• Latest
Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II

Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II

May 13, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

November 6, 2026
Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

November 6, 2026
Ubah Sampah Bisa Jadi Mesin Uang, Ini Caranya

Ubah Sampah Bisa Jadi Mesin Uang, Ini Caranya

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II

6 months ago
in Market
Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonom DBS Bank memproyeksikan nilai tukar rupiah masih akan mengalami pelemahan lebih lanjut terhadap dolar AS pada kuartal II-2026.

Senior Economist and Executive Director DBS Bank, Radhika Rao mengatakan hal ini lantaran ketegangan dan kekhawatiran dari situasi geopolitik saat ini masih akan berlanjut.

Selain itu, ada beberapa ketidakpastian lain seperti implementasi penilaian terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 1 Juni mendatang, kebijakan fiskal pemerintah, dan penetapan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).

Namun, Rao tidak merincikan lebih detil berapa proyeksi nilai tukar rupiah di semester II-2026. Sebab, DBS Research Group masih memperhitungkan lebih lanjut.

“Jadi, dengan menggabungkan semua hal ini, kami memperkirakan sedikit lebih banyak pelemahan Rupiah pada kuartal ini,” kata Rao saat online briefing DBS Research, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, bank sentral sebenarnya sudah melakukan berbagai langkah untuk menahan pelemahan mata uang garuda. Seperti, Rao menyebut “intervensi pintar” yakni intervensi yang terukur di pasar valuta asing (valas). Kemudian aktif di instrumen Domestic Non-Deliverable Forward untuk menjaga stabilitas rupiah, memastikan kebutuhan valuta asing (FX) di pasar tetap tersedia, memperketat transaksi valas supaya tidak ada spekulasi berlebihan tanpa underlying transaksi nyata.

Rao menyebut langkah-langkah itu sebenarnya sudah umum dilakukan banyak bank sentral. Tetapi masalahnya, pelemahan rupiah yang tetap berlanjut menandakan adanya tekanan eksternal terhadap rupiah masih kuat.

Oleh karena itu, Rao menilai BI mungkin perlu membantu stabilisasi rupiah lewat kebijakan tambahan saat rapat bulan ini.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.460/US$ atau menguat 0,17%. Kondisi ini sekaligus membalikkan arah rupiah setelah pada pembukaan perdagangan pagi tadi sempat melemah 0,06% ke level Rp17.500/US$.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .