• Latest
MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem

MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem

July 17, 2026
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

September 29, 2026
Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

September 29, 2026
IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

September 29, 2026
Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

September 29, 2026
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

September 29, 2026
Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

September 29, 2026
DPR Tetapkan UU APBN 2027, Partai di DPR Sorot Persoalan Ini!

DPR Tetapkan UU APBN 2027, Partai di DPR Sorot Persoalan Ini!

September 29, 2026
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

September 29, 2026
Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai

Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai

September 29, 2026
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

September 29, 2026
Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, Lego ADMF Hingga BBCA

Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, Lego ADMF Hingga BBCA

September 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem

2 months ago
in Market
MSCI Terapkan Aturan Baru untuk Saham dengan Lonjakan Harga Ekstrem
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Penyedia indeks global MSCI merombak metodologi penyaringan saham dengan lonjakan harga ekstrem (Extreme Price Increase/EPI) dalam indeks globalnya.

Perubahan tersebut dikonfirmasi melalui pengumuman pada 16 Juli 2026 dan akan mulai berlaku efektif pada peninjauan indeks (Index Review) Agustus 2026.

MSCI menyatakan saham yang mendapat penanda EPI dengan Foreign Inclusion Factor (FIF) sebesar 0,75 atau lebih kini dikecualikan dari penyaringan EPI. Dengan demikian, saham-saham tersebut tetap berpeluang masuk ke MSCI Global Standard Indexes, selama memenuhi seluruh persyaratan inklusi indeks lainnya.

Sementara itu, saham berstatus EPI dengan FIF di bawah 0,75 yang telah memenuhi persyaratan lain untuk masuk ke Standard Index akan diperlakukan berbeda. Untuk saham yang belum menjadi konstituen MSCI Investable Market Indexes (IMI), MSCI tidak akan memasukkannya ke Standard Index dan akan mempertahankannya di market investable universe untuk dievaluasi kembali pada peninjauan indeks berikutnya.

Adapun untuk saham yang saat ini sudah menjadi konstituen MSCI Small Cap Indexes dan mengalami EPI, perlakuannya akan ditentukan berdasarkan kapitalisasi pasarnya terhadap batas ukuran segmen pasar (Standard Index Market Size-Segment Cutoff).

Saham dengan kapitalisasi pasar penuh di bawah 1,8 kali ambang batas Standard Index atau kapitalisasi pasar berbasis free float di bawah 1,8 kali setengah ambang batas tersebut akan tetap dipertahankan sebagai konstituen Small Cap.

Sebaliknya, saham dengan kapitalisasi pasar penuh dan kapitalisasi pasar berbasis free float yang sama atau melebihi 1,8 kali ambang batas tersebut tidak akan dipromosikan ke Standard Index. Saham tersebut juga akan dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index, namun tetap berada dalam market investable universe untuk dievaluasi kembali pada peninjauan indeks berikutnya.

Sebagai informasi, menurut dokumen MSCI Global Investable Market Indexes Methodology yang diterbitkan November 2024, saham yang mengalami kenaikan harga ekstrem tidak memenuhi syarat untuk masuk dalam MSCI Standard Indexes. Hanya saja, saham-saham tersebut masih tetap dipertimbangkan untuk masuk ke Market Investable Universe.

Sebelumnya, MSCI telah mengurangi jumlah konstituen MSCI Global Standard dari sebelumnya 17 menjadi 11 saham. Hal ini menyusul pembekuan (freezing) masuknya saham-saham Indonesia ke dalam indeks bergensi global tersebut.

Keputusan yang berlaku 29 Mei 2026 tersebut mencoret enam saham dari Global Standard Index. Keenam sahm tersebut diantaranya, Amman Mineral Intl (AMMN), Barito Renewables Energy (BREN), Chandra Asri Pacific (TPIA), Dian Swastatika Sentosa (DSSP), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), dan Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).

Meski demikian, sektor perbankan tetap mengukuhkan dominasinya sebagai motor utama representasi Indonesia di kancah global. Tiga bank terbesar, yakni Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Mandiri (BMRI), masih menempati posisi teratas dengan total bobot akumulatif yang dominan.

Di sisi lain, keberadaan Telkom Indonesia (TLKM) dan Astra International (ASII) juga tetap konsisten memberikan diversifikasi sektor di luar perbankan, meskipun terdapat tekanan dari sisi dinamika sektoral yang memengaruhi sentimen investor terhadap industri telekomunikasi dan otomotif.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

September 29, 2026
Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

September 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .