• Latest
Nasib IHSG Siang Ini, Transaksi Sepi & Turun 2,42%

Nasib IHSG Siang Ini, Transaksi Sepi & Turun 2,42%

June 30, 2026
OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

October 6, 2026
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

Video: Harga Minyak Tertekan – Harga Batu Bara Tembus USD 150 per ton

October 6, 2026
POOL Jual 30% Saham Pool Advista Finance ke Perusahaan Asal Singapura

POOL Jual 30% Saham Pool Advista Finance ke Perusahaan Asal Singapura

October 6, 2026
Yaman Serang Houthi, IHSG Menguat Tapi Rupiah Anjlok Lagi

Yaman Serang Houthi, IHSG Menguat Tapi Rupiah Anjlok Lagi

October 6, 2026
Astra International (ASII) Bagi Dividen Rp3,89 T, Catat Tanggalnya

Astra International (ASII) Bagi Dividen Rp3,89 T, Catat Tanggalnya

October 6, 2026
IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

October 6, 2026
Tujuh Emiten Bakal Bagi Dividen Pekan Ini, Simak Jadwalnya!

Tujuh Emiten Bakal Bagi Dividen Pekan Ini, Simak Jadwalnya!

October 6, 2026
Breaking! IHSG Melesat 1,01% ke 6.180

Breaking! IHSG Melesat 1,01% ke 6.180

October 6, 2026
Pertengahan Sesi I IHSG Menguat 1%

Pertengahan Sesi I IHSG Menguat 1%

October 6, 2026
Jasa Marga Angkat Oemi Vierta Moerdika Jadi Dirut Anak Usaha

Jasa Marga Angkat Oemi Vierta Moerdika Jadi Dirut Anak Usaha

October 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 6, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Nasib IHSG Siang Ini, Transaksi Sepi & Turun 2,42%

3 months ago
in Market
Nasib IHSG Siang Ini, Transaksi Sepi & Turun 2,42%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terjerembab ke zona merah siang ini, Selasa (30/6/2026). 

IHSG turun 2,42% atau -141,04 poin ke level 5.679.75. Mayoritas saham turun dengan volume yang tipis. 

Tercatat ada 618 emiten di zona merah, 103 di zona hijau, dan 238 stagnan. Nilai transaksi masih terbilang sepi dan hanya berpusat di dua emiten yang BBCA dan PANI yang menyumbang 61,5%. 

Berbeda dengan kemarin, tekanan jual langsung menghantam IHSG sejak awal pembukaan. Berdasarkan data pasar IHSG bergerak pada rentang 5.638,57–5.811,67. Sebagai informasi pada perdagangan kemarin IHSG ditutup di level 5.820,79 (-1,28%).

Mengutip Refinitiv, BBCA menjadi pemberat utama dengan bobot -18,73 poin. Kemudian diikuti oleh BBRI -9,41 poin dan ASII -6,78 poin. Di sisi sebaliknya tidak ada saham yang memiliki bobot signifikan untuk menahan IHSG anjlok. 

Adapun analis Doo Financial Sekuritas Lukman Leong mengatakan sentimen negatif terhadap hasil kajian lembaga rating global. masih belum pulih.

“Walau rupiah sudah stabil namun potensi downgrade status pasar masih ada,” ujarnya saat dihubungi oleh CNBC Indonesia, Selasa (30/6/2026).

Selain itu, dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah masih menekan sentimen resiko. “Investor asing pun hanya choppy trade, masuk dan keluar dalam jangka waktu yang singkat,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus yang mengatakan bahwa para investor masih menyoroti hasil kajian lembaga rating S&P.

“Sentimen hari ini juga lebih kepada penantian akan S&P rating,” sebutnya.

Ia menambahkan, sentimen negatif lainnya juga berasal dari negosiasi Amerika dan Iran juga belum menemui titik terang. “AS dan Iran mulai kembali pembicaraan, namun kita justru masih seperti enggan untuk berinvestasi,” imbuhnya.

Pasar keuangan Indonesia akan menutup perdagangan pada paruh pertama atau semester I tahun ini pada hari ini. Menjelang semester II, bursa saham diharapkan sudah bangkit.

Terkait update perang, tim negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran semula dijadwalkan bertemu di Doha pekan ini. Namun, Iran menegaskan belum ada agenda perundingan dengan AS, meski kedua negara sama-sama mengirim delegasi ke Qatar.

Berdasarkan nota kesepahaman (MoU), kedua negara memiliki waktu sedikitnya 60 hari untuk membahas program nuklir Iran, cadangan uranium yang diperkaya tinggi, serta menyusun gencatan senjata permanen. Namun, proses negosiasi berjalan lambat karena kedua pihak saling menuduh melanggar kesepakatan.

Sementara itu, Indeks Dolar melemah ke 101,1 pada Senin kemarin, terendah dalam lima hari terakhir. Melemahnya indeks menandai investor tengah menjual aset dolar mereka. Kondisi ini diharapkan menjadi kabar baik bagi rupiah karena ada potensi inflow dari investor asing ke mata uang Garuda.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

October 6, 2026
Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

Masuk Ke Bisnis Otomotif, INPS Caplok 90% Saham Tri Satria Indah Motor

October 6, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,26% ke Level 6.196

October 6, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .