikin Rupiah Melemah

November 7, 2026
Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

November 7, 2026
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460

6 months ago
in Lifestyle
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp17.460
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil kembali ke zona penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.460/US$ atau menguat 0,17%. Kondisi ini sekaligus membalikkan arah rupiah setelah pada pembukaan perdagangan pagi tadi sempat melemah 0,06% ke level Rp17.500/US$.

Dengan demikian, rupiah terlihat mulai berusaha menjauhi level psikologis Rp17.500/US$. Penguatan hari ini juga mematahkan tren pelemahan rupiah dalam tiga hari perdagangan beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke level 98,419.


Penguatan rupiah hari ini cukup menarik karena terjadi di tengah dolar AS yang masih kuat di pasar global.

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam sepekan setelah data inflasi AS kembali memanas dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

CPI AS pada April 2026 naik 3,8% secara tahunan, tertinggi sejak Mei 2023, seiring dampak lonjakan harga minyak akibat perang dengan Iran.

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah juga masih tinggi setelah harapan damai AS-Iran kembali meredup. Kombinasi inflasi yang panas, harga minyak tinggi, dan risiko geopolitik membuat pasar semakin ragu terhadap peluang pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini.

Meski demikian, rupiah tetap mampu menguat di tengah tingginya minat terhadap aset safe haven, terutama dolar AS. Biasanya, kondisi dolar AS yang kuat dapat membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Perkembangan di pasar saham turut mencuri perhatian pelaku pasar. Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil review indeks global periode Mei 2026.

Hasilnya, Indonesia mendapat tekanan cukup besar setelah enam saham domestik dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sementara tidak ada saham baru Indonesia yang masuk ke indeks tersebut.

Di sisi lain, pada MSCI Global Small Cap Indexes, terdapat satu saham Indonesia yang masuk, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Namun, terdapat 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks small cap MSCI.

Seluruh perubahan tersebut akan efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Kondisi ini membuat ekspektasi terhadap capital outflow dari pasar saham domestik berpotensi meningkat. Pada akhirnya, hal tersebut dapat menambah tekanan terhadap rupiah.

Di tengah sentimen tersebut, penguatan rupiah juga diperkirakan ditopang oleh ekspektasi adanya dukungan kebijakan dari pemerintah untuk membantu stabilisasi pasar keuangan domestik.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan akan mulai membantu Bank Indonesia dalam mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS pada hari ini, Rabu (13/5/2026).

Purbaya menjelaskan, salah satu skema yang akan dimanfaatkan adalah dana stabilisasi obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF). Instrumen ini diharapkan dapat membantu meredam tekanan di pasar surat berharga negara, yang pada akhirnya turut menopang stabilitas rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

November 7, 2026
Ternyata MSCI Tak Ngefek Banyak, Ini Musuh Utama Bikin Rupiah Melemah

Ternyata MSCI Tak Ngefek Banyak, Ini Musuh Utama Bikin Rupiah Melemah

November 7, 2026
Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .