• Latest
Warga Israel Terang-terangan Masuk RI, Nyaris Bertemu Presiden

Warga Israel Terang-terangan Masuk RI, Nyaris Bertemu Presiden

August 5, 2026
Bos Danantara Bocorkan IPO Pegadaian, Pelindo hingga Injourney

Bos Danantara Bocorkan IPO Pegadaian, Pelindo hingga Injourney

August 5, 2026
WIKA Kebut Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Progres 85,20%

WIKA Kebut Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Progres 85,20%

August 5, 2026
Bos Kopi FORE Kasih Bocoran Soal Dividen

Bos Kopi FORE Kasih Bocoran Soal Dividen

August 5, 2026
Purbaya Tambah Suntikan SAL Rp 70 T di Himbara, BTN & BSI Dapat Jatah

Purbaya Tambah Suntikan SAL Rp 70 T di Himbara, BTN & BSI Dapat Jatah

August 5, 2026
Ekonomi RI H1-2026 Tumbuh 5,45%, Termasuk Tertinggi di ASEAN

Ekonomi RI H1-2026 Tumbuh 5,45%, Termasuk Tertinggi di ASEAN

August 5, 2026
3 Progam Grup KUB Bank Jatim, Dongkrak Kredit & Digitalisasi

3 Progam Grup KUB Bank Jatim, Dongkrak Kredit & Digitalisasi

August 5, 2026
Pakai Strategi Ini, OJK Dorong BPD Kembangkan UMKM

Pakai Strategi Ini, OJK Dorong BPD Kembangkan UMKM

August 5, 2026
Laba Tembus Rp1,11 T, MTEL Genjot Pertumbuhan Bisnis di Luar Menara

Laba Tembus Rp1,11 T, MTEL Genjot Pertumbuhan Bisnis di Luar Menara

August 5, 2026
BEI Tambah Saham HSC, Ini Daftar Lengkap 55 Emiten Terbaru

BEI Tambah Saham HSC, Ini Daftar Lengkap 55 Emiten Terbaru

August 5, 2026
Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal

Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal

August 5, 2026
Ekonomi RI Tumbuh Positif, BPD Ikut Bertumbuh

Ekonomi RI Tumbuh Positif, BPD Ikut Bertumbuh

August 5, 2026
Bos BPD Ungkap Peluang Sinergi dengan BPR dan BPRS

Bos BPD Ungkap Peluang Sinergi dengan BPR dan BPRS

August 5, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, August 5, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Warga Israel Terang-terangan Masuk RI, Nyaris Bertemu Presiden

2 hours ago
in Market
Warga Israel Terang-terangan Masuk RI, Nyaris Bertemu Presiden
Share on FacebookShare on Twitter




Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Tidak banyak warga negara asing yang bisa masuk ke lingkungan Istana Merdeka pada era Presiden Soeharto. Namun pada 1971, seorang wartawan asal Israel secara terang-terangan berhasil berada di kompleks pusat pemerintahan Indonesia dan bahkan sempat mengisi buku tamu Istana.

Kehadirannya kemudian menjadi sorotan karena terjadi saat Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Sosok tersebut adalah Ted Lurie, wartawan Jerusalem Post. Berdasarkan pemberitaan Merdeka (1 September 1971), Lurie datang ke Indonesia pada Agustus 1971 untuk menghadiri kongres Press Foundation of Asia di Bali sebagai perwakilan media tempatnya bekerja.

Awalnya, keberadaan Lurie di Indonesia tidak menimbulkan masalah. Dia mengikuti kegiatan kongres pers bersama wartawan lain dari berbagai negara di Bali. Persoalan baru muncul ketika Lurie bersama sekitar 15 wartawan peserta kongres melakukan kunjungan ke Jakarta. Salah satu agenda rombongan adalah mendatangi Istana Merdeka.

Saat berada di Istana, identitas Lurie sebagai warga negara Israel diketahui. Fakta tersebut langsung menjadi perhatian karena pemerintah Indonesia saat itu tidak mengizinkan warga negara Israel masuk ke Indonesia secara bebas.

Lurie sendiri mengakui bahwa dirinya sempat memasuki Istana Merdeka dan menandatangani buku tamu. Namun, sebelum kesempatan bertemu Presiden Soeharto terjadi, dia memilih mundur karena menyadari kehadirannya dapat menimbulkan persoalan bagi pihak lain.

“Saya memahami bahwa kehadiran saya akan menyusahkan rekan-rekan saya. Jadi saya menarik diri meskipun sudah menandatangani buku tamu,” kata Lurie, dikutip dari Harian Kami (1 September 1971).

Meski tidak jadi bertemu Presiden Soeharto, kabar mengenai keberadaan wartawan Israel di Istana Merdeka sudah menyebar luas. Pertanyaan kemudian muncul: bagaimana seorang warga negara Israel bisa mendapatkan akses hingga ke lingkungan Istana Presiden?

Pihak Istana membenarkanLurie memang sempat berada di Istana Merdeka. Namun, mereka menegaskan tidak pernah terjadi pertemuan antara Lurie dengan Presiden Soeharto.

“Kita tidak bisa mengatakan Lurie tidak ke sini. Itu tidak benar,” demikian keterangan pihak Istana yang dikutip Harian Merdeka (1 September 1971).

Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana Lurie bisa masuk ke Indonesia. Kepada Harian Merdeka (4 September 1971), Direktorat Jenderal Imigrasi mengaku tidak mengetahui bagaimana wartawan Israel tersebut memperoleh izin masuk.

Di tengah polemik tersebut, panitia Press Foundation of Asia memberikan penjelasan. Mereka menyebut Lurie datang sebagai wartawan yang mewakili institusi pers, bukan sebagai utusan pemerintah Israel.

Panitia mengaku mengetahui kewarganegaraan Lurie. Namun, karena dia telah mendapat undangan resmi sebagai peserta konferensi, mereka merasa tidak dapat menolak kehadirannya.

“Sebagai tuan rumah penyelenggara tentu tidak sopan sekali untuk menolak kedatangan salah seorang peserta undangan,” kata pihak penyelenggara, dikutip dari Harian Kami (1 September 1971).

Presiden Soeharto akhirnya memerintahkan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasil pengusutan kemudian mengungkap bahwa Lurie ternyata memperoleh izin khusus dari Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Press Foundation of Asia di Bali.

“Lurie telah diizinkan masuk Indonesia berdasarkan surat khusus yang dikeluarkan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Yayasan Pers Asia di Bali minggu lalu,” ungkap Merdeka (4 September 1971).

Dengan adanya izin khusus tersebut, polemik mengenai masuknya Lurie ke Indonesia perlahan mereda. Peristiwa itu pun tidak berkembang menjadi konflik diplomatik antara Indonesia dan Israel.

Sementara di Israel, kasus tersebut tidak menjadi persoalan besar. Ted Lurie tetap melanjutkan karier jurnalistiknya hingga kemudian dipercaya menjadi Pimpinan Redaksi Jerusalem Post.

(mfa/sef/mfa)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos Danantara Bocorkan IPO Pegadaian, Pelindo hingga Injourney

Bos Danantara Bocorkan IPO Pegadaian, Pelindo hingga Injourney

August 5, 2026
WIKA Kebut Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Progres 85,20%

WIKA Kebut Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Progres 85,20%

August 5, 2026
Bos Kopi FORE Kasih Bocoran Soal Dividen

Bos Kopi FORE Kasih Bocoran Soal Dividen

August 5, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .