• Latest
IHSG Dibuka Naik 0,17%, Tapi Langsung Balik Arah ke Zona Merah

IHSG Dibuka Naik 0,17%, Tapi Langsung Balik Arah ke Zona Merah

July 13, 2026
Armagedon Politik Israel, Rezim Netanyahu Bisa Tumbang Bulan Depan

Armagedon Politik Israel, Rezim Netanyahu Bisa Tumbang Bulan Depan

October 1, 2026
OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

October 1, 2026
Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

October 1, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

October 1, 2026
IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

October 1, 2026
AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

October 1, 2026
Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

October 1, 2026
Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

October 1, 2026
Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

October 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Dibuka Naik 0,17%, Tapi Langsung Balik Arah ke Zona Merah

3 months ago
in Lifestyle
IHSG Dibuka Naik 0,17%, Tapi Langsung Balik Arah ke Zona Merah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin (13/7/2026), di tengah dominasi sentimen global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Merujuk data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 10,36 poin atau 0,17% ke level 5.934,72. Sebanyak 223 saham menguat, 96 saham melemah, dan 340 saham bergerak stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 161,45 miliar yang melibatkan 447,22 juta saham dalam 62.926 kali transaksi.

Namun selang beberapa menit setelah pasar buka, IHSG terpantau malah berbalik arah dan bergerak di zona merah.

Memasuki pekan perdagangan minggu ini, pelaku pasar global dan domestik akan memfokuskan perhatian pada serangkaian rilis data makroekonomi esensial.

Data-data tersebut diproyeksikan akan memberikan indikasi lanjutan terkait arah kebijakan moneter dari bank sentral utama, efektivitas langkah pemulihan ekonomi, serta dampak dari eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap stabilitas harga komoditas global.

Indikator yang akan dirilis mencakup kinerja perdagangan, inflasi tingkat konsumen dan produsen, pertumbuhan ekonomi, hingga posisi utang luar negeri. Berikut adalah rincian jadwal rilis data ekonomi yang perlu dipantau oleh para pelaku pasar pada minggu ini.

Sementara itu, bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Senin (13/7/2026) meski ketegangan geopolitik masih membayangi sentimen pasar.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,28%, sementara Topix menguat 0,72%. Di Korea Selatan, Kospi bertambah 0,58% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melonjak 1,84%, sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka relatif datar.

Pendiri Fed Watch Advisors, Ben Emons, mengatakan potensi penutupan Selat Hormuz masih menjadi faktor yang membebani sentimen pasar. Namun, menurutnya selama belum ada prospek nyata penutupan jalur pelayaran tersebut dalam beberapa bulan ke depan yang dapat memicu krisis energi global, perhatian investor akan lebih tertuju pada data inflasi AS, perkembangan kebijakan moneter, serta musim laporan keuangan perbankan.

Musim laporan keuangan di Wall Street akan menjadi sorotan utama pekan ini dengan sejumlah bank besar AS dijadwalkan merilis kinerja keuangannya. Emiten seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, dan Wells Fargo termasuk di antara 28 perusahaan anggota indeks S&P 500 yang akan mengumumkan hasil kuartal II-2026.

Selain sektor perbankan, investor juga menantikan laporan keuangan dari sejumlah perusahaan besar lainnya seperti Netflix, Johnson & Johnson, dan UnitedHealth. Kinerja emiten-emiten tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi dan daya tahan konsumsi di AS.

Ekspektasi terhadap musim laporan keuangan kali ini tergolong tinggi. Berdasarkan data FactSet, analis memperkirakan laba perusahaan anggota S&P 500 pada kuartal II-2026 tumbuh lebih dari 23% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Chief Investment Officer Raymond James, Larry Adam, mengatakan sektor teknologi akan menjadi perhatian utama investor, khususnya terkait keberlanjutan dorongan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terhadap pertumbuhan laba perusahaan.

Menurutnya, meskipun muncul kekhawatiran perusahaan hyperscaler mulai mengurangi belanja modal untuk AI, rencana investasi diperkirakan tetap dipertahankan bahkan meningkat hingga 2028.

Adam menilai penggunaan AI telah memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha sehingga tren investasinya masih akan berlanjut. Ia mencatat penyebutan AI dalam paparan perusahaan di seluruh 11 sektor industri meningkat 98% secara tahunan dan mencapai rekor tertinggi, mencerminkan semakin luasnya adopsi teknologi tersebut.

Selain musim laporan keuangan, pelaku pasar juga akan mencermati rilis data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) AS periode Juni yang dijadwalkan terbit pada Selasa waktu setempat. Data inflasi tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Armagedon Politik Israel, Rezim Netanyahu Bisa Tumbang Bulan Depan

Armagedon Politik Israel, Rezim Netanyahu Bisa Tumbang Bulan Depan

October 1, 2026
OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

OONA Indonesia Divestasi 62 Juta Saham ABDA, Raup Duit Rp305 Miliar

October 1, 2026
Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

Presiden Komisaris dan Direktur Link Net (LINK) Mundur Bersamaan

October 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .