• Latest
Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

July 17, 2026
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

September 29, 2026
Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

September 29, 2026
IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

September 29, 2026
Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

September 29, 2026
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

September 29, 2026
Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

September 29, 2026
DPR Tetapkan UU APBN 2027, Partai di DPR Sorot Persoalan Ini!

DPR Tetapkan UU APBN 2027, Partai di DPR Sorot Persoalan Ini!

September 29, 2026
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

September 29, 2026
Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai

Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai

September 29, 2026
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

September 29, 2026
Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, Lego ADMF Hingga BBCA

Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, Lego ADMF Hingga BBCA

September 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

2 months ago
in Lifestyle
Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda mengawali perdagangan dengan stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (17/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah dibuka tidak berubah dan masih bertahan di posisi Rp17.980/US$. Posisi tersebut bertahan setelah rupiah menguat tajam 0,44% pada penutupan perdagangan sebelumnya yang sekaligus membuat rupiah menguat dibawah level Rp18.000/US$.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau bergerak stabil di posisi 100,753 pada pukul 09.00 WIB. Setelah di perdagangan sebelumnya, DXY menguat 0,28%. 


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global dan perkembangan konflik di Timur Tengah.

Dolar AS cenderung stabil pada perdagangan Jumat, tetapi berada di jalur pelemahan secara mingguan. Data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan membuat pelaku pasar mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Data lain juga menunjukkan perekonomian AS masih cukup kuat, terutama dari kondisi pasar tenaga kerja yang stabil. Meski demikian, ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan ini setelah inflasi konsumen AS melandai pada Juni.

Namun, pejabat The Fed masih berhati-hati karena perbaikan inflasi baru terlihat dalam satu bulan, setelah sebelumnya bergerak naik selama beberapa bulan. Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak menunjukkan perbaikan dalam waktu dekat.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli kini berada di level 11%, turun dari 25% pada pekan lalu. Pasar juga memperkirakan kenaikan suku bunga sekitar 26 basis poin hingga Desember, lebih rendah dibandingkan 44 basis poin pada awal pekan ini.

Sentimen pasar turut dibayangi kembali memanasnya konflik antara Iran dan AS. Kedua negara saling meningkatkan serangan dalam sepekan terakhir hingga membuat kesepakatan gencatan senjata bulan lalu nyaris runtuh.

Eskalasi tersebut mendorong permintaan terhadap aset aman, termasuk dolar AS, sekaligus membawa harga minyak mendekati posisi tertinggi dalam satu bulan. Pelaku pasar juga menanti pidato Presiden AS Donald Trump yang berpotensi memberikan petunjuk baru mengenai arah konflik tersebut.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

September 29, 2026
Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

September 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .