• Latest
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

September 29, 2026
Saham Digembok Bursa karena Modal Cekak, Air Asia (CMPP) Janjikan Ini

Saham Digembok Bursa karena Modal Cekak, Air Asia (CMPP) Janjikan Ini

September 30, 2026
IHSG Tiba-Tiba Ambruk 0,83% ke Level 6.071, Ada Apa?

IHSG Tiba-Tiba Ambruk 0,83% ke Level 6.071, Ada Apa?

September 30, 2026
Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

September 30, 2026
LPKR Tegaskan Tak Terafiliasi dalam Perkara Lippo Marina Singapura

LPKR Tegaskan Tak Terafiliasi dalam Perkara Lippo Marina Singapura

September 30, 2026
Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor

Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor

September 30, 2026
Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

September 30, 2026
Telkom Gelar RUPSLB Hari Ini, Salah Satunya Perubahan Pengurus

Telkom Gelar RUPSLB Hari Ini, Salah Satunya Perubahan Pengurus

September 30, 2026
BI Blak-Blakan! Sederet Kebijakan Ini Keluar Demi Jaga Rupiah

BI Blak-Blakan! Sederet Kebijakan Ini Keluar Demi Jaga Rupiah

September 30, 2026
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870

September 30, 2026
Catat Jadwalnya, Anak Usaha Astra (ASGR) Mau Tebar Dividen Rp297/Saham

Catat Jadwalnya, Anak Usaha Astra (ASGR) Mau Tebar Dividen Rp297/Saham

September 30, 2026
OJK Bubarkan Dana Pensiun BASF Indonesia, Tunjuk Likuidator

OJK Bubarkan Dana Pensiun BASF Indonesia, Tunjuk Likuidator

September 30, 2026
China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?

China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?

September 30, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 30, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

1 day ago
in Economy
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berhasil lolos dari tekanan dan berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa (29/9/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di posisi Rp17.960/US$ atau terapresiasi tipis 0,03%. Penguatan tersebut membalikkan pergerakan pada Senin (28/9/2026), ketika rupiah ditutup melemah 0,48% ke level Rp17.965/US$. 

Tekanan sebenarnya terjadi pada rupiah diawal perdagangan hari ini. Rupiah dibuka melemah 0,03% di posisi Rp17.970/US$, kemudian pelemahannya membesar hingga dolar AS sempat menembus Rp18.010.

Posisi tersebut menjadi level terlemah rupiah sepanjang perdagangan hari ini. Mata uang Garuda kemudian mampu bangkit 40 poin dari titik terlemahnya dan berakhir di zona hijau.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,14% ke posisi 101,338.


Bank Indonesia (BI) menilai tekanan terhadap rupiah masih berasal dari kombinasi sentimen global dan kebutuhan valuta asing di dalam negeri.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan kekhawatiran terhadap inflasi global dan risiko fiskal masih mendorong penguatan dolar AS.

Tekanan inflasi kembali meningkat ketika harga minyak naik hingga di atas US$108 per barel karena belum tercapainya kesepakatan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kondisi tersebut memperbesar perkiraan bahwa The Federal Reserve (The Fed) masih akan melanjutkan pengetatan kebijakan moneternya.

“Hal ini mendorong ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat lebih lanjut, sehingga yield UST tenor 10 tahun kembali naik ke level 5,23%, tertinggi sejak 2007,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah juga berasal dari meningkatnya kebutuhan valuta asing oleh importir menjelang berakhirnya kuartal III-2026. Arus keluar dana dari portofolio aset negara berkembang di tengah kenaikan imbal hasil obligasi turut menambah tekanan.

Kendati demikian, BI menilai pergerakan rupiah masih sejalan dengan mata uang kawasan. Secara quarter-to-date (QTD), pelemahan rupiah masih terbatas sebesar 0,67%.

Posisi cadangan devisa Indonesia juga meningkat menjadi US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026. Cadangan tersebut menjadi salah satu penopang kemampuan BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

BI memastikan akan terus berada di pasar untuk menjaga mekanisme pasar berjalan dengan baik dan memastikan rupiah bergerak sesuai dengan fundamentalnya.

Strategi stabilisasi dilakukan melalui transaksi non-deliverable forward (NDF) di pasar luar negeri serta transaksi spot dan domestic non-deliverable forward (DNDF) di pasar domestik. BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Selain itu, BI memperkuat operasi moneter yang berorientasi pada mekanisme pasar atau pro-market, meningkatkan insentif bagi instrumen swap dan DNDF lindung nilai, serta memperkuat koordinasi dengan korporasi dan pelaku pasar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saham Digembok Bursa karena Modal Cekak, Air Asia (CMPP) Janjikan Ini

Saham Digembok Bursa karena Modal Cekak, Air Asia (CMPP) Janjikan Ini

September 30, 2026
IHSG Tiba-Tiba Ambruk 0,83% ke Level 6.071, Ada Apa?

IHSG Tiba-Tiba Ambruk 0,83% ke Level 6.071, Ada Apa?

September 30, 2026
Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

September 30, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .