• Latest
Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

July 31, 2026
BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

September 16, 2026
Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

September 16, 2026
Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

September 16, 2026
Meski IHSG Hijau, Asing Net Sell Rp430 Miliar di Sesi I

Meski IHSG Hijau, Asing Net Sell Rp430 Miliar di Sesi I

September 16, 2026
Bukan Cuma EV, DBS Ungkap 3 Tren Besar yang Ubah Industri Otomotif

Bukan Cuma EV, DBS Ungkap 3 Tren Besar yang Ubah Industri Otomotif

September 16, 2026
Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini

Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini

September 16, 2026
IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,36% ke Level 6.484

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,36% ke Level 6.484

September 16, 2026
Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara

Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara

September 16, 2026
Was-was Menanti Rilis The Fed, Rupiah Anjlok ke Rp 17.700/USD

Was-was Menanti Rilis The Fed, Rupiah Anjlok ke Rp 17.700/USD

September 16, 2026
Peringatan Keamanan di Arab Saudi, Harga Minyak Tembus USD 108

Peringatan Keamanan di Arab Saudi, Harga Minyak Tembus USD 108

September 16, 2026
Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

September 16, 2026
BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya

BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya

September 16, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 16, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

2 months ago
in People & Culture
Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan laba sebelum pajak (profit before tax/PBT) sebesar Rp933 miliar pada semester I 2026, meningkat 21,8% secara tahunan (yoy)

Sementara itu, laba setelah pajak dan kepentingan nonpengendali meningkat 21,2% yoy menjadi Rp698 miliar.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan kinerja semester I 2026 mencerminkan pelaksanaan prioritas strategis Bank secara disiplin, didukung oleh pertumbuhan portofolio pembiayaan yang berkelanjutan.

Pada saat yang sama, Bank terus mengoptimalkan komposisi pendanaan sehingga biaya dana menurun serta menerapkan pengelolaan biaya secara disiplin untuk membukukan kinerja yang solid di tengah volatilitas pasar yang masih berlanjut.

“Kinerja ini mencerminkan kekuatan bisnis inti perbankan kami serta pelaksanaan prioritas strategis secara disiplin di tengah kenaikan suku bunga dan ketidakpastian global yang masih membayangi pasar domestik. Ke depan, kami akan terus mengembangkan portofolio pembiayaan di segmen korporasi dan UKM dengan tetap menerapkan manajemen risiko yang prudent serta menjaga kualitas aset yang sehat,” ujarnya melalui keterangan pers yang diterbitkan pada Jumat (31/7).

Pada semester I/2026, total aset Maybank Indonesia mencapai Rp213,81 triliun, meningkat 15,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didukung oleh ekspansi bisnis yang berkelanjutan, tercermin dari penyaluran kredit yang terus meningkat di berbagai segmen.

Di sisi intermediasi, total kredit tumbuh 3,8% menjadi Rp126,28 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan kredit global banking sebesar 5,0% menjadi Rp54,98 triliun, didorong pertumbuhan pada segmen large local corporates dan business banking.

Sementara itu, kredit yang dikelola melalui Community Financial Services meningkat 2,9% menjadi Rp71,30 triliun, didukung oleh pertumbuhan pembiayaan pada segmen SME+, pembiayaan otomotif, serta bisnis kartu kredit dan kredit tanpa agunan.

Dari sisi pendanaan, simpanan nasabah meningkat 8,2% menjadi Rp124,10 triliun, ditopang oleh pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 22,4%. Giro tumbuh 32,1%, sedangkan tabungan meningkat 4,8%, sehingga rasio CASA naik menjadi 63,6% pada akhir Juni 2026 dari 56,2% pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, deposito berjangka menurun sejalan dengan strategi Bank dalam mengoptimalkan komposisi pendanaan.

Maybank Indonesia juga berhasil menjaga efisiensi operasional. Beban operasional terkendali pada 0,8%, sehingga laba operasional sebelum pencadangan naik 4,7% menjadi Rp1,29 triliun. Pada saat yang sama, beban pencadangan membaik 19,0%, mencerminkan kualitas aset yang tetap sehat. Rasio Non-Performing Loan (NPL) tercatat sebesar 2,1% (gross) dan 1,3% (net) pada akhir Juni 2026.

Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, mengatakan kinerja Maybank Indonesia pada enam bulan pertama 2026 mencerminkan ketangguhan model bisnis serta kemampuan Bank dalam memanfaatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui strategi yang disiplin di tengah volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi global.

“Berpijak pada strategi ROAR30 dan integrasi entitas jasa keuangan Maybank di Indonesia, Maybank Indonesia siap menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi bagi nasabah serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Transformasi digital juga terus mendukung pertumbuhan bisnis. Volume transaksi melalui platform perbankan ritel Maybank2u (M2U) meningkat 20,8% menjadi 17,5 juta transaksi, sementara saldo tabungan digital tumbuh 23,2%. Pada segmen korporasi, volume transaksi melalui Maybank2E (M2E) meningkat 5,6%, dengan saldo giro bertambah 34,3% menjadi Rp44,7 triliun.

Kinerja positif juga dibukukan oleh Perbankan Syariah Maybank Indonesia. Pada semester I 2026, unit usaha syariah mencatatkan PBT sebesar Rp488 miliar, meningkat 55,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan pembiayaan syariah sebesar 11,7% menjadi Rp32,96 triliun serta peningkatan fee based income sebesar 20,0%. Hingga akhir Juni 2026, pembiayaan syariah berkontribusi 29,7% terhadap total kredit Bank (Bank saja).

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

September 16, 2026
Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

Cara DBS Menilai Risiko Aset ICE di Tengah Transisi EV

September 16, 2026
Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

September 16, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .