• Latest
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

September 14, 2026
Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

September 14, 2026
Purbaya Desak LPEI Beri Kredit Murah Buat Industri Tekstil hingga Baja

Purbaya Desak LPEI Beri Kredit Murah Buat Industri Tekstil hingga Baja

September 14, 2026
Asing Net Sell Jumbo & IHSG Ambruk, 10 Saham Ini Justru Diborong

Asing Net Sell Jumbo & IHSG Ambruk, 10 Saham Ini Justru Diborong

September 14, 2026
Rumah Jadi Tempat Usaha, UMKM Bisa Ajukan Kredit

Rumah Jadi Tempat Usaha, UMKM Bisa Ajukan Kredit

September 14, 2026
Asing Buang Saham Rp3,36T Sepekan, Begini Nasib BBCA

Asing Buang Saham Rp3,36T Sepekan, Begini Nasib BBCA

September 14, 2026
RI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dalam Forum BRICS

RI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dalam Forum BRICS

September 14, 2026
Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US7

Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$107

September 13, 2026
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

September 13, 2026
Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

September 13, 2026
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

September 13, 2026
RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

September 13, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

4 weeks ago
in Market
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan perdana pekan ini di zona merah, meskipun indeks dolar Amerika Serikat (AS) juga bergerak melemah.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,17% ke posisi Rp17.850/US$ pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

Tekanan terhadap rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,06% di level Rp17.830/US$, kemudian kembali kehilangan 20 poin hingga penutupan.

Pelemahan tersebut sekaligus membalikkan penguatan pada perdagangan Jumat (14/8/2026), ketika rupiah ditutup terapresiasi 0,22% ke posisi Rp17.820/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 99,626.


Dolar AS masih mendapat tekanan setelah rangkaian data ekonomi Negeri Paman Sam menunjukkan pelemahan. Penjualan ritel AS turun pada Juli untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menyusul hilangnya lapangan kerja dan inflasi yang relatif terkendali.

Data tersebut membuat pelaku pasar kembali mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September kini diperkirakan hanya sebesar 30,6%, turun tajam dari 52,2% pada pekan sebelumnya. Meski kondisi tersebut menekan dolar AS, rupiah belum mampu memanfaatkannya dan tetap berakhir melemah.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar memilih berhati-hati menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026. Keputusan kebijakan moneter akan diumumkan pada Rabu (19/8/2026).

BI diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,75% setelah menaikkan suku bunga dengan total 75 basis poin sepanjang April-Juni 2026.

Selain keputusan suku bunga, pasar akan mencermati pandangan BI mengenai stabilitas rupiah, inflasi domestik, likuiditas perbankan, serta prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed

September 14, 2026
Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

Eks Bos MNC Gantikan Franky Widjaja di Kursi Komisaris DSSA

September 14, 2026
Purbaya Desak LPEI Beri Kredit Murah Buat Industri Tekstil hingga Baja

Purbaya Desak LPEI Beri Kredit Murah Buat Industri Tekstil hingga Baja

September 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .