• Latest
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

October 29, 2026
Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

October 29, 2026
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

October 29, 2026
Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

October 29, 2026
Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

October 29, 2026
Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

October 29, 2026
Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

October 29, 2026
Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

October 29, 2026
Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

October 29, 2026
Laba Emiten Prajogo (CDIA) Turun 61% di Kuartal III, Ini Penyebabnya

Laba Emiten Prajogo (CDIA) Turun 61% di Kuartal III, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana?

The Fed Diramal Naikkan Bunga Desember Ini, BI Gimana?

October 29, 2026
Kinerja Melesat, Saham Antam Diganjar Target Tinggi

Kinerja Melesat, Saham Antam Diganjar Target Tinggi

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

57 minutes ago
in Market
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan reformasi pasar modal Indonesia harus terus dilakukan untuk meningkatkan transparansi, likuiditas, dan kepercayaan investor. Hal ini menyusul evaluasi penyedia indeks global MSCI yang memicu gejolak di pasar saham domestik.

Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menyoroti perubahan penilaian terbaru MSCI terhadap pasar saham Indonesia membuka kemungkinan mengubah klasifikasi pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Menurutnya, klasifikasi tersebut perlu dicermati dengan membandingkan fundamental dan karakteristik pasar modal Indonesia dengan negara-negara yang masuk dalam kategori masing-masing.

Kiki kemudian mempertanyakan apakah Indonesia layak disandingkan dengan negara-negara dalam kategori standalone market, seperti Zimbabwe, Ukraina yang tengah berperang, dan Argentina yang menghadapi inflasi tinggi.

“Apakah Indonesia itu sepadannya dengan negara-negara seperti Zimbabwe, negara-negara seperti Ukraina yang lagi perang, atau Argentina, yang kemudian inflasinya sampai dengan lebih dari 33%? Ini sesuatu yang harus kita renungkan,” ujarnya dalam paparannya pada pembukaan Rapimnas Kadin, Kamis (29/10/2026).

Kiki menjelaskan, Indonesia saat ini masih masuk kategori emerging market bersama sejumlah negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, Turki, dan Filipina. Dia menilai Indonesia memiliki sejumlah indikator fundamental dan karakteristik pasar yang patut diperhitungkan dalam evaluasi tersebut.

Dari sisi ukuran pasar, Kiki menyebut kapitalisasi pasar saham Indonesia relatif besar. Sementara itu, ketentuan minimum free float Indonesia berada di level 15%. Indonesia juga menerapkan keterbukaan kepemilikan saham mulai dari porsi 1%, lebih rendah dibandingkan sejumlah pasar lain yang baru mewajibkan pengungkapan kepemilikan pada level 5% ke atas.

Adapun dari sisi ekonomi, Kiki menyoroti pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang dinilai kompetitif, serta inflasi yang relatif terkendali.

Perubahan penilaian MSCI tersebut menjadi perhatian OJK setelah gejolak pasar yang terjadi pada Januari 2026. Sejak saat itu, regulator bersama penyelenggara pasar modal atau self-regulatory organization (SRO) terus menjalankan agenda reformasi untuk menjawab berbagai persoalan yang menjadi perhatian investor global.

Namun demikian, Kiki menegaskan reformasi tersebut tidak semata-mata dilakukan untuk memenuhi permintaan satu penyedia indeks global. OJK ingin membangun pasar modal yang lebih besar, maju, transparan, efisien, adil, dan tangguh, sekaligus menjadi sarana investasi jangka panjang bagi masyarakat.

“Kita ingin melakukan reform, supaya pasar modal kita ini semakin maju, semakin besar, tapi resilient, transparan, efisien, fair, dan menjadi rumah bagi investasi jangka panjang maupun alternatif investasi lainnya bagi masyarakat investor kita,” ucapnya.

Kiki kemudian membeberkan bahwa berdasarkan pengumuman MSCI pada Juni 2026, Indonesia telah memenuhi 16 dari total 18 indikator dalam penilaian aksesibilitas pasar atau market accessibility review.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

October 29, 2026
Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .