• Latest
OJK Mau Merger Bank KBMI I dan II, Bos Bank Raya Bilang Gini

OJK Mau Merger Bank KBMI I dan II, Bos Bank Raya Bilang Gini

June 9, 2026
Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Menguat ke Rp17.920

Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Menguat ke Rp17.920

October 13, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,36 Persen ke Level 5.914

IHSG Dibuka Melemah 0,36 Persen ke Level 5.914

October 13, 2026
Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

October 13, 2026
XLSMART Angkat Warga Jerman Thomas Hundt Jadi Komisaris

XLSMART Angkat Warga Jerman Thomas Hundt Jadi Komisaris

October 13, 2026
IHSG Anjlok 2% Lebih, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari Ini

IHSG Anjlok 2% Lebih, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari Ini

October 13, 2026
Terungkap! 95,58% Saham Mitratel Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

Terungkap! 95,58% Saham Mitratel Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

October 13, 2026
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 13, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

OJK Mau Merger Bank KBMI I dan II, Bos Bank Raya Bilang Gini

4 months ago
in Market
OJK Mau Merger Bank KBMI I dan II, Bos Bank Raya Bilang Gini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) buka suara soal wacana konsolidasi/merger di kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) I. Dengan merger tersebut, pemerintah berharap bank-bank bisa naik kelas ke KBMI II.

Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif regulator dalam memperkuat struktur permodalan industri perbankan nasional. Perseroan menilai langkah tersebut dapat meningkatkan ketahanan dan stabilitas sistem perbankan sekaligus mendorong terciptanya industri yang lebih sehat.

“Kami tentunya akan dengan seksama mengikuti dan menunggu kelanjutan atas kajian konsolidasi perbankan dari regulator,” jelas Kicky dalam Public Expose Live BEI, Selasa, (9/6/2026).

Perseroan meyakini setiap langkah penataan yang diambil otoritas dapat menjadi terobosan untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi struktur permodalan perbankan nasional dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Meski demikian, Bank Raya menegaskan setiap keputusan strategis akan tetap berpedoman pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

“Tentunya ke depan setiap potensi konsolidasi ataupun langkah penguatan modal yang nanti akan dilakukan harapannya tentunya senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip tersebut serta memenuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku,” pungkasnya.

Sebagai informasi, modal inti Bank Raya per kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp2,85 triliun. Sehingga, Bank Raya masuk dalam kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) I, atau kategori bagi bank yang bermodal inti Rp3 triliun hingga Rp6 triliun,

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan penguatan bank-bank KBMI I sebagai bagian dari agenda strategis yang perlu ditempuh secara terarah dan prudent, dalam rangka memperkuat struktur dan ketahanan perbankan nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah ini dipandang penting terutama mempertimbangkan dinamika perkembangan teknologi informasi, akselerasi digitalisasi perbankan, ketidakpastian kondisi ekonomi global, serta meningkatnya risiko serangan siber.

OJK menilai bahwa bank-bank KBMI I masih memiliki ruang untuk memperkuat permodalan dan meningkatkan skala usaha melalui langkah penguatan baik secara organik maupun anorganik.

Dian mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan untuk penguatan fundamental dan konsolidasi kepada bank-bank mini pada akhir bulan Oktober 2025 lalu.

OJK kemudian mengimbau setiap bank KBMI I untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan berkelanjutan atas kinerja bisnis, permodalan, kualitas aset, tata kelola, model bisnis, dan prospek jangka panjang, termasuk mengidentifikasi opsi penguatan modal dan peluang konsolidasi yang sesuai karakteristik masing-masing bank.

Bahkan, Dian menyebut aksi merger dapat ditempuh oleh bank-bank mini yang kinerjanya tidak bertumbuh. Akan tetapi, ia menyebut hal itu membutuhkan pandangan visioner dari pemegang saham pengendali (PSP).

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Menguat ke Rp17.920

Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Menguat ke Rp17.920

October 13, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,36 Persen ke Level 5.914

IHSG Dibuka Melemah 0,36 Persen ke Level 5.914

October 13, 2026
Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

October 13, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .