• Latest
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya

Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya

September 7, 2026
Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

October 29, 2026
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

October 29, 2026
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

October 29, 2026
Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

October 29, 2026
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

October 29, 2026
Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

October 29, 2026
Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

October 29, 2026
Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

October 29, 2026
Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

October 29, 2026
Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

October 29, 2026
Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya

2 months ago
in Market
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 218% secara tahunan menjadi Rp 2,65 triliun pada Semester I-2026.

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh pemulihan operasional pada Kuartal II-2026, serta peningkatan volume penjualan ekspor di tengah tren kenaikan harga jual rata-rata batu bara global.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA Una Lindasari menjelaskan bahwa perseroan juga berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 22,03 triliun atau tumbuh 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ia menekankan bahwa strategi penjualan perusahaan dan program efisiensi menjadi kunci dalam menjaga profitabilitas di tengah dinamika pasar.

“Kinerja tersebut didukung oleh pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara,” ungkap Una Lindasari dalam public expose PTBA secara daring, Senin (7/9/2026).

Perusahaan mencatat, penguatan harga batu bara global turut memberikan dampak positif, di mana Newcastle Index meningkat 25% dan ICI 3 naik 15% secara tahunan. Kondisi tersebut memicu kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) perseroan sebesar 10% yang menjadi alasan utama penguatan margin laba bersih.

“Momentum penguatan harga batu bara global kami manfaatkan melalui strategi penjualan yang adaptif disertai program efisiensi untuk menjaga disiplin biaya,” ucapnya.

Dari sisi operasional, PTBA memproduksi 19,45 juta ton batu bara dengan total volume penjualan mencapai 21,1 juta ton. Penjualan ekspor tercatat tumbuh 5% menjadi 10,33 juta ton dengan negara tujuan utama seperti Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand, sementara porsi penjualan domestik mencapai 51% atau 10,77 juta ton.

“Pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi perseroan untuk melanjutkan pertumbuhan melalui penguatan bisnis inti serta pengembangan sumber pertumbuhan baru,” tambahnya.

Dalam memperkuat rantai pasok, perusahaan mempercepat pengerjaan Proyek Strategis Nasional jalur angkutan batu bara Tanjung Enim-Kramasan yang kini progresnya telah mencapai 93%. Pengembangan infrastruktur logistik itu didukung oleh komitmen pendanaan senilai Rp 3,56 triliun dari perbankan Himbara untuk meningkatkan kapasitas angkut secara terintegrasi.

PTBA memproyeksikan kontribusi dari lini bisnis diversifikasi dan hilirisasi akan menyumbang sekitar 20% terhadap total pendapatan dalam empat tahun ke depan. Selain gasifikasi, perusahaan mengoptimalkan aset melalui pengembangan PLTS di lahan pasca tambang yang saat ini total portofolionya telah mencapai 1,2 Mega Watt (MW).

“RKAB kami masih di kisaran 53 juta ton untuk tahun ini. Kami cukup optimis bahwa kami bisa mencapai target RKAP kami sampai dengan akhir tahun yaitu mendekati angka 50 juta (ton),” tandasnya.

(wia)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

October 29, 2026
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

October 29, 2026
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .