• Latest
Rupiah Ditutup Menguat 0,2%, Dolar AS Turun ke Rp17.830

Rupiah Ditutup Menguat 0,2%, Dolar AS Turun ke Rp17.830

June 2, 2026
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

October 14, 2026
Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

October 14, 2026
Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

October 14, 2026
Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

October 14, 2026
Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

October 14, 2026
Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

October 14, 2026
QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

October 14, 2026
Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

October 14, 2026
HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Menguat 0,2%, Dolar AS Turun ke Rp17.830

4 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Menguat 0,2%, Dolar AS Turun ke Rp17.830
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil mengakhiri perdagangan awal bulan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), rupiah ditutup menguat 0,20% ke level Rp17.830/US$. Penguatan ini sekaligus mematahkan tren pelemahan rupiah dalam lima hari perdagangan beruntun.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak cukup volatil. Mata uang Garuda sempat dibuka menguat 0,08% di level Rp17.850/US$, lalu kembali tertekan hingga menyentuh Rp17.892/US$, sebelum akhirnya berbalik menguat hingga penutupan perdagangan.

Di sisi lain, Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB melemah 0,12% ke posisi 99,081.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh sentimen domestik dan eksternal.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia terus mengkalibrasi instrumen kebijakan di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Melalui Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 7 Tahun 2026, bank sentral resmi menurunkan batas transaksi pembelian dolar AS tanpa dokumen underlying dari sebelumnya US$100.000 menjadi US$50.000 per April 2026. Batas tersebut kembali dipersempit menjadi US$25.000 per pelaku per bulan yang berlaku mulai awal Juni 2026.

Kebijakan pengetatan pencatatan dasar transaksi di pasar tunai ini dibarengi dengan perluasan relaksasi pada pasar derivatif. Untuk instrumen seperti forward jual dan swap, batas transaksi tanpa underlying ditingkatkan menjadi US$10 juta per transaksi.

Pelaku pasar juga terus didorong untuk memanfaatkan skema Local Currency Transaction dalam perdagangan bilateral. Hingga April 2026, volume transaksi LCT telah mencapai US$22,61 miliar.

Namun demikian, dari sisi data perdagangan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia menyusut tajam pada April 2026. Surplus perdagangan hanya sebesar US$90 juta, turun jauh dari posisi Maret 2026 yang mencapai US$3,32 miliar.

Penyusutan surplus tersebut terjadi di tengah lonjakan impor. Nilai impor Indonesia naik 22,49% pada April 2026 menjadi US$25,21 miliar. Sementara itu, ekspor masih lebih besar dengan nilai US$25,30 miliar, meski pertumbuhannya lebih rendah, yakni 21,98%.

Dari eksternal, pelemahan dolar AS di pasar global turut membuka ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Kondisi ini membuat tekanan terhadap rupiah sedikit mereda pada akhir perdagangan hari ini.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .