• Latest
Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

September 13, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

2 months ago
in Market
Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Nama Sudono Salim atau Liem Sioe Liong abadi dalam sejarah sebagai salah satu konglomerat terbesar yang pernah dilahirkan Indonesia. Pendiri Salim Group ini sukses membangun imperium bisnis raksasa yang mencengkeram berbagai sektor strategis, mulai dari industri pangan hingga perbankan.

Kendati demikian, di balik kesuksesan finansial yang mencengangkan, terselip kisah unik mengenai sisi spiritual sang taipan yang rutin menyambangi kawasan Gunung Kawi di Jawa Timur.

Bagi Salim, perjalanan bolak-balik dari Surabaya ke Gunung Kawi bukan sekadar agenda ziarah biasa. Ia kerap mendatangi kuil-kuil Tionghoa guna mencari petunjuk gaib dan fatwa spiritual sebelum mengeksekusi keputusan bisnis yang berskala besar.

Salah satu momen krusial dalam sejarah bisnisnya terjadi pada 1975, tatkala ia tak sengaja bersua dengan Mochtar Riady dalam penerbangan menuju Hong Kong. Dalam perbincangan tersebut, Riady mengutarakan ambisinya mendirikan bank baru. Di sisi lain, Salim tengah memutar otak untuk mencari figur handal guna mengelola Bank Windu Kencana, Bank Dewa Ruci, dan Bank Central Asia (BCA).

Melihat kapasitas mumpuni Riady, Salim tanpa ragu mengajaknya berkolaborasi. Kesamaan visi tersebut menjadi batu loncatan yang melesatkan BCA menjadi bank swasta terbesar di Indonesia sejak dekade 1980-an hingga hari ini.

Jika menilik ke belakang, keputusan strategis Salim meminang Riady ternyata tidak lahir murni dari kalkulasi bisnis dingin, melainkan turut didorong oleh bisikan spiritual seorang peramal.

“Sekembalinya dari Gunung Kawi [menemui peramal], dengan keyakinan dia berkata kalau ‘aku akan menjadi Tang Sheng untuk Mochtar’,” ungkap Salim, sebagaimana dikutip dari buku Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto (2016) karya Richard Borsuk dan Nancy Chng.

Merujuk literatur Gunung Kawi: Fakta dan Mitos, kawasan tersebut memang melegenda sebagai pusat ritual spiritual untuk memohon petunjuk dan ramalan. Bagi Salim, ritual ini memiliki tempat khusus dalam manajemen bisnisnya.

Richard Borsuk dan Nancy Chng mencatat bahwa Salim secara rutin melahap perjalanan darat selama tiga jam rute Surabaya-Gunung Kawi sebanyak tiga hingga lima kali dalam setahun. Setibanya di lokasi, ia lazimnya berdiam diri di sebuah kuil Tionghoa untuk menjalani ritual khusus dan meminta fatwa sang peramal sebelum meluncurkan proyek mega-korporasi.

“Di kuil-kuil tempat dia bersembahyang, Liem sering mengandalkan cara-cara gaib untuk membantunya memutuskan langkah apa yang harus diambil. Salah satu cara yang biasa dipakai adalah menggoyang-goyangkan tabung bambu berisi lidi-lidi dengan tulisan tertentu sampai sebatang lidi keluar, tulisan di lidi itu lalu dibaca dan ditafsirkan oleh rahib atau peramal,” tulis Richard dan Nancy.

Seluruh nasihat sang peramal ditelan mentah-mentah dan diyakini secara mutlak oleh Salim. Ia percaya bahwa mengabaikan petunjuk tersebut sama dengan membuka pintu bagi keputusan keliru yang berujung pada kebangkrutan. Kepercayaan ini tidak hanya berlaku saat berekspansi, tetapi juga dalam menentukan letak dan spesifikasi fisik kantor yang membawa hoki.

Kisah legendaris tersebut terpatri pada 1968, saat Salim bersama kelompok elit konglomerat yang dijuluki Gang of Four-beranggotakan Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad-bersiap merintis usaha bersama.

Alih-alih memborong ruang kantor yang mewah dan lapang, Salim justru bersikeras memilih sebuah ruangan sempit yang hanya berisi satu meja, satu unit telepon, dua buah kursi, dan tanpa pendingin udara (AC). Alasannya sederhana: lokasi tersebut memiliki feng shui yang diyakini membawa tuah keberuntungan.

Terbukti atau tidak, waktu yang menjawab. Kongsi bisnis yang dirintis bersama Gang of Four tersebut tumbuh menggurita dan menjelma menjadi fondasi kokoh bagi ekspansi seluruh lini bisnis Salim Group, mengukuhkan namanya sebagai legenda hidup dunia usaha tanah air.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .