• Latest
Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

August 3, 2026
Menkeu Suahasil Akui Tekanan Ekonomi Meningkat, Likuditas Mengetat!

Menkeu Suahasil Akui Tekanan Ekonomi Meningkat, Likuditas Mengetat!

November 3, 2026
Video: Bedah Road Map Bullion Bank RI: Targetkan Pangkas Impor Emas

Video: Bedah Road Map Bullion Bank RI: Targetkan Pangkas Impor Emas

November 3, 2026
Angkasa Pura Alihkan Seluruh Saham GMFI ke InJourney Senilai Rp 5,6 T

Angkasa Pura Alihkan Seluruh Saham GMFI ke InJourney Senilai Rp 5,6 T

November 3, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 3,78% ke 4.904,29

IHSG Ditutup Anjlok 3,78% ke 4.904,29

November 3, 2026
‘Ratu’ Korut Buka Suara soal Tuduhan Hack Binance Rp 114 T

‘Ratu’ Korut Buka Suara soal Tuduhan Hack Binance Rp 114 T

November 3, 2026
PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon

PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon

November 3, 2026
Ketua KPK Buka-bukaan soal Kasus Djarum, Diusut sejak September

Ketua KPK Buka-bukaan soal Kasus Djarum, Diusut sejak September

November 3, 2026
Tugure Raih Best Reinsurance Financial Resilience & Sustainable Growth

Tugure Raih Best Reinsurance Financial Resilience & Sustainable Growth

November 3, 2026
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Ditutup ke Rp18.135

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Ditutup ke Rp18.135

November 3, 2026
OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

November 3, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

November 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, November 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

3 months ago
in Lifestyle
Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pangsa pasar perbankan syariah cukup besar, sehingga potensinya pun menjanjikan. Namun, potensi tersebut dinilai belum optimal karena literasi keuangan syariah di Indonesia masih rendah.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Dadang Muljawan menjelaskan nilai aset perbankan syariah mencapai sekitar Rp1.049 triliun dengan pangsa pasar mencapai 7,32% pada Juni 2026. Transaksi pasar uang antarbank syariah mencapai Rp71 triliun melalui 819 transaksi.

Data lainnya menunjukkan pembiayaan perbankan syariah tumbuh 11,43% pada Juni 2026 secara tahunan (year-on-year/yoy) dan dana pihak ketiga tumbuh 13,13%.

“Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat dan aktivitas ekonomi syariah terus meningkat,” kata Dadang dalam paparannya di agenda seminar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Senin (3/8/2026).

Namun, angka pasar perbankan syariah memperlihatkan masih terdapat ruang pengembangan yang sangat besar. Besarnya populasi muslim dan aktivitas ekonomi masyarakat belum sepenuhnya terhubung dengan produk pembiayaan, investasi, dan layanan keuangan syariah.

Potensi dan tantangan tersebut juga terlihat dari kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan syariah, di mana indeks literasi keuangan syariah pada 2025 telah mencapai 43,42%, sementara indeks inklusi keuangan syariah baru sebesar 13,41%.

“Ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dan preferensi belum sepenuhnya dikonversi menjadi akses dan penggunaan nyata terhadap produk dan layanan keuangan syariah,” terang Dadang.

BI memandang ekonomi dan keuangan syariah bukan merupakan pelengkap, melainkan sudut pandang penting yang memperkaya pelaksanaan kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, kebijakan sistem pembayaran, dan pengembangan ekonomi nasional.

Dari sisi moneter, Bank Indonesia terus mendukung pendalaman pasar uang syariah melalui pengembangan instrumen yang sesuai dengan prinsip syariah agar pengelolaan likuiditas semakin efektif dan transmisi kebijakan menjadi semakin kuat.

Sedangkan dari sisi makropudensial, kebijakan diarahkan untuk mendorong pembiayaan yang berkualitas dan mendukung sektor produktif termasuk industri halal, UMKM, ketahanan pangan, dan sektor prioritas lainnya.

Sementara dari sisi sistem pembayaran, digitalisasi, diarahkan untuk memperluas akses, menurunkan biaya transaksi, meningkatkan efisiensi usaha dan menghubungkan pelaku UMKM dengan konsumen serta pasar yang lebih luas.

“Digitalisasi harus digunakan tidak hanya untuk memindahkan transaksi dari tunai menjadi elektronik, tetapi juga untuk mengintegrasikan data pembayaran, pembiayaan, produksi, sertifikasi, dan pemasaran,” jelas Dadang.

Oleh karena itu, menurutnya, Indonesia telah memiliki modal yang besar, fondasi yang semakin kuat, dan arah pembangunan yang jelas, sehingga kedepannya, Indonesia tidak berhenti sebagai salah satu pasar halal terbesar dunia.

“Indonesia harus menjadi pusat produksi halal, pusat inovasi keuangan syariah, pusat pengembangan talenta syariah, pusat keuangan sosial Islam, serta pusat pengetahuan dan standarisasi ekonomi syariah dunia,” tegasnya.

(chd/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menkeu Suahasil Akui Tekanan Ekonomi Meningkat, Likuditas Mengetat!

Menkeu Suahasil Akui Tekanan Ekonomi Meningkat, Likuditas Mengetat!

November 3, 2026
Video: Bedah Road Map Bullion Bank RI: Targetkan Pangkas Impor Emas

Video: Bedah Road Map Bullion Bank RI: Targetkan Pangkas Impor Emas

November 3, 2026
Angkasa Pura Alihkan Seluruh Saham GMFI ke InJourney Senilai Rp 5,6 T

Angkasa Pura Alihkan Seluruh Saham GMFI ke InJourney Senilai Rp 5,6 T

November 3, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .