• Latest
Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal

Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal

August 5, 2026
Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

November 4, 2026
OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

November 4, 2026
Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

November 4, 2026
Simpanan Kakap Makin Tebal saat Bank Tawarkan Bunga Tinggi

Simpanan Kakap Makin Tebal saat Bank Tawarkan Bunga Tinggi

November 4, 2026
Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSG Merah, Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSG Merah, Borong 10 Saham Ini

November 4, 2026
Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSH Merah, Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp268,67 Miliar Kala IHSH Merah, Borong 10 Saham Ini

November 4, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

November 4, 2026
Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

November 4, 2026
OJK Tetapkan Sanksi di 3 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

OJK Tetapkan Sanksi di 3 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

November 4, 2026
Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

November 4, 2026
Top! Laba Bersih Abadi Lestari Tumbuh 19,14% di Kuartal III-2026

Top! Laba Bersih Abadi Lestari Tumbuh 19,14% di Kuartal III-2026

November 4, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, November 4, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal

3 months ago
in Lifestyle
Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal
Share on FacebookShare on Twitter




Tangerang, CNBC Indonesia – PT BYD Motor Indonesia memastikan telah menyiapkan langkah untuk memenuhi target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 60% yang ditetapkan pemerintah mulai 2027. Saat ini, kandungan lokal kendaraan BYD telah melampaui 40% dan akan terus ditingkatkan seiring bertambahnya produksi di pabrik Subang.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan pembangunan fasilitas produksi diproyeksikan perusahaan untuk meningkatkan kandungan lokal. Empat proses utama manufaktur telah dijalankan di Indonesia sehingga menjadi modal memperkuat rantai pasok domestik.

“Sebagai bentuk confidence level kami di sisi investasi berbasis industri, sekarang empat major process dari manufacture itu kita letakkan di fasilitas kita di Subang. Yaitu mulai dari stamping, welding, painting, dan assembly. Ini adalah investasi yang paling confidence yang bisa dibuat oleh BYD di Indonesia,” kata Luther di GIIAS 2026, Rabu (5/8/2026).

Perusahaan juga mulai menggandeng pemasok lokal untuk memenuhi kebutuhan komponen kendaraan listrik. Langkah tersebut dilakukan sambil meningkatkan kapasitas produksi agar industri pendukung memiliki skala ekonomi yang memadai. BYD menilai bertambahnya volume produksi akan membuka peluang lebih besar bagi pemasok komponen untuk berkembang bersama.

“Tentunya industri-industri komponen pendukung adalah hal yang bukan tidak mungkin, karena itu bisa mengoptimalisasi dari sisi purchasing. Tapi memang itu butuh volume, sehingga concern kami saat ini kita tingkatkan dulu volume-nya di sisi manufacture, mengoptimalkan dulu basis produksinya, dan sangat possible kita memberlakukan extension dengan membawa industri-industri pendukung,” sebut Luther.

Selain memperbesar produksi, BYD juga telah menggunakan sejumlah komponen buatan lokal seperti ban dan kaca. Kerja sama dengan pemasok nasional dilakukan untuk mendukung pemenuhan komponen tier 1 maupun tier 2 sekaligus meningkatkan kandungan lokal kendaraan yang dipasarkan di Indonesia.

“Tapi just info, pada saat ini pun kami sebenarnya telah bekerja sama dengan beberapa produsen-produsen komponen lokal untuk mendukung tier 1, tier 2 komponen yang mengoptimalisasi pencapaian local content BYD,” ujar Luther.

Target pemerintah untuk meningkatkan TKDN menjadi 60% merupakan strategi yang tepat untuk memperkuat industrialisasi nasional. Karena itu, BYD mengaku telah memasukkan target tersebut dalam rencana bisnis jangka panjang, termasuk untuk model-model kendaraan yang akan diluncurkan berikutnya.

“Tahun depan memang pemerintah menargetkan harus 60%, dan kita sudah ke arah situ. Sudah mempersiapkan, bahkan tidak hanya di produk-produk ini saja, dan produk selanjutnya juga comply dengan peraturan pemerintah,” kata Luther.




Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan di GIIAS 2026, Rabu (5/8/26). (Dok. BYD)Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan di GIIAS 2026, Rabu (5/8/26). (Dok. BYD) Foto: (Dok. BYD)

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

November 4, 2026
OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

OJK Sanksi Supra Sekuritas, Pandu Sjahrir: Sudah Lepas Kepemilikan

November 4, 2026
Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

November 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .