• Latest
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

October 21, 2026
Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Saham LUCY & VKTR

Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Saham LUCY & VKTR

October 21, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 21, 2026
Timah (TINS) Dapat Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri Rp 4 Triliun

Timah (TINS) Dapat Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri Rp 4 Triliun

October 21, 2026
2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit

2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit

October 21, 2026
Trinugraha Thohir Borong Saham Adaro Andalan (ADRO) Senilai Rp 1 M

Trinugraha Thohir Borong Saham Adaro Andalan (ADRO) Senilai Rp 1 M

October 21, 2026
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.980

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.980

October 21, 2026
IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,61% ke Level 5.310

IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,61% ke Level 5.310

October 21, 2026
Inflasi Naik & Rupiah Tertekan, BI Hadapi Dilema Suku Bunga

Inflasi Naik & Rupiah Tertekan, BI Hadapi Dilema Suku Bunga

October 21, 2026
Asing Kompak Buru 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat 5,6%

Asing Kompak Buru 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat 5,6%

October 21, 2026
Saham Teknologi Rebound, Bursa Asia Dibuka Menguat

Saham Teknologi Rebound, Bursa Asia Dibuka Menguat

October 21, 2026
Pengumuman BI Rate Bakal Lebih Cepat, Cek Jadwalnya di Sini?

Pengumuman BI Rate Bakal Lebih Cepat, Cek Jadwalnya di Sini?

October 21, 2026
DSN MUI Berharap Danantara Syariah Terbentuk Tahun Depan

DSN MUI Berharap Danantara Syariah Terbentuk Tahun Depan

October 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

1 hour ago
in People & Culture
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – IHSG mengakhiri perdagangan Selasa (20/10) dengan penguatan 5,65% ke level 5.278,99. Kenaikan indeks ditopang sejumlah saham berkapitalisasi besar, dengan BBRI (+9,84%), BBCA (+7,88%), dan TLKM (+16,38%) menjadi leading movers. Sebaliknya, BYAN (-3,86%), MORA (-6,87%), dan DCII (-1,14%) tercatat sebagai lagging movers.

Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp2,13 triliun, sementara secara keseluruhan pasar net sell mencapai Rp2,21 triliun. Dari sisi sektoral, seluruh 11 sektor berakhir di zona hijau. Sektor transportasi mencatat penguatan paling tinggi sebesar 8,55%.

Pergerakan bursa AS berlangsung variatif. Dow Jones naik 1,02% ke level 52.495, S&P 500 menguat 0,28% ke 7.712, sedangkan Nasdaq relatif datar dengan penurunan tipis 0,02% ke 26.424.

Penguatan IHSG terjadi setelah koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya, di tengah aksi bargain hunting, rencana buyback sejumlah emiten dengan nilai sekitar Rp4,50 triliun, serta sentimen terkait reformasi transparansi pasar modal. 

Rencana Danantara untuk menambah kepemilikan pada sejumlah saham BUMN, termasuk sektor perbankan, juga menjadi perhatian pasar di tengah sentimen terkait MSCI. Sejalan dengan IHSG, ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing menguat 7,18% dan 9,65%.

Dari sisi emiten, ada PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) yang memperluas bisnis pengujian, inspeksi, dan sertifikasi atau testing, inspection, and certification (TIC) ke Vietnam. Perseroan membuka kantor cabang di negara tersebut yang juga dipersiapkan sebagai basis ekspansi ke Laos dan Kamboja.

Ekspansi tersebut menyasar sektor kehutanan, lingkungan, dan pertanian. MUTU menjalin nota kesepahaman atau MoU dengan Forestry Science Institute of South Vietnam (FSISV), sekaligus mengembangkan layanan inspeksi halal sebagai bagian dari diversifikasi bisnis.

Langkah ini sejalan dengan bisnis MUTU yang telah memiliki basis di bidang sertifikasi keberlanjutan, kehutanan, dan sawit. Pendapatan dari segmen tersebut tumbuh 7,33% secara tahunan menjadi Rp331,48 miliar pada 2025.

Ekspansi ke kawasan Indochina juga membuka peluang sumber pendapatan baru, seiring industri TIC global yang diproyeksikan mencapai sekitar US$290 miliar pada 2029. Namun, kontribusi ekspansi tersebut terhadap pendapatan MUTU belum dapat dihitung karena perseroan belum mengungkapkan target pendapatan maupun nilai investasi. Sebagai gambaran, laba bersih MUTU pada 1H26 tercatat sebesar Rp14,72 miliar.

Selanjutnya, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), melalui anak usahanya WIKA Kobe yang merupakan perusahaan patungan dengan PS Construction Co., Ltd. asal Jepang, mulai melakukan pengiriman perdana bantalan rel kereta beton pracetak untuk proyek Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina.

Pengiriman melalui jalur laut tersebut dilakukan pada 22 September 2026. WIKA Kobe berperan sebagai pemasok bagi Colas Rail Philippines untuk Paket Kontrak CP106 yang mencakup E&M Systems and Track Works.

Kontrak yang berjalan hingga 2029 ini menjadi salah satu order ekspor WTON dan memberikan visibilitas pendapatan untuk sekitar tiga tahun ke depan. Manajemen menyebut proyek tersebut akan memberikan dampak terhadap pendapatan perseroan.

Order tersebut menjadi tambahan bagi kinerja WTON di tengah pendapatan 1H26 yang turun 5,51% YoY menjadi Rp1,48 triliun. Di sisi lain, laba bersih meningkat 9,14% YoY menjadi Rp4,75 miliar, didukung perbaikan margin. Besaran kontribusi proyek Metro Manila terhadap pendapatan belum dapat dihitung karena nilai kontrak belum diungkapkan.

Sementara itu, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan 120,72 juta saham baru. Saham tersebut memiliki nilai nominal Rp25 per saham dan harga pelaksanaan Rp994 per saham.

Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berpotensi memperoleh dana sekitar Rp120 miliar. Seluruh saham baru akan diserap oleh tiga pihak, yakni PT Harmoni Semesta Investama sebanyak 72,43 juta saham, PT Atlas Raya Abadi sebanyak 24,14 juta saham, serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebanyak 24,14 juta saham.

PT Harmoni Semesta Investama merupakan pihak terafiliasi dengan perseroan. Sementara itu, aksi korporasi ini akan menyebabkan kepemilikan pemegang saham publik terdilusi 3,78%, dari sebelumnya 19,99% menjadi 19,24%.

Rencana PMTHMETD tersebut telah memperoleh persetujuan dalam RUPS Independen pada 30 September 2026. Perseroan menjadwalkan penerbitan saham baru pada 28 Oktober 2026, kemudian pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Saham LUCY & VKTR

Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Saham LUCY & VKTR

October 21, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 21, 2026
Timah (TINS) Dapat Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri Rp 4 Triliun

Timah (TINS) Dapat Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri Rp 4 Triliun

October 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .