• Latest
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

October 31, 2026
Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

October 31, 2026
Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

October 31, 2026
Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN

Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN

October 31, 2026
OJK Rilis Daftar Sanksi Pasar Modal: Ada FILM, KIOS, SHID

OJK Rilis Daftar Sanksi Pasar Modal: Ada FILM, KIOS, SHID

October 31, 2026
Segera Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Caranya

Segera Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Caranya

October 31, 2026
Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas

Pendapatan Usaha Tumbuh 7,9%, Jasa Marga Terus Perkuat Konektivitas

October 31, 2026
Mantan Menteri RI Ditangkap Kejaksaan Agung, Ketemu Brankas Isi Rp 4 M

Mantan Menteri RI Ditangkap Kejaksaan Agung, Ketemu Brankas Isi Rp 4 M

October 31, 2026
Nomor HP Jadi Pengganti Skor Kredit Ajukan Pinjaman, Cek Syaratnya

Nomor HP Jadi Pengganti Skor Kredit Ajukan Pinjaman, Cek Syaratnya

October 31, 2026
Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

Bos Sekuritas Soal Potensi RI Turun ke Standalone Market

October 31, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 31, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

2 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan perdana pekan ini di zona merah, meskipun indeks dolar Amerika Serikat (AS) juga bergerak melemah.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,17% ke posisi Rp17.850/US$ pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

Tekanan terhadap rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,06% di level Rp17.830/US$, kemudian kembali kehilangan 20 poin hingga penutupan.

Pelemahan tersebut sekaligus membalikkan penguatan pada perdagangan Jumat (14/8/2026), ketika rupiah ditutup terapresiasi 0,22% ke posisi Rp17.820/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 99,626.


Dolar AS masih mendapat tekanan setelah rangkaian data ekonomi Negeri Paman Sam menunjukkan pelemahan. Penjualan ritel AS turun pada Juli untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menyusul hilangnya lapangan kerja dan inflasi yang relatif terkendali.

Data tersebut membuat pelaku pasar kembali mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September kini diperkirakan hanya sebesar 30,6%, turun tajam dari 52,2% pada pekan sebelumnya. Meski kondisi tersebut menekan dolar AS, rupiah belum mampu memanfaatkannya dan tetap berakhir melemah.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar memilih berhati-hati menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026. Keputusan kebijakan moneter akan diumumkan pada Rabu (19/8/2026).

BI diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,75% setelah menaikkan suku bunga dengan total 75 basis poin sepanjang April-Juni 2026.

Selain keputusan suku bunga, pasar akan mencermati pandangan BI mengenai stabilitas rupiah, inflasi domestik, likuiditas perbankan, serta prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

October 31, 2026
Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

October 31, 2026
Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

October 31, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .