• Latest
Kredit BNI Nyaris Rp 1.000 Triliun, Tumbuh 24,4% Semester 1 2026

Kredit BNI Nyaris Rp 1.000 Triliun, Tumbuh 24,4% Semester 1 2026

August 5, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

November 3, 2026
Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

November 3, 2026
OJK Sanksi Aurora Asset Rp2,57 M, 5 Produk Reksa Dana Wajib Bubar

OJK Sanksi Aurora Asset Rp2,57 M, 5 Produk Reksa Dana Wajib Bubar

November 3, 2026
Perang Arab Kian Panas, Laba Saudi Aramco Meroket 34,6% di Kuartal-III

Perang Arab Kian Panas, Laba Saudi Aramco Meroket 34,6% di Kuartal-III

November 3, 2026
Perkuat Tata Kelola, ACES Catat Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III

Perkuat Tata Kelola, ACES Catat Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III

November 3, 2026
Komut Dipanggil Otoritas Singapura soal Karhutla, KEEN Buka Suara

Komut Dipanggil Otoritas Singapura soal Karhutla, KEEN Buka Suara

November 3, 2026
Dana Asing Kabur Rp831,55 M pada Sesi I, 10 Saham Ini Banyak Dilepas

Dana Asing Kabur Rp831,55 M pada Sesi I, 10 Saham Ini Banyak Dilepas

November 3, 2026
IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

November 3, 2026
Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

November 3, 2026
4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

November 3, 2026
Timothy Ronald Jadi Pemegang Saham Baru 1,26% Tempo Inti Media (TMPO)

Timothy Ronald Jadi Pemegang Saham Baru 1,26% Tempo Inti Media (TMPO)

November 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, November 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kredit BNI Nyaris Rp 1.000 Triliun, Tumbuh 24,4% Semester 1 2026

3 months ago
in Lifestyle
Kredit BNI Nyaris Rp 1.000 Triliun, Tumbuh 24,4% Semester 1 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyalurkan kredit sebesar Rp968,5 triliun hingga semester I-2026. Angka itu tumbuh double digit 24,4% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dalam siaran pers, Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan pertumbuhan tersebut ditopang oleh portofolio kredit yang semakin terdiversifikasi pada berbagai sektor ekonomi dan segmen bisnis utama, mulai dari korporasi, menengah, UMKM hingga konsumer.

“Ekspansi kredit dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta profil risiko masing-masing debitur guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio,” kata Paolo dalam siaran pers, dikutip Rabu (5/8/2026).

Adapun berdasarkan penggunaan, kredit investasi naik paling kencang, yakni 34,6% yoy. Lalu diikuti oleh modal kerja 29,8% yoy dan konsumer 9,1% yoy.

Laju kencang pertumbuhan kredit BNI mendorong bisnis utama perusahaan yang mencatatkan pertumbuhan hingga double digit. Mengutip laporan keuangannya, pendapatan bunga BNI tercatat sebesar Rp38,63 triliun, naik 14,92% dari setahun sebelumnya.

Namun, beban bunga tumbuh lebih tinggi, yakni 15,94% yoy menjadi Rp16,34 triliun. Lantas, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) tetap tumbuh double digit, yakni 14,2% secara tahunan menjadi Rp22,3 triliun.

Kualitas kredit juga membaik dengan rasio non performing loan (NPL) gross sebesar 1,93%, turun dari sebelumnya 1,95%. Namun, NPL net naik tipis jadi 0,72% dari 0,69%.

Pada pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) BNI mencapai Rp1.100,18 triliun hingga akhir Juni 2026. Perolehan itu naik tinggi 28% yoy.

Dengan demikian, rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) pun semakin ketat, naik menjadi 87,73%.

Dari sisi bottom line, BNI mencatatkan laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp10,8 triliun hingga semester I-2026. Perolehan itu hanya mampu naik 5,94% yoy.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

November 3, 2026
Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

November 3, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .