• Latest
OJK Godok Tokenisasi RWA, Hadirkan Kripto ‘Halal’ di RI

OJK Godok Tokenisasi RWA, Hadirkan Kripto ‘Halal’ di RI

May 22, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

October 21, 2026
Asing Kompak Buru 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat 5,6%

Asing Kompak Buru 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat 5,6%

October 21, 2026
Saham Teknologi Rebound, Bursa Asia Dibuka Menguat

Saham Teknologi Rebound, Bursa Asia Dibuka Menguat

October 21, 2026
Pengumuman BI Rate Bakal Lebih Cepat, Cek Jadwalnya di Sini?

Pengumuman BI Rate Bakal Lebih Cepat, Cek Jadwalnya di Sini?

October 21, 2026
DSN MUI Berharap Danantara Syariah Terbentuk Tahun Depan

DSN MUI Berharap Danantara Syariah Terbentuk Tahun Depan

October 21, 2026
IHSG Rebound! Tapi Asing Masih Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini

IHSG Rebound! Tapi Asing Masih Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini

October 21, 2026
Keluarga Thohir Borong Saham Alamtri (ADRO) Senilai Rp 1 Miliar

Keluarga Thohir Borong Saham Alamtri (ADRO) Senilai Rp 1 Miliar

October 21, 2026
Raffi Ahmad dan Boy Thohir Kompak Suntik Modal di Emiten VISI

Raffi Ahmad dan Boy Thohir Kompak Suntik Modal di Emiten VISI

October 21, 2026
Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

Bos OJK Bantah Baru Bertindak Tegas Setelah Diancam MSCI

October 20, 2026
Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US M

Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M

October 20, 2026
OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

OJK Bongkar Hasil Pemeriksaan 31 Saham HSC Bertahap, Ini Prosesnya

October 20, 2026
Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

October 20, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

OJK Godok Tokenisasi RWA, Hadirkan Kripto ‘Halal’ di RI

5 months ago
in Economy
OJK Godok Tokenisasi RWA, Hadirkan Kripto ‘Halal’ di RI
Share on FacebookShare on Twitter




Yogyakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menggodok model bisnis berbasis tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Asset (RWA) untuk diterapkan di Indonesia.

Jika skema ini berjalan, masyarakat berpeluang memperdagangkan aset kripto yang memiliki underlying atau aset dasar nyata di pasar Indonesia. Produk ini pun disebut sejalan dengan Fatwa MUI, sehingga pemberlakuannya bisa mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Djoko Kurnijanto mengatakan, pihaknya ingin menggabungkan tingginya adopsi kripto dengan pengembangan tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Asset (RWA).

“Ketika ada persetujuan ini, harapannya adalah penerbit dari token Real World Asset ini pun juga akan dibeli oleh teman-teman semua yang ada di sini. Artinya yang dibeli tidak koin yang kita tidak tahu asal dari mana, dan tidak tahu underlying-nya apa,” ungkap Djoko dalam Educational Class (Educlass), Jogja Financial Festival, di Yogyakarta, Jumat (22/5/026).

Dalam diskusi bertajuk New Wealth Era: Market, Algorithm, and Money yang diselenggarakan di Jogja Expo Centre (JEC), Bantul, Yogyakarta, Djoko menjelaskan, tokenisasi Real World Asset merupakan penerbitan token yang memiliki underlying aset riil.

Underlying tersebut bisa berupa emas, proyek, properti, surat berharga, hingga intellectual property yang ditokenisasi.

Ia mencontohkan, perusahaan yang memiliki tambang emas di Indonesia tidak hanya bisa menjual emas secara konvensional, tetapi juga dapat melakukan tokenisasi atas aset tersebut. Token itu kemudian bisa dijual di pasar perdana untuk menghimpun dana sebelum diperdagangkan di pasar sekunder.

“Maka itulah yang nantinya dapat mendatangkan manfaat (3:19) buat pelaku bisnis di Indonesia. Dia bisa memperoleh tambahan likuiditas. Ketika dia punya emas, tapi dia gak bisa ngapain-ngapain, sekarang dia bisa lakukan tokenisasi, dan dengan tokenisasi itu dia memperoleh inflow,” jelas Djoko.

Djoko menambahkan tokenisasi aset juga berkaitan dengan aspek syariah. Ia merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan aset kripto tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran di Indonesia karena alat pembayaran yang sah adalah rupiah.

Selain itu, aset kripto yang diperdagangkan tanpa underlying yang jelas juga dinilai tidak diperbolehkan. Namun, token yang memiliki underlying aset nyata melalui skema tokenisasi dinilai dapat diperdagangkan dan membuka peluang bagi pengembangan instrumen berbasis syariah.

Dalam acara yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Adi Budiarso mengungkapkan jumlah masyarakat Indonesia yang bertransaksi aset kripto telah menembus lebih dari 21 juta akun dan mayoritas berasal dari kelompok usia muda.

Tingginya animo masyarakat terhadap aset digital ini dinilai menunjukkan ekonomi digital Indonesia berkembang sangat cepat.

“Kalau kita lihat aset yang dapat diperdagangkan dari 2023 sampai 2026 bukan menurun tapi meningkat. Dari 501 sekarang menjadi sekitar 1.464 aset,” ujarnya.

Ia menambahkan tingginya transaksi aset kripto juga mulai memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Penerimaan pajak dari transaksi kripto disebut telah mencapai lebih dari Rp1,7 triliun.

(wia)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

October 21, 2026
Asing Kompak Buru 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat 5,6%

Asing Kompak Buru 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat 5,6%

October 21, 2026
Saham Teknologi Rebound, Bursa Asia Dibuka Menguat

Saham Teknologi Rebound, Bursa Asia Dibuka Menguat

October 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .