• Latest
Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!

Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!

June 3, 2026
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

October 14, 2026
Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

October 14, 2026
Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

October 14, 2026
Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

October 14, 2026
Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

October 14, 2026
Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

October 14, 2026
QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

October 14, 2026
Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

October 14, 2026
HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!

4 months ago
in People & Culture
Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terus melemah pada pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Menurut data Refinitiv, pada pukul 11.00 WIB, Rp 17.925/US$.

Ini adalah level terburuk rupiah sepanjang masa terhadap greenback. Setelah menembus level psikologis Rp17.900/US$, rupiah kini semakin mendekati level psikologis berikutnya di Rp18.000/US$.

Chief Economist Permata Bank Josua Pardede mengakui bahwa pelemahan rupiah ke sekitar Rp17.900 mencerminkan bahwa pasar masih melihat tekanan rupiah sebagai gabungan antara tekanan global dan tekanan domestik, bukan lagi sekadar faktor musiman.

“Sentimen global yang paling dominan masih berasal dari ketidakpastian konflik AS-Iran, risiko pasokan energi melalui Selat Hormuz, harga minyak yang tetap tinggi, dan permintaan dolar AS sebagai aset aman,” papar Josua, Rabu (3/6/2026).

Di sisi lain, Josua menilai tekanan rupiah juga diperbesar oleh melemahnya bantalan neraca perdagangan.

“Surplus perdagangan April 2026 hanya sekitar US$ 90 juta, turun tajam dari US$ 3,32 miliar pada Maret, sementara secara kumulatif surplus Januari-April 2026 turun dari US$ 11,07 miliar menjadi US$ 5,64 miliar,” katanya.

Ini berarti pasokan dolar dari perdagangan barang menjadi jauh lebih tipis. Pada saat impor tumbuh tinggi, terutama untuk bahan baku, energi, dan barang modal, kebutuhan dolar meningkat, sementara tambahan dolar dari ekspor tidak cukup besar untuk menyeimbangkan pasar.

“Jadi, rupiah melemah bukan karena Indonesia langsung defisit perdagangan, tetapi karena kualitas surplusnya sudah melemah dan tidak lagi cukup kuat menjadi penyangga nilai tukar,” paparnya.

Adapun, mengenai peluang penguatan, Josua melihat ada peluang. Namun, dia mengaku lebih realistis dan melihatnya sebagai penguatan terbatas atau stabilisasi bertahap.

“Rupiah bisa kembali menguat ke kisaran Rp17.600 sampai Rp17.750 jika ada tiga syarat,” ujarnya.

Pertama, harga minyak turun lebih jelas karena kemajuan damai AS-Iran. Kedua, arus asing kembali masuk ke SBN dan SRBI dan ketiga, pemerintah memberi sinyal fiskal yang meyakinkan.

Namun, dia menilai jika harga minyak kembali naik, pembicaraan damai terhambat, dolar AS menguat lagi, dan investor masih melihat risiko fiskal serta neraca eksternal, rupiah berisiko bertahan di kisaran Rp17.800 sampai Rp18.000.

Rupiah sudah tercatat menuju bulan terburuk sejak Oktober 2024 karena kekhawatiran belanja fiskal dan harga minyak tinggi, sehingga pasar masih membutuhkan bukti perbaikan yang lebih kuat, bukan hanya pernyataan optimistis.

Surya Wijaksana, Ekonom UOB Kay Hian, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kemarin menipisnya surplus perdagangan Indonesia. Jika surplus menipis, maka ada pemburukan defisit transaksi berjalan ke depannya. Adapun, momen penguatan rupiah ke depannya tetap terbuka meskipun terbatas.

“Ya ada kemungkinan menguat saat (seasonal selesai). Tapi risiko nya dari kebijakan moneter global yang lebih hawkish. ECB kemungkinan besar naikin rate. Fed juga makin hawkish,” katanya.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .