• Latest
BUMI Penuhi Kebutuhan Batu Bara Domestik, Minimal 25% dari Produksi

BUMI Penuhi Kebutuhan Batu Bara Domestik, Minimal 25% dari Produksi

July 28, 2025
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

BUMI Penuhi Kebutuhan Batu Bara Domestik, Minimal 25% dari Produksi

1 year ago
in Market
BUMI Penuhi Kebutuhan Batu Bara Domestik, Minimal 25% dari Produksi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT BUMI Resources Tbk (BUMI) mengalokasikan minimal 25% produksi batu bara untuk kebutuhan domestik. Sementara 75% sisanya di ekspor ke berbagai negara.

Adapun kapasitas produksi BUMI sejauh ini selalu stabil, berada di kisaran 75-80 juta ton per tahun.

“Kami mengalokasikan setidaknya 25% dari total produksi kami untuk domestik.Kami adalah eksportir batu bara termal terbesar dan mengekspor ke lebih dari 13 negara. Namun, Indonesia mungkin merupakan pasar terbesar kami, meskipun merupakan pasar tunggal. Jadi minimalnya 25%, tetapi angka kami lebih tinggi dari itu,” jelas Advisor PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Christopher Fong kepada CNBC Indonesia, Senin (28/7/2025).

Ia menjelaskan, pasar domestik sendiri terus tumbuh secara konsisten, sama seperti pasar internasional. Oleh karena itu, ke depan, BUMI menargetkan produksi batubara hingga 80 juta ton per tahun karena permintaan tetap stabil dan meningkat.

Adapun yang membuat produksi berpotensi tidak mencapai target, adalah cuaca sehingga produksi menjadi fluktuatif. Selain Indonesia, BUMI juga mengekspor batu bara hingga ke 14 negara tujuan, seperti China, India, dan Jepang. Namun menurutnya, pasar juga cukup merata hingga ke Thailand, Malaysia, dan Brunei.

Dirinya merinci bahwa banyak negara yang belum menjadi negara tujuan ekspor mereka. Hal ini lantaran terkendala logistik, jarak, dan biaya.

“Tapi seperti yang saya katakan, kami adalah yang terbesar secara global dalam hal ekspor. Dalam hal produksi, kami berada di 10 besar. Jadi untuk perusahaan Indonesia, kami telah memiliki banyak pencapaian besar, bahkan berada di peringkat keenam di dunia dalam total produksi batu bara termal,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada 2025, BUMI menargetkan produksi batu bara hingga 79-81 juta ton. Dari jumlah tersebut, Kaltim Prima Coal (KPC) akan berkontribusi terhadap produksi batu bara sebanyak 55-56 juta ton sedangkan Arutmin diperkirakan akan memproduksi batu bara sebesar 25-26 juta ton.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Ada Perubahan Royalti Batu Bara, Saham BUMI Ditutup Terbang 12%




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .