• Latest
Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

October 14, 2026
Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

October 14, 2026
Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

October 14, 2026
Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

October 14, 2026
Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

October 14, 2026
QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

October 14, 2026
Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

October 14, 2026
HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

October 14, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,39% ke Level 5.948

IHSG Ditutup Menguat 0,39% ke Level 5.948

October 14, 2026
Pesan BEI ke Investor Hadapi Gejolak Pasar: Cerdas, Waspada & Tangguh

Pesan BEI ke Investor Hadapi Gejolak Pasar: Cerdas, Waspada & Tangguh

October 14, 2026
Emiten Haji Isam (PGUN) Buka Suara Soal Dampak Karhutla

Emiten Haji Isam (PGUN) Buka Suara Soal Dampak Karhutla

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

50 minutes ago
in Economy
Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti melihat instrumen keuangan syariah, khususnya sukuk, semakin mendapat perhatian investor global di tengah ketidakpastian pasar keuangan dunia. Karakteristik sukuk yang memiliki aset atau proyek sebagai dasar penerbitan dinilai menjadi salah satu faktor yang menopang daya tariknya.

Destry mengatakan perubahan preferensi investor tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperbesar peran instrumen keuangan syariah, baik di pasar domestik maupun internasional.

Menurutnya, produk keuangan syariah relatif memiliki ketahanan karena didukung oleh aset dasar (underlying asset), sehingga menawarkan karakteristik yang berbeda dibandingkan instrumen keuangan konvensional.

“Memang sekarang bergeser, banyak dari investor juga bergeser, dan biasanya produk keuangan syariah itu relatif stabil, karena dia punya underlyingnya,” ungkap Destry saat memberikan sambutan di pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di JCIC, Jakarta pada Selasa (14/10/2026).

Untuk menangkap peluang tersebut, pemerintah terus memperkuat pembiayaan berbasis syariah melalui penerbitan sukuk, termasuk instrumen yang menyasar investor di pasar internasional.

“Sekarang pun pemerintah rutin menerbitkan sukuk global, sukuk global untuk mencari memperluas akses pasar yang lebih luas,” tuturnya.

Salah satu langkah yang telah ditempuh adalah penerbitan Green Sukuk sejak 2018. Destry mengungkapkan, akumulasi penerbitan Green Sukuk Indonesia di pasar global telah mencapai US$7,7 miliar. Adapun di pasar domestik, nilai penerbitannya tercatat sebesar Rp108,9 triliun.

“Saya rasa juga menjadi pencapaian di keuangan syariah kita adalah pemerintah itu sebenarnya sudah mulai menerbitkan Green Sukuk Indonesia sejak 2018, dimana telah mencapai US$7,7 miliar,” ungkap Destry.

Gubernur BI pun mengatakan selain diincar negara-negara muslim, juga diincar negara di luar muslim seperti Amerika Serikat dan Eropa.

“Jadi Amerika, Eropa, kenapa? Karena mereka melihat produk ini produk yang sustain,” imbuhnya.

Karena itu, Destry mengajak para Kementerian/Lembaga terkait untuk bersama-sama merumuskan agar bisa menciptakan produk-produk keuangan syariah yang lebih bervariasi di tengah permintaan yang kuat,

Bahkan di dalam negeri saja, jumlah pembiayaan syariah telah mencapai Rp108,9 triliun. Destry mengatakan, pencapaian tersebut bisa didorong lagi mengingat jumlah tersebut baru mencerminkan 20,29% terhadap total keseluruhan outstanding SBN pemerintah sebesar Rp8.962,39 triliun per 30 September 2026 berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.

(ras/mij)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

October 14, 2026
Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .