• Latest
Bursa Cecar Lagi Bisnis Baru TGUK, Ada Apa?

Bursa Cecar Lagi Bisnis Baru TGUK, Ada Apa?

July 24, 2026
IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

July 24, 2026
Harga Minyak Tembus US0 Lagi, Pasar Saham Kembali Cemas

Harga Minyak Tembus US$100 Lagi, Pasar Saham Kembali Cemas

July 24, 2026
Sah! Danantara Jadi Penyetor Modal Awal PFII, Begini Skemanya

Sah! Danantara Jadi Penyetor Modal Awal PFII, Begini Skemanya

July 24, 2026
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US0

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100

July 24, 2026
Kasus Debt Collector, OJK Kasih Warning ke Kredivo-Kreditfazz

Kasus Debt Collector, OJK Kasih Warning ke Kredivo-Kreditfazz

July 24, 2026
Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk 2% Lebih

Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk 2% Lebih

July 24, 2026
Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an, Ada Apa?

Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an, Ada Apa?

July 24, 2026
Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih 2%

Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih 2%

July 24, 2026
Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an

Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an

July 24, 2026
Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

July 24, 2026
Pesanan Capai Rp45 T, Kenapa Investor RRT Berebut Panda Bond RI?

Pesanan Capai Rp45 T, Kenapa Investor RRT Berebut Panda Bond RI?

July 24, 2026
IHSG Longsor Lagi! Balik ke Level 6.200-an

IHSG Longsor Lagi! Balik ke Level 6.200-an

July 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, July 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Bursa Cecar Lagi Bisnis Baru TGUK, Ada Apa?

4 hours ago
in Economy
Bursa Cecar Lagi Bisnis Baru TGUK, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencecar PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) terkait bisnis barunya di perdagangan daging beku (frozen meat). Klarifikasi tersebut tidak hanya menyangkut model bisnis, tetapi juga asal pelanggan, pemasok, investor strategis, hingga kesamaan pelanggan dengan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF).

Dalam surat jawaban kepada BEI, TGUK mengakui sebagian pelanggan diperoleh melalui jaringan investor strategis. Perseroan juga mengonfirmasi bahwa beberapa pelanggan memang merupakan pelanggan yang sama dengan BEEF.

Namun, TGUK mengatakan bahwa tidak ada pengalihan kontrak maupun perjanjian khusus terkait penggunaan jaringan pelanggan tersebut. Seluruh transaksi dilakukan langsung antara TGUK dengan pelanggan menggunakan mekanisme purchase order.

Berdasarkan data dari laporan keuangan menunjukkan sedikitnya sembilan pelanggan TGUK juga tercatat sebagai pelanggan BEEF.

Selain itu BEI juga menyorot soal pihak yang mengenalkan pelanggan dan pemasok, keberadaan gudang penyimpanan, sistem distribusi, hingga peran investor strategis dalam pengembangan bisnis baru tersebut.

TGUK menjelaskan operasional bisnis didukung gudang sewa dan cold storage, sementara investor strategis disebut berperan membuka akses ke jaringan pemasok dan pelanggan tanpa terlibat dalam operasional harian.

Perseroan juga mengungkapkan bahwa pelanggan dan pemasok diperkenalkan oleh Direktur Operasional Edi Pramono yang memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di industri perdagangan daging. Menurut TGUK, pengalaman tersebut menjadi modal dalam membangun jaringan bisnis frozen meat.

Sorotan BEI terhadap model bisnis baru TGUK muncul setelah perseroan mencatat lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 setelah baru saja melakukan pivot bisnis dari menjual minuman manis menjadi daging beku.

Berdasarkan laporan keuangan, penjualan TGUK melonjak menjadi Rp200,74 miliar dari hanya Rp726 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut terutama didorong mulai beroperasinya lini bisnis frozen meat serta meningkatnya permintaan selama Ramadan dan Idulfitri. Laba bersih perseroan juga berbalik menjadi sekitar Rp2,43 miliar.

Di sisi lain, BEEF yang disebut dalam klarifikasi TGUK mencatat skala bisnis yang jauh lebih besar. Hingga akhir Maret 2026, BEEF memiliki total aset Rp2,2 triliun, persediaan Rp621,46 miliar, kas dan setara kas Rp17,10 miliar, serta total liabilitas Rp1,79 triliun.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

July 24, 2026
Harga Minyak Tembus US0 Lagi, Pasar Saham Kembali Cemas

Harga Minyak Tembus US$100 Lagi, Pasar Saham Kembali Cemas

July 24, 2026
Sah! Danantara Jadi Penyetor Modal Awal PFII, Begini Skemanya

Sah! Danantara Jadi Penyetor Modal Awal PFII, Begini Skemanya

July 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .