• Latest
Ini Penyebab IHSG Dibuka Melesat 2%

Ini Penyebab IHSG Dibuka Melesat 2%

June 2, 2026
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

October 14, 2026
Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

October 14, 2026
Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

October 14, 2026
Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

October 14, 2026
Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

October 14, 2026
Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

October 14, 2026
QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

October 14, 2026
Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

October 14, 2026
HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ini Penyebab IHSG Dibuka Melesat 2%

4 months ago
in Lifestyle
Ini Penyebab IHSG Dibuka Melesat 2%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pertama bulan Juni dengan kenaikan signifikan pada Selasa (2/6/2026), berbalik arah dari tekanan yang telah terjadi sejak bulan lalu. IHSG lompat ditopang oleh kinerja saham konglomerasi yang berbalik arah setelah sebelumnya sempat tertekan dalam.

Pada awal perdagangan, IHSG melesat 82,62 poin atau 1,35% ke posisi 6.210. Indeks sempat bergerak di rentang 6.11,97 hingga 6.153,71. Tak lama setelahnya, IHSG bahkan lompat 2% atau naik 122 poin ke level 6.249,98.

Nilai transaksi di awal perdagangan tercatat sebesar Rp 4,2 triliun dengan volume 4,91 miliar saham dan frekuensi374 ribu kali transaksi. Sebanyak 340 saham tercatat menguat, 237 melemah, dan 156 bergerak stagnan.

Emiten konglomerat khususnya milik Grup Barito tercatat menjadi yang paling banyak ditransaksikan pagi ini. Saham-saham Grup Barito juga tercatat melesat dan menjadi penggerak utama kinerja IHSG hari ini. Saham CUAN tercatat menyentuh batas auto rejection atas (ARA), saham BREN nyaris ARA, saham PTRO melesat 10% lebih, saham BRPT dan TPIA menguat nyaris dua digit, sedangkan saham TPIA menguat 3%.

Saham emiten batu bara Grup Sinar Mas (DSSA) yang sempat anjlok nyaris 90% tahun ini, menguat signifikan dan menyentuh ARA. Lalu saham AMMN milik Grup Salim juga lompat hari ini.

Saham-saham konglomerat lain, dari Grup Bakrie hingga emiten milik Happy Hapsoro tercatat menguat pada perdagangan hari ini.

Mengutip data Refinitiv, mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh infrastruktur, barang baku dan energi. Sedangkan sektor teknologi, konsumer primer dan kesehatan tercatat mengalami koreksi.

BREN tercatat menjadi penggerak utama kinerja IHSG hari ini dengan sumbangsih 28 indeks poin, disusul oleh BRPT dan BBCA sebesar 12 indeks poin. 

Lalu ada emiten konglomerat lain yakni DSSA dan AMMN dengan kontribusi atas penguatan 10 indeks poin.

Adapun emiten lain yang ikut menjadi penopang kinerja IHSG termasuk BBRI, CUAN, BMRI, AMRT dan VKTR.

Memasuki pekan pertama bulan Juni 2026, pelaku pasar akan mencermati sejumlah rilis data makroekonomi utama baik dari dalam maupun luar negeri.

Selain itu, terdapat beberapa implementasi kebijakan domestik strategis dan dinamika geopolitik global yang patut diperhatikan, termasuk terkait BUMN khusus ekspor.

Mulai 1 Juni 2026, pemerintah menjalankan serangkaian kebijakan baru yang menyasar pengelolaan devisa ekspor dan stabilitas pasar valas. Salah satu yang paling menonjol adalah pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai pengelola mekanisme ekspor satu pintu untuk tiga komoditas strategis, yakni batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. Ketiga komoditas tersebut menyumbang ekspor senilai US$66,13 miliar pada 2025 atau sekitar 23,4% dari total ekspor nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola sumber daya alam sekaligus memperkuat pengawasan transaksi ekspor.

“Sehingga nilai ekspor yang tercatat menggambarkan transaksi yang sebenarnya,” ujarnya. Pemerintah akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan selama masa transisi sebelum implementasi penuh pada 1 Januari 2027.

Pada saat yang sama, pemerintah juga mulai memberlakukan aturan baru terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) melalui PP Nomor 21 Tahun 2026. Eksportir sektor nonmigas kini diwajibkan menempatkan 100% DHE pada rekening khusus di dalam negeri selama minimal 12 bulan.

Untuk sektor migas, kewajiban penempatan ditetapkan sebesar 30% selama sedikitnya tiga bulan. Pemerintah juga membatasi konversi devisa ke rupiah maksimal 50% serta menyiapkan insentif perpajakan berupa tarif Pajak Penghasilan yang lebih rendah bagi eksportir yang patuh. Kebijakan ini diharapkan memperkuat cadangan devisa domestik sekaligus meningkatkan manfaat ekspor terhadap sistem keuangan nasional.

Sementara itu, bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6/2026) di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Melansir CNBC, sentimen tersebut membuat investor cenderung berhati-hati meskipun indeks saham utama Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan sebelumnya.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 dibuka turun 0,52%, sementara Topix terkoreksi lebih dalam sebesar 0,98%. Tekanan juga terjadi di Korea Selatan dengan indeks Kospi turun 0,32% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq anjlok 2,5%.

Pasar saham Australia turut bergerak di zona merah dengan indeks S&P/ASX 200 melemah 0,67%. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.207, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 25.398,18.

Pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru hubungan AS dan Iran setelah Presiden AS Donald Trump meremehkan kemungkinan gagalnya pembicaraan damai dengan Teheran. Dalam wawancara dengan CNBC, Trump mengatakan dirinya tidak terlalu peduli jika negosiasi tersebut berakhir.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .