• Latest
8 Kebijakan Andalan Sarjito, Calon Bos Bursa Mineral & Komoditas OJK

8 Kebijakan Andalan Sarjito, Calon Bos Bursa Mineral & Komoditas OJK

August 24, 2026
Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

September 13, 2026
Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

September 13, 2026
Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

September 13, 2026
Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

September 13, 2026
5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji Kecil

5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji Kecil

September 13, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

September 13, 2026
Geger Mantan Menteri Diam-Diam Jualan Beras di Glodok, Keluarga Kaget

Geger Mantan Menteri Diam-Diam Jualan Beras di Glodok, Keluarga Kaget

September 12, 2026
Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

September 12, 2026
Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

September 12, 2026
Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

September 12, 2026
Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

September 12, 2026
Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

September 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, September 13, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

8 Kebijakan Andalan Sarjito, Calon Bos Bursa Mineral & Komoditas OJK

3 weeks ago
in People & Culture
8 Kebijakan Andalan Sarjito, Calon Bos Bursa Mineral & Komoditas OJK
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito memaparkan delapan kebijakan strategis untuk mengembangkan ekosistem bursa mineral dan komoditas strategis di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sarjito dalam proses fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi XI DPR RI. Delapan pilar kebijakan tersebut meliputi Trusted Infrastructure, Trusted Market, Trusted Player, Trusted Product, Trusted Data, Trusted Regulator, Trusted Ecosystem, serta Trusted Price.

Dalam aspek Trusted Infrastructure, Sarjito menekankan pentingnya membangun infrastruktur pasar yang aman, andal, terintegrasi, dan memiliki daya tahan. Infrastruktur tersebut mencakup berbagai elemen, mulai dari sistem pergudangan, lembaga penilai atau surveyor, bursa, hingga lembaga kliring.

“Kalau dari awal tentu kita harus lihat dari pergudangan kemudian siapa yang jadi penilai, surveyor, bursanya, lembaga kliringnya, karena itu infrastruktur harus aman, andal dan terintegrasi dengan baik,” ujar Sarjito di kompleks parlemen, Senin, (24/8/2026).

Selanjutnya, melalui konsep Trusted Market, Sarjito ingin membangun pasar mineral dan komoditas strategis yang transparan, adil, teratur, mendalam, likuid, dan berintegritas. Menurutnya, tingkat kepercayaan terhadap mekanisme perdagangan menjadi faktor penting agar pelaku industri dan trader bersedia aktif melakukan transaksi di dalam bursa.

Selain pasar, Sarjito juga menempatkan pengembangan Trusted Product sebagai salah satu pilar utama dalam strategi tersebut. Produk yang diperdagangkan diharapkan relevan dengan kebutuhan nasional, memiliki standar yang jelas, transparan, serta memberikan manfaat bagi kepentingan ekonomi Indonesia.

Pilar berikutnya adalah Trusted Data, yakni penyediaan data pasar yang akurat dan terintegrasi. Ketersediaan data yang kredibel dinilai penting untuk mendukung transparansi perdagangan, pengambilan keputusan, hingga pembentukan harga yang dapat dipercaya oleh seluruh pelaku pasar.

Sementara dalam aspek Trusted Regulator, Sarjito menekankan pentingnya membangun regulator yang kredibel, konsisten, adaptif, dan dipercaya oleh pasar. Menurutnya, pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis tidak hanya berkaitan dengan OJK, tetapi juga melibatkan berbagai lembaga dan pihak lain.

Sarjito juga menyoroti pentingnya membangun Trusted Ecosystem melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, harmonisasi kebijakan, serta peningkatan konektivitas global. Ia menilai OJK tidak dapat menjalankan fungsi pengawasan dan pengembangan ekosistem tersebut sebagai satu-satunya regulator yang berjalan sendiri.

Ia mencontohkan China yang mengamankan pasokan mineral melalui impor dari berbagai negara sekaligus mendorong pemanfaatannya untuk memperkuat industri nasional.

“Kalau lihat di China, China melakukan sekua impor mineral dari negara lain, mendorong industri nasional untuk memakainya dan ekspansi di beberapa yurisdiksi dengan smelter. Oleh karena itu ekosistem ini harus terkoneksi sehingga OJK tidak bisa menjadi sole regulator yang berjalan sendiri,” katanya.

Menurut Sarjito, koordinasi dan harmonisasi perlu dilakukan bersama kementerian serta lembaga terkait, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Intelijen Negara (BIN), untuk memastikan seluruh ekosistem berjalan dengan baik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan tata kelola yang saling terhubung, mulai dari produksi, perdagangan, pengolahan, hingga pengawasan komoditas strategis.

Pilar terakhir adalah Trusted Price yang berfokus pada pembentukan harga atau price discovery yang kredibel serta pengembangan Indonesia Reference Price. Harga referensi tersebut harus ditopang oleh transaksi riil, standar mutu yang jelas, likuiditas yang memadai, serta metodologi pembentukan harga yang kredibel.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

September 13, 2026
Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

September 13, 2026
Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

September 13, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .