• Latest
Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

September 30, 2026
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

October 1, 2026
IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman Punya Harta Rp 52,8 Miliar

October 1, 2026
AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

AZKO Perkuat Bisnis Berkelanjutan lewat Sustainability Ambitions 2030

October 1, 2026
Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

Sah! Nanang Hendarno Jadi Dirut Telkom (TLKM), Gantikan Dian Siswarini

October 1, 2026
Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

Jadi Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Punya Harta Rp 4,7 Miliar

October 1, 2026
Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

October 1, 2026
Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
Tugu Insurance (TUGU) Angkat Komisaris & Dewan Syariah Baru

Tugu Insurance (TUGU) Angkat Komisaris & Dewan Syariah Baru

October 1, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

1 day ago
in Economy
Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di sejumlah tempat penukaran uang (money changer) sudah mulai mereda, setelah rupiah sempat nyaris menyentuh Rp 18.000-an per dolar AS pada Senin (28/9/2026) lalu.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di dua money changer Jakarta Pusat, rupiah diperdagangkan di kisaran level Rp 17.900-an per dolar AS.

Salah satunya di money changer Valuta Inti Prima (VIP). Kurs tengah rupiah terhadap dolar AS yang dipatok di tempat penukaran uang itu berada di Rp 17.910/US$. Padahal pada Senin lalu, masih berada di Rp 17.950/US$.

Dari sisi kurs beli, dolar AS saat ini berada di Rp 17.900/US$, sedangkan kurs jual Rp 17.930/US$.

Seorang petugas di money changer ini mengungkapkan banyak masyarakat yang sempat menukarkan dolar AS ke rupiah saat nilainya nyaris menyentuh Rp 18.000-an.

“Sempat ramai pas nyaris sentuh Rp 18.000, sekarang sudah agak melandai, mulai berkurang yang menukarkan dolar AS ke rupiah,” kata salah satu petugas keamanan saat ditemui CNBC Indonesia, Rabu (30/9/2026).

Bahkan, menurutnya, masyarakat yang sudah memiliki dolar AS, diuntungkan dari pelemahan rupiah.

“Yang sudah punya dolar AS, lebih diuntungkan karena kalau ditukar, malah banyak dapat rupiah, biasanya ini yang kerja di luar negeri ya,” ujarnya.

Sementara itu di money changer lainnya yakni di Mekar Setia Abadi, dolar AS bahkan sudah menyentuh Rp 18.000-an per US$. Pada kurs beli, mencapai Rp 17.990/US$. Sedangkan kurs jual mencapai Rp 18.300/US$.

Salah satu petugas di money changer Mekar Setia Abadi mengatakan jumlah penukar tersebut masih tergolong normal dan tidak ada kenaikan jumlah penukar meski dolar AS menembus Rp 18.000-an.

“Kalau dibilang ramai sih ya biasa aja, ada aja yang nukarin gitu, enggak ada peningkatan sejak dolar AS jadi Rp 18.000-an,” kata salah satu petugas.

Ia melanjutkan, posisi dolar AS yang menyentuh Rp 18.000-an sudah terjadi sejak Juni 2026.

“Sudah dari Juni 2026, enggak baru-baru ini kok Rp 18.000-nya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah telah mampu melesat menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (30/9/2026).

Merujuk data Refinitiv, per pukul 11.06 WIB, rupiah terapresiasi 0,53% ke posisi Rp17.865/US$.

Penguatan rupiah semakin besar setelah mata uang Garuda membuka perdagangan di level Rp17.910/US$. Dengan demikian, rupiah telah menguat 45 poin dari posisi pembukaan.

Dibandingkan penutupan perdagangan Selasa (29/9/2026) di Rp17.960/US$, rupiah telah menguat 95 poin. Penguatan ini sekaligus membawa rupiah menjauh dari level psikologis Rp18.000/US$ yang sempat ditembus dalam perdagangan intraday kemarin.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

Hari Pertama Pelaksanaan Short Selling, Ada 50 Investor Ikut

October 1, 2026
Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

Video: Keyakinan Konsumen Naik, Penjualan AC

October 1, 2026
IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

IHSG Masih Tertekan, Melemah 1,02% ke Level 6.009

October 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .