• Latest
Breaking! Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 900 Juta di Kuartal II

Breaking! Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 900 Juta di Kuartal II

August 21, 2026
Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

September 12, 2026
Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

September 12, 2026
Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

September 12, 2026
Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

September 12, 2026
Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

September 12, 2026
Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

September 12, 2026
PTPP Teken MRA, Implementasi Restrukturisasi Dimulai

PTPP Teken MRA, Implementasi Restrukturisasi Dimulai

September 12, 2026
Bisnis Ayah-Anak Ini Beli Mal di Orchard Road, Harganya Rp4,3 Triliun

Bisnis Ayah-Anak Ini Beli Mal di Orchard Road, Harganya Rp4,3 Triliun

September 12, 2026
Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

September 12, 2026
Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Agar Bansos Tepat Sasaran

Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Agar Bansos Tepat Sasaran

September 12, 2026
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

September 12, 2026
13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

September 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, September 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking! Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 900 Juta di Kuartal II

3 weeks ago
in Market
Breaking! Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 900 Juta di Kuartal II
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II-2026 masih mencatat defisit, tetapi nilainya menyusut tajam dibandingkan periode sebelumnya. Bank Indonesia (BI) mencatat defisit NPI sebesar US$0,9 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan defisit US$9,1 miliar pada kuartal I-2026.

Perbaikan tersebut terutama ditopang oleh membaiknya transaksi modal dan finansial yang kembali mencatat surplus, di tengah transaksi berjalan yang justru mengalami pelebaran defisit.

“Transaksi berjalan mencatat defisit yang lebih tinggi didorong kenaikan defisit neraca perdagangan migas dan penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas. Sementara itu, transaksi modal dan finansial mencatat surplus ditopang oleh peningkatan aliran masuk investasi langsung dan investasi portofolio sehingga mendukung kinerja NPI yang tetap terjaga,” tulis BI dalam laporan NPI kuartal II-2026.

BI mencatat defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2026 mencapai US$12,5 miliar atau 3,3% terhadap PDB. Angka tersebut melebar signifikan dibandingkan defisit kuartal sebelumnya yang hanya US$3,6 miliar atau 1% dari PDB.

Pelebaran defisit tersebut terutama dipengaruhi kenaikan defisit neraca perdagangan migas akibat meningkatnya impor minyak di tengah tingginya harga minyak dunia.

Di sisi lain, surplus neraca perdagangan nonmigas juga menurun. Kondisi ini terjadi seiring dengan tingginya impor nonmigas untuk memenuhi kebutuhan kegiatan ekonomi domestik.

Defisit transaksi berjalan juga tertekan oleh meningkatnya defisit neraca pendapatan primer akibat kenaikan pembayaran pendapatan primer. Sementara itu, surplus neraca pendapatan sekunder relatif stabil dibandingkan kuartal sebelumnya.

Meski demikian, BI menilai sejumlah faktor yang menekan transaksi berjalan tersebut bersifat sementara.

Berbeda dengan transaksi berjalan, transaksi modal dan finansial mencatat perbaikan signifikan.

Pada kuartal II-2026, transaksi modal dan finansial mencatat surplus US$12 miliar, berbalik dari defisit US$4,8 miliar pada kuartal I-2026.

Perbaikan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya aliran investasi langsung dan investasi portofolio.

Investasi langsung mencatat surplus lebih tinggi seiring tetap terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi Indonesia.

Sementara itu, investasi portofolio juga meningkat seiring dengan semakin menariknya imbal hasil instrumen keuangan domestik.

Adapun investasi lainnya mencatat defisit yang lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya.

Di tengah tekanan eksternal tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat. BI mencatat cadangan devisa pada akhir Juni 2026 sebesar US$145,6 miliar.

Posisi tersebut setara dengan pembiayaan sekitar 5,6 bulan impor, atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Angka tersebut masih jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

BI menilai kondisi cadangan devisa tersebut menunjukkan ketahanan eksternal Indonesia masih terjaga di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Ke depan, BI memperkirakan prospek NPI tetap positif sehingga dapat terus menopang ketahanan eksternal Indonesia.

Defisit transaksi berjalan diperkirakan menyusut, didukung membaiknya prospek ekspor seiring kenaikan harga komoditas global, termasuk komoditas unggulan Indonesia.

Dampak positif dari penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) juga diperkirakan memberikan dorongan terhadap kinerja ekspor Indonesia.

Di sisi lain, transaksi modal dan finansial diproyeksikan tetap mencatat surplus. Aliran modal asing diperkirakan berlanjut seiring masih menariknya imbal hasil instrumen keuangan domestik dan positifnya prospek perekonomian Indonesia.

BI menegaskan sinergi kebijakan dengan pemerintah juga akan terus diperkuat untuk menjaga kinerja NPI sepanjang 2026, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

September 12, 2026
Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

September 12, 2026
Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

September 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .